oleh

Kapolda Sulsel Hadiri Pembukaan Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 Lintas Agama , Kerjasama Muhammadiyah dan Polda Sulsel .

-News-210 views

Topikinformasi.com – Makassar Kapolda Sulsel Irjen Pol Merdisyam menghadiri pembukaan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 lintas agama di Gedung Serbaguna Aisyah Sulsel Jl Jenderal M .Yusuf Kota Makassar, Selasa (27/7). Kegiatan tersebut diprakarsai Muhammadiyah Sulsel bekerja sama dengan Polda Sulsel .

Kehadiran Kapolda Sulsel disambut Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulsel , Pimpinan Wilayah Aisyah Sulsel , Direktur Rumah Sakit PKU Muhammadiyah , dan Pengurus lainnya .

Dalam sambutannya , Kapolda Sulsel mengatakan Tantangan dalam pelaksanaan Programnya Vaksinasi Nasional yaitu massifnya informasi menyesatkan terkait Vaksinasi yang jadi penghambat dalam pemenuhan target vaksinasi .

‘Jangan percaya hoaks tentang vaksin ini , dan mari kita ajak seluruh element masyarakat , tokoh-tokoh untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya vaksin dan protokol kesehatan ,”ungkap Kapolda Sulsel

Baca Juga:  Pengembangan Kampung dan Desa Wisata Strategi Baru Dispar Bulukumba

Kemudian Saat ditemui awak media, Kapolda Sulsel menjelaskan saat ini Sulsel baru terpenuhi 18% dari target 70% program vaksinasi bagi warga Sulsel

Dirinya bersyukur Organisasi Muhammadiyah dapat berperan dan berkolaborasi bersama melibatkan lintas agama dan seluruh elemen masyarakat dalam pemenuhan target Vaksinasi di Sulsel .

“TNI Polri hanya sebagai pendukung masyarakatlah sebagai elemen utamanya kami tidak berhenti , akan terus bergerak mendorong program vaksinasi ini berjalan sesuai target di Sulawesi Selatan yaitu 70%,”tegas Kapolda

Lebih jauh Kapolda Sulsel menyatakan , Muhammadiyah sebagai salah satu komponen yang memiliki SDM yang baik , dan jaringan yang cukup luas terutama di bidang kesehatan .

“Oleh karenanya , Polda Sulsel berkolaborasi dengan Muhammadiyah Sulsel untuk mencapai target Herb Immunity “kata Merdisyam

Baca Juga:  Dampak Pilkades Beberapa Kelompok Tani di Kec. tellusiattingnge Mengeluh Tidak Dapat Jatah Pupuk Dari PengecerBONE - Infobanua .co.id Pilkades 2021 untuk kab. Bone tinggal menghitung hari saat ini para calon sedang melakukan sosialisasi, dengan cara mereka masing masing namun terkadang ditemukan dengan cara cara yang seharusnya tak harus dilakukan.Hasil Informasi yang di himpun dari beberapa kelompok tani di 2 desa yakni desa lanca dan desa lappae kec. Tellusiattingnge kab. Bone Ternyata salah satu calon kades di lanca diduga lakukan penyalahgunaan bantuan pupuk yang tersalurkan kepetani tetapi tidak melalui kelompok tani justru langsung pengecer. Kemudian pengecer memberikan ke petani yg diduga untuk mendukungx di pilkades mendatang .Dan ironisnya petani yang tidak mendukungnya justru mendukung calon lain tdk mendapatkan pupuk."Memang ada indikasi penyaluran pupuk terjadi penyimpangan tdk melalui kelompok tani tapi langsung ke petani yg diduga pendukung pengecer yg masuk calon kep.desa lanca" ungkap Mansur kelompok tani majang saat dimintai keterangannya Jika ini benar terjadi , jelas sangat merugikan masyarakat dan tidak per dalam persaingan Pilkades . Bisa ditebak akan ada sengketa karena beda pendapat antara pihak yang merasa dirugikan dengan pihak yang dianggap merugikanMaka diharapkan kepada pihak terkait atau panitia pelaksana Pilkades hendaknya melakukan langkah2 preventip sebelum Pilkades berlangsung 18.Nov 2021 (A.Ida)

Sementara itu , saat ditemui disela kegiatan , Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol E .Zulpan menjelaskan dukungan dari berbagai pihak amat penting untuk mempercepat dan memperluas cakupan vaksinasi Covid-19. Sebab, fasilitas yang dimiliki Pemerintah terbatas

“Oleh karena itu, saya mengapresiasi sebuah upaya yang dilakukan oleh Muhammadiyah melakukan vaksinasi massal Lintas agama ,” imbuhnya.

E .Zulpan berharap, jika vaksinasi Covid-19 dipercepat dan berjalan optimal, kekebalan kelompok atau herd immunity dapat cepat tercapai. Dengan begitu, diharapkan tingkat kematian akibat Covid-19 bisa terus ditekan. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *