oleh

Edukasi Dan Sosialisasi Protokol Kesehatan Gencar Dilakukan Pemerintah Desa Mallari

Topikinfomasi.com BONE – Sosialisasi dan edukasi pencegahan dan pengendalian penyebaran covid-19 kepada warga terus gencar dilakukan Pemerintah Desa Mallari Kec. Awangpone melalui keterlibatan dan peran kelompok masyarat yang berpartisipasi dalam menyebar informasi yang benar.

Antisipasi serta penanganan dan upaya pemutusan rantai penularan wabah Covid-19 di Desa Mallari terus dimaksimalkan. Seperti yang terlihat di Balai Pertemuan Kantor Desa Mallari, (Rabu,19/05/2021).

Camat Awangpone, A. Kamaluddin yang didampingi, Kepala Desa Mallari A. Wahyuli, membuka acara sosialisasi pencegahan Covid-19 kepada seluruh kelompok masyarakat dari unsur forum anak, remaja masjid, mahasiswa, kelompok informasi masyarakat (KIM), serta hadiri pula Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Mallari dan aparat desa setempat.

Baca Juga:  *HUT ke 65 Tahun Mengusung Tema, "Kodam XIV /Hasanuddin Di Hati Rakyat"*Topikinformasi.com - Bone-, Puluhan personel kodim 1407/Bone bersama persit Cab XXV Kodim 1407/Bone ikut aksi Donor darah bertempat di Lapangan Tenis Makorem 141/Toddopuli, Jum'at(27/05/2022)Aksi Donor darah ini merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka menyambut HUT Kodam XIV/Hasanuddin yang ke-65 Tahun yang di gelar serentak di wilayah Kodam XIV/Hsn dan untuk wilayah Kodim 1407/Bone di pusatkan Di Makorem 141/Tp nampak hadir dalam aksi donor darah ini, diantaranya personel dari Polres Bone, Batalyon C Brimob, Satpol PP, Dinas pemadam Kebakaran, Dinas Perhubungan serta BPBD Bone ikut andil mendonorkan darah.Kegiatan Donor darah ini di gelar oleh Rs. Tentara M. Yasin Bone dengan Palang Merah Indonesia Bone dan pada tahun ini di ulang tahun yang ke 65, Kodam XIV/Hsn megusung tema " Kodam XIV/Hasanuddin Di Hati Rakyat". Disela-sela kegiatan tersebut Dandim 1407/Bone Letkol Kav Budiman, S.H menyampaikan pelaksanaan donor darah ini merupakan salah satu wujud kepedulian TNI dalam mencermati berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat, khususnya dalam situasi Pandemi Covid 19 saat ini."Kegiatan donor darah ini bertujuan untuk mendukung program kemanusiaan yang dilaksanakan oleh Palang Merah Indonesia (PMI), dimana hasil dari kegiatan donor darah ini akan disumbangkan, terutama untuk ketersediaan darah bagi pasien yang membutuhkan" Tungkas Dandim Bone.“Kami dari Kodim 1407/Bone selalu berupaya untuk bisa berperan aktif dalam membantu masyarakat, salah satunya melalui aksi sosial donor darah sebab dengan kita menyumbangkan darah maka kita akan memberikan harapan dan bisa menyelamatkan nyawa seseorang,” katanya.

Dalam kesempatan itu, A. Kamaluddin menyampaikan didepan puluhan peserta sosialisasi tentang tata cara pencegahan penyebaran covid-19 dengan mematuhi protokol kesehatan dan penerapan hidup bersih dan sehat (PHBS), sehingga bisa memutus mata rantai penularan Covid-19

“Kami harap para kelompok masyarakat sebagai corong informasi dan edukasi ikut berpartisipasi dan mengambil peran meyampaikan pesan-pesan dalam memutus mata rantai Covid-19 kepada keluarga, lingkungan dan masyarakat luas,” katanya.

Sementara itu, A. Wahyuli juga dalam penyampaiannya berharap kepada masyarakat Untuk mengikuti anjuran yang sudah banyak diedarkan oleh Pemerintah, Tokoh Ulama dan juga Maklumat Majelis Ulama Indonesia (MUI). Menurutnya dalam Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dan juga vaksinasi, Pemerintah Desa Mallari sudah berbuat banyak dan menggelontorkan anggaran besar.

Baca Juga:  Silaturahmi dengan Akmal Pasluddin, Gerlin Siap Dukung BerAmal

“realisasi penggunaan Dana Desa untuk pelaksanaan program PPKM Skala Mikro sebesar 81 Juta rupiah berupa kegiatan posko, pengadaan Wastafel Fortable, Sarana CTPS dan Masker untuk warga termasuk di dalamnya kegiatan sosialisasi dan edukasi” Papar A.Wahyuli.

Sosialisasi dan edukasi penanganan Covid-19 digelar Pemerintah Desa Mallari dengan membagi dua sesi. Hadir Hj.Kartini Khalid penyuluh kesehatan PKM Awangpone yang memaparkan ciri, gejala sampai penyebaran virus Covid-19 serta dorongan motivasi tetap mematuhi prokes dan gerakan vaksinasi yang berjalan.

Selain itu Pemerintah Desa menghadirkan praktisi media yang juga sebagai akademisi, Zainal yang menjelaskan peran informasi dalam membangun persepsi dan opini publik untuk mendorong masyarakat ikut serta memutus mata rantai virus corona.

Baca Juga:  Jadikan Pamong Sebagai Empu Untuk Tempa Generasi Muda

“Sumber daya memutus mata rantai Covid-19 kuncinya ada di warga desa. Masyarakat jangan mudah terprovokasi dengan informasi yg tidak benar (Hoax), warga desa harus membangun keberdayaan sosial itu melalui pemahaman informasi yang baik,” tutur Zainal.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *