oleh

Batalyon C Pelopor Tindak Tegas Personel Yang Kurang Disiplin

-News-129 views

Bone – Topikinformasi.com Kedisiplinan merupakan nafas utama bagi seluruh Personel Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel. Tanpa didasari oleh kedisiplinan, tentunya para pasukan elit Polri ini akan sulit mencapai kesuksesan dalam melaksanakan tugasnyaI. Kedisiplinan inipun tidak hanya berupa disiplin dalam latihan dan disiplin dalam menjalankan tugas, disiplin dalam menjaga penampilan juga salah satu hal yang harus dimiliki oleh Personel Brimob Tenribetta yang bermarkas di Kabupaten Bone ini.

Pada Senin (30/11/20), Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel menggelar apel pagi yang dilanjutkan dengan kegiatan pemeriksaan sikap tampang. Menurut keterangan Pasi Provos Batalyon C Pelopor Iptu Kalvin Mustanu, kegiatan pemeriksaan ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh Batalyon C Pelopor dalam rangka melaksanakan pembinaan terhadap anggota.

” Setiap awal atau akhir bulan kami memang rutin menggelar pemeriksaan kerapian personel. Dalam kegiatan ini kami juga melakukan pemeriksaan surat-surat dan kelengkapan kendaraan bermotor milik anggota,” ujar Iptu Kalvin.

Baca Juga:  Galesong Sejumlah Pemuda Yang Tergabung Dalam Organisasi Keluarga Besar Galesong City, Peduli Korban Kebakaran

Dalam pemeriksaan ini didapati beberapa anggota yang kurang memperhatikan kerapian penampilan seperti memiliki cukuran rambut diluar aturan yang telah ditetapkan. Bagi Personel yang memiliki penampilan yang kurang rapi, makan akan diberikan tindakan fisik seperti push up dan diberi teguran untuk segera merapikan.

Hal ini juga dibenarkan oleh Komandan Batalyon (Danyon) C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel Kompol Nur Ichsan, S.Sos. Danyon C Pelopor mengatakan bahwa kedisiplinan itu adalah modal utama yang harus dimiliki oleh setiap personel Batalyon C Pelopor utamanya dalam mewujudkan Bhakti Brimob Untuk Masyarakat.

” Disiplin adalah modal utama yang menentukan kesuksesan kami dalam menjalankan tugas mengimplementasikan Bhakti Brimob Untuk Masyarakat. Jadi disiplin itu harus diterapkan dari hal yang paling kecil seperti penampilan dan sikap tampang,” ungkap Kompol Nur Ichsan.

Baca Juga:  Antisipasi Dampak Cuaca Ekstrem, SAR Batalyon C Pelopor Disiagakan

“ Dengan sikap tampang yang rapi dan baik, dapat meningkatkan kepercayaan diri bagi Personel dalam menjalankan tugas khususnya tugas yang bersentuhan langsung dengan masyarakat,” tambah Komandan yang akrab dengan istilah Danyon Tindizz ini.

Sementara itu, Komandan Satuan Dansat Brimob Polda Sulsel Kombes Pol. Muhammad Anis, P.S., S.I.K., M.Si. menjelaskan jika kerapian dalam berpenampilan bagi Anggota Satbrimob Polda Sulsel merupakan bukti utama kesiapannya dalam menjalankan tugas untuk mewujudkan Bhakti Brimob Untuk Masyarakat.

” Tentunya dengan sikap tampang yang rapi dan bersih, kita dapat mengetahui jika Personel ini telah siap menjalankan tugas yang akan dia hadapi. Jadi jika Personel tersebut belum atau kurang rapi berarti dia belum siap untuk bertugas,” pungkas Kombes Pol. Muhammad Anis. (Carlos)

Baca Juga:  Dampak Pilkades Beberapa Kelompok Tani di Kec. tellusiattingnge Mengeluh Tidak Dapat Jatah Pupuk Dari PengecerBONE - Infobanua .co.id Pilkades 2021 untuk kab. Bone tinggal menghitung hari saat ini para calon sedang melakukan sosialisasi, dengan cara mereka masing masing namun terkadang ditemukan dengan cara cara yang seharusnya tak harus dilakukan.Hasil Informasi yang di himpun dari beberapa kelompok tani di 2 desa yakni desa lanca dan desa lappae kec. Tellusiattingnge kab. Bone Ternyata salah satu calon kades di lanca diduga lakukan penyalahgunaan bantuan pupuk yang tersalurkan kepetani tetapi tidak melalui kelompok tani justru langsung pengecer. Kemudian pengecer memberikan ke petani yg diduga untuk mendukungx di pilkades mendatang .Dan ironisnya petani yang tidak mendukungnya justru mendukung calon lain tdk mendapatkan pupuk."Memang ada indikasi penyaluran pupuk terjadi penyimpangan tdk melalui kelompok tani tapi langsung ke petani yg diduga pendukung pengecer yg masuk calon kep.desa lanca" ungkap Mansur kelompok tani majang saat dimintai keterangannya Jika ini benar terjadi , jelas sangat merugikan masyarakat dan tidak per dalam persaingan Pilkades . Bisa ditebak akan ada sengketa karena beda pendapat antara pihak yang merasa dirugikan dengan pihak yang dianggap merugikanMaka diharapkan kepada pihak terkait atau panitia pelaksana Pilkades hendaknya melakukan langkah2 preventip sebelum Pilkades berlangsung 18.Nov 2021 (A.Ida)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *