oleh

Kasus Penistaan agama, Kapolda Sulsel Gelar Konfresnsi Pers di Polres Pelabuhan Makassar

Makassar, Topikinformasi.com Kapolda Sulsel Irjen Pol. Mas Guntur Laupe S.H., M.H menggelar konferensi pers kasus terduga penistaan Agama
di aula polres Pelabuhan Makassar, Jum’at (10/07/2020).

Kehadiran kapolda di dampingi Kapolres Pelabuhan Makassar AKBP Muhammad Kadarislam Kasim dan di hadiri para pejabat polres pelabuhan dan awak media

Kejadian ini berawal dari seorang wanita yang melemparkan dan hendak merobek kitab suci Al-Qur’an akibat kesal dengan sejumlah warga sehingga vidionya viral di media sosial.

Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan , Kapolda Sulsel Irjen Pol. Mas Guntur Laupe S.H., M.H memerintahkan lansung jajarannya dalam hal ini Polres Pelabuhan Makassar untuk mengamankan tersangka pelaku penista Agama yang meresahkan warga Kota Makassar beberapa saat lalu.

Baca Juga:  Untuk Kedua Kalinya, Aksi Aipda A. Syarif Alqadri, SH di Desa Kampuno, Memukau Ibu-Majelis Taklim.

“Terduga pelaku saat ini sementara kami periksa dan kasusnya sementara dalam tahap penyidikan”, Ucap Kapolres Pelabuhan Makassar AKBP Kadarislam.

Kejadian ini terjadi dipicu akibat sakit hati tersangka yang dituduh sebagai pelapor beberapa warga seputaran tempat tinggalnya di jalan tentara pelajar kota Makassar gemar bermain judi, pada kamis (09/07).

“Saya berharap masyarakat tidak terpancing, ini masalah pribadi dan kasus ini tetap akan kita proses secara hukum”, tutup Kapolda sulsel

“Percayakan kepada kami, dalam waktu dekat kami akan serahkan ke jaksa penuntut umum dan terangka akan di ancam hukuman lima tahun penjara”, tegas Kapolda Sulsel Kapolda Sulsel Irjen Pol. Mas Guntur Laupe S.H., M.H. 

Baca Juga:  Kasrem 141/Tp, Kolonel Inf Furdiyantoso, S.H., M.M Didampingi Dandim 1407/Bone Letkol Kav Budiman, S.H. Melaksanakan Gowes

Informasi yang himpun oleh redaski bahwa Kejadian tersebut sempat membuat geram para netizen khususnya umat Muslim dan warga kota Makassar. Namun, dalam hitungan beberapa jam pihak kepolisian bergerak cepat mengamankan pelaku

Atas kejadian tersebut pelaku mengatakan sangat menyesal, dan hal itu di lakukan karena emosi dituduh sering melapor Polisi dan mengaku akan mempertanggung jabkan perbuatanya secara pribadi. (Carlos)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga