oleh

Babinsa Jajaran Kodim 1407/Bone, Aktif Kawal penyaluran BST Ke Warga Yang Berhak Menerima

-News-37 views

Bone, Topikinformasi.com Sebagai bentuk perhatian terhadap masyarakat yang terkena dampak Covid 19, Babinsa Jajaran Kodim 1407/Bone ikut mengawasi Penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST), di wilayahnya masing masing.

Seperti halnya yang dilakukan oleh Babinsa Desa Siame Serka H. Ramil anggota 1407-21/Palakka melaksanakan pendampingan dan pengawasan penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) Tahap III Bulan Juli Tahun 2020, di Kantor Kec. Palakka kab. Bone. senin 13/07/2020.

Bantuan ini diperuntukkan kepada masyarakat yang terkena dampak Covid- 19, dengan harapan dapat membuat meringankan beban ekonomi masyarakat yang terkena dampak Covid 19,”Kata Babinsa. Nampak hadir dalam kegiatan tersebut Bhabinkamtibmas Polsek Palakka.

Ditempat terpisah, Danramil 1407-21/Palakka Kapten Chb. Eko Ermawanto mengatakan bahwa Babinsa Koramil 1407-21/Palakka dengan Bhabinkamtibmas Polsek Palakka terus bersinergi mendampingi dan mengawasi kegiatan penyaluran bantuan sosial tunai di wilayahnya kecamatan Palakka, guna menjaga dan membantu kelancaran kegiatan tersebut agar dapat telaksana dengan Baik,”Ucap Danramil.

Baca Juga:  Dampak Pilkades Beberapa Kelompok Tani di Kec. tellusiattingnge Mengeluh Tidak Dapat Jatah Pupuk Dari PengecerBONE - Infobanua .co.id Pilkades 2021 untuk kab. Bone tinggal menghitung hari saat ini para calon sedang melakukan sosialisasi, dengan cara mereka masing masing namun terkadang ditemukan dengan cara cara yang seharusnya tak harus dilakukan.Hasil Informasi yang di himpun dari beberapa kelompok tani di 2 desa yakni desa lanca dan desa lappae kec. Tellusiattingnge kab. Bone Ternyata salah satu calon kades di lanca diduga lakukan penyalahgunaan bantuan pupuk yang tersalurkan kepetani tetapi tidak melalui kelompok tani justru langsung pengecer. Kemudian pengecer memberikan ke petani yg diduga untuk mendukungx di pilkades mendatang .Dan ironisnya petani yang tidak mendukungnya justru mendukung calon lain tdk mendapatkan pupuk."Memang ada indikasi penyaluran pupuk terjadi penyimpangan tdk melalui kelompok tani tapi langsung ke petani yg diduga pendukung pengecer yg masuk calon kep.desa lanca" ungkap Mansur kelompok tani majang saat dimintai keterangannya Jika ini benar terjadi , jelas sangat merugikan masyarakat dan tidak per dalam persaingan Pilkades . Bisa ditebak akan ada sengketa karena beda pendapat antara pihak yang merasa dirugikan dengan pihak yang dianggap merugikanMaka diharapkan kepada pihak terkait atau panitia pelaksana Pilkades hendaknya melakukan langkah2 preventip sebelum Pilkades berlangsung 18.Nov 2021 (A.Ida)

(Arnold Cunding)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *