oleh

Jamin Syarat Sahnya Hewan Kurban, Brimob Bone Lakukan Hal Ini

-News-12 views

TOPIKINFORMASI.COM – Bone .- Menjelang Hari Raya Idul Adha 1443 H yang jatuh pada Minggu 10 Juli 2022 besok, Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel telah menyiapkan 10 ekor sapi kurban untuk disembelih.

Demi memastikan bahwa sapi kurban tersebut dalam keadaan sehat dan layak dijadikan hewan kurban, Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel bekerja sama dengan Dinas Peternakan Kabupaten Bone melakukan pemeriksaan terhadap sapi-sapi yang akan dijadikan hewan kurban.

Hal ini pun dibenarkan oleh Komandan Batalyon ( Danyon ) C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel Kompol Nur Ichsan, S.Sos. yang ditemui sore tadi, Sabtu (09/07/22),

” Salah satu syarat sah nya hewan ternak untuk dijadikan hewan kurban ialah hewan ternak harus dalam keadaan sehat, tidak memiliki penyakit dan tidak cacat fisik. Untuk itu kami meminta bantuan Dinas Peternakan Kabupaten Bone untuk memeriksa kondisi hewan-hewan kurban,” tutur Kompol Nur Ichsan.

Baca Juga:  Dampak Pilkades Beberapa Kelompok Tani di Kec. tellusiattingnge Mengeluh Tidak Dapat Jatah Pupuk Dari PengecerBONE - Infobanua .co.id Pilkades 2021 untuk kab. Bone tinggal menghitung hari saat ini para calon sedang melakukan sosialisasi, dengan cara mereka masing masing namun terkadang ditemukan dengan cara cara yang seharusnya tak harus dilakukan.Hasil Informasi yang di himpun dari beberapa kelompok tani di 2 desa yakni desa lanca dan desa lappae kec. Tellusiattingnge kab. Bone Ternyata salah satu calon kades di lanca diduga lakukan penyalahgunaan bantuan pupuk yang tersalurkan kepetani tetapi tidak melalui kelompok tani justru langsung pengecer. Kemudian pengecer memberikan ke petani yg diduga untuk mendukungx di pilkades mendatang .Dan ironisnya petani yang tidak mendukungnya justru mendukung calon lain tdk mendapatkan pupuk."Memang ada indikasi penyaluran pupuk terjadi penyimpangan tdk melalui kelompok tani tapi langsung ke petani yg diduga pendukung pengecer yg masuk calon kep.desa lanca" ungkap Mansur kelompok tani majang saat dimintai keterangannya Jika ini benar terjadi , jelas sangat merugikan masyarakat dan tidak per dalam persaingan Pilkades . Bisa ditebak akan ada sengketa karena beda pendapat antara pihak yang merasa dirugikan dengan pihak yang dianggap merugikanMaka diharapkan kepada pihak terkait atau panitia pelaksana Pilkades hendaknya melakukan langkah2 preventip sebelum Pilkades berlangsung 18.Nov 2021 (A.Ida)

Lebih lanjut mantan Kasubbagrenmin Sat Brimob Polda Sulsel ini mengatakan bahwa hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi ada nya penyakit mulut dan kuku pada sapi kurban Batalyon C Pelopor.

” Saat ini penyakit mulut dan kuku tengah marak menyerang hewan ternak khusus nya sapi, oleh nya itu pemeriksaan ini kami lakukan untuk menjamin bahwa hewan kurban kami betul- betul sehat dan dagingnya aman dikonsumsi,” tambahnya.

Kompol Nur Ichsan juga mengatakan dalam peringatan Hari Raya Idul Adha 1443 H ini, Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel akan membagikan daging kurban kepada panti asuhan, warga masyarakat sekitar mako serta para awak media.

Sementara itu tim dari Dinas Peternakan Kabupaten Bone menyebutkan ada 4 kriteria sahnya hewan kurban.

Baca Juga:  Tekad Mewujudkan ketahanan Pangan di Wilayahnya,Koramil 1407-05/Ulaweng Gelar Penyuluhan Pertanian

” Dalam pemeriksaan ini kami menilai 4 kriteria hewan layak dijadikan hewan kurban yaitu mata jernih, tidak pincang, cukup umur dan sehat fisik atau lincah. Alhamdulillah secara keseluruhan untuk sapi-sapi kurban milik Brimob Bone semuanya sehat dan layak dan sah untuk dijadikan hewan kurban,” ungkap Jihad salah satu petugas dari Dinas Peternakan Kabupaten Bone.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *