oleh

Tuntaskan Tugas PAM di Kantor Gubernur, Batalyon C Pelopor Junjung Tinggi Sikap Humanis

-News-42 views

Makassar – Topikinformasi.com Personel Batalyon C Pelopor Sat Brimob Polda Sulsel menuntaskan tugas mengamankan aksi unjuk rasa (Unras) penolakan terhadap UU Omnibus Law Cipta Kerja di Kota Makassar.

Selama lima hari bertugas di Kota Daeng, mulai 9 Oktober hingga 13 Oktober 2020, personel Batalyon C Pelopor Polda Sulsel di bawah komando Komandan Batalyon (Danyon) C Pelopor, Kompol Nur Ichsan, melakukan pengamanan aksi unras, tepatnya di Kantor Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan dengan humanis.

Proses pengamanan yang dilakukan personel Brimob Bone, bukan tanpa tantangan. Nyawa pun dipertaruhkan.

Hal itu bisa dilihat dari aksi anarkis yang ditunjukkan pengunjuk rasa, seperti melakukan pelemparan kepada petugas, pengerusakan fasilitas negara/umum, membawa bom molotov, hingga busur di beberapa titik aksi.

Baca Juga:  Ini Yang di Lakukan Personil PAM Posko Bola Ewako di Patimpeng

“Namun, Alhamdulillah selama tugas pengamanan kami (Batalyon C Pelopor Polda Sulsel, red) di Kantor Gubernur, hal tersebut tidak terjadi,” jelas Kompol Nur Ichsan, Rabu (14/10/2020).

“Satu SSK atau sebanyak 100 personel yang diterjunkan bisa kembali ke Bone. Alhamdulillah semuanya dalam kondisi sehat,” sambungnya.

Proses pengamanan selama Unras, tidak mudah. Personel berjaga mulai pukul 07.00 hingga 21.00 Wita dan selanjutnya harus tetap standby di tempat mana kala ada perkembangan situasi yang membutuhkan kehadiran Brimob.

“Setelah tugas di lapangan, kami tetap standby di tempat manakala ada kejadian atau perkembangan situasi yang membutuhkan kehadiran Brimob, kami harus hadir, ini sebagai wujud nyata bhakti Brimob untuk masyarakat,” imbuh Nur Ichsan

Baca Juga:  Kapolda Sulsel Tinjau Giat Vaksinasi Massal dan Bakti Sosial Alumni Akpol Angkatan 1995

Beratnya tugas yang dipikul personel Brimob Bone tersebut, terbayarkan mana kala bisa komunikasi dengan orang terkasih.

“Untuk berkabar pasti dilaksanakan minimal pagi sebelum tugas. Ya sembari menanyakan keadaan keluarga dan tentu mohon doa agar dalam pelaksanaan tugas bisa aman dan terhindar dari musibah. Tidak sampai disitu saja, momen istirahat personel mengisinya untuk video call bercengkerama melepas rindu dengan keluarga,” paparnya.

Sementara itu, Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Sulsel, Kombes Pol Muhammad Anis menuturkan, kondisi berangsur-angsur kondusif. Namun demikian, seluruh personel di Tanah Air, termasuk di Sulsel terus bersiap siaga bilamana sewaktu-waktu dibutuhkan harus siap digerakkan

“Karena situasi di Makassar sudah kondusif maka Brimob Yon C Pelopor bisa kembali ke Mako namun harus tetap siaga sewaktu – waktu dibutuhkan harus siap bergerak,” pungkas Muhammad Anis.

Baca Juga:  Dampak Pilkades Beberapa Kelompok Tani di Kec. tellusiattingnge Mengeluh Tidak Dapat Jatah Pupuk Dari PengecerBONE - Infobanua .co.id Pilkades 2021 untuk kab. Bone tinggal menghitung hari saat ini para calon sedang melakukan sosialisasi, dengan cara mereka masing masing namun terkadang ditemukan dengan cara cara yang seharusnya tak harus dilakukan.Hasil Informasi yang di himpun dari beberapa kelompok tani di 2 desa yakni desa lanca dan desa lappae kec. Tellusiattingnge kab. Bone Ternyata salah satu calon kades di lanca diduga lakukan penyalahgunaan bantuan pupuk yang tersalurkan kepetani tetapi tidak melalui kelompok tani justru langsung pengecer. Kemudian pengecer memberikan ke petani yg diduga untuk mendukungx di pilkades mendatang .Dan ironisnya petani yang tidak mendukungnya justru mendukung calon lain tdk mendapatkan pupuk."Memang ada indikasi penyaluran pupuk terjadi penyimpangan tdk melalui kelompok tani tapi langsung ke petani yg diduga pendukung pengecer yg masuk calon kep.desa lanca" ungkap Mansur kelompok tani majang saat dimintai keterangannya Jika ini benar terjadi , jelas sangat merugikan masyarakat dan tidak per dalam persaingan Pilkades . Bisa ditebak akan ada sengketa karena beda pendapat antara pihak yang merasa dirugikan dengan pihak yang dianggap merugikanMaka diharapkan kepada pihak terkait atau panitia pelaksana Pilkades hendaknya melakukan langkah2 preventip sebelum Pilkades berlangsung 18.Nov 2021 (A.Ida)

(Carlos)

(*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *