oleh

Kapolri dan Panglima TNI Jenguk Korban Bom Gereja Katedral Makassar Di RS. Bhayangkara Makassar

Topikinformasi.com-Bone Pasca ledakan bom yang terjadi di gereja Katedral di Makassar, Kapolri dan Panglima TNI langsung menuju ke Makassar. Di Makassar, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto juga menjenguk para korban ledakan bom yang dirawat di RS Bhayangkara, Minggu (28/03/2021).

Berdasarkan pantauan Peliput Kapolri Listyo Sigit Prabowo bersama Panglima TNI Hadi Tjahyanto, dan para petinggi Polri lainnya mengunjungi ruang perawatan ICU dan Ruang Perawatan lainnya, untuk melihat secara langsung kondisi korban luka-luka akibat ledakan bom di di Gereja Katedral Makassar

“Dua orang dirawat di ICU rumkit bhayagkara, kondisi pasien mulai membaik, berikan perawatan yang terbaik kepada korban” kata kapolri kepada Karumkit bhayangkara saat berada dikamar pasien.

Baca Juga:  *HUT ke 65 Tahun Mengusung Tema, "Kodam XIV /Hasanuddin Di Hati Rakyat"*Topikinformasi.com - Bone-, Puluhan personel kodim 1407/Bone bersama persit Cab XXV Kodim 1407/Bone ikut aksi Donor darah bertempat di Lapangan Tenis Makorem 141/Toddopuli, Jum'at(27/05/2022)Aksi Donor darah ini merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka menyambut HUT Kodam XIV/Hasanuddin yang ke-65 Tahun yang di gelar serentak di wilayah Kodam XIV/Hsn dan untuk wilayah Kodim 1407/Bone di pusatkan Di Makorem 141/Tp nampak hadir dalam aksi donor darah ini, diantaranya personel dari Polres Bone, Batalyon C Brimob, Satpol PP, Dinas pemadam Kebakaran, Dinas Perhubungan serta BPBD Bone ikut andil mendonorkan darah.Kegiatan Donor darah ini di gelar oleh Rs. Tentara M. Yasin Bone dengan Palang Merah Indonesia Bone dan pada tahun ini di ulang tahun yang ke 65, Kodam XIV/Hsn megusung tema " Kodam XIV/Hasanuddin Di Hati Rakyat". Disela-sela kegiatan tersebut Dandim 1407/Bone Letkol Kav Budiman, S.H menyampaikan pelaksanaan donor darah ini merupakan salah satu wujud kepedulian TNI dalam mencermati berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat, khususnya dalam situasi Pandemi Covid 19 saat ini."Kegiatan donor darah ini bertujuan untuk mendukung program kemanusiaan yang dilaksanakan oleh Palang Merah Indonesia (PMI), dimana hasil dari kegiatan donor darah ini akan disumbangkan, terutama untuk ketersediaan darah bagi pasien yang membutuhkan" Tungkas Dandim Bone.“Kami dari Kodim 1407/Bone selalu berupaya untuk bisa berperan aktif dalam membantu masyarakat, salah satunya melalui aksi sosial donor darah sebab dengan kita menyumbangkan darah maka kita akan memberikan harapan dan bisa menyelamatkan nyawa seseorang,” katanya.

Kapolri juga menyampaikan kepada pasien yang dirawat untuk tidak usah khawatir mengenai masalah pelayanan yang akan di berikan dan Negara pasti memberikan pelayanan yang terbaik untuk korban

Diketahui, korban bom gereja Katedral Makassar yang dirawat di rumkit Bhayangkara sebanyak 13 orang, terdiri di Ruang perawatan 11 orang dan dua orang lainnya dirawat di ICU Rumah Sakit Bhayangkara, saat ini kondisi pasien mulai membaik

Saat Ditemui, Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol E.Zulpan menyampaikan bahwa saat ini Korban luka akibat ledakan bom yang terjadi di gereja Katedral di Makassar selain mendapat perawatan di RS. Bhayangkara , juga beberapa diantara korban mendapat perawatan di Rumah Sakit lain seperti, RS. Pelamonia, RS.Stella Maris, RS. Akademis, dan RS Siloam Makassar.

Baca Juga:  Peduli Kemanusiaan, Ini yang Dilakukan KKABMS untuk Korban Kebakaran di Desa Lamurukung

“Ya para korban saat ini mendapatkan perawatan intensif.di Rumah Sakit tersebut,” jelas Kabid humas

IKBAL

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *