oleh

Polres Bone Utus 31 Personel Mengikuti Pelatihan Kehumasan

Topikinformasi.com-Bone Menjadi pengelola informasi pada fungsi kehumasan lembag tertentu merupakan hak asasi seluruh anak bangsa dalam memberikan informasi kepada masyarakat dengan tetap mengedepankan adab dan etika serta berdasarkan regulasi yang ada.

Untuk mendukung tugas tersebut diatas, maka dibutuhkan pelatihan khusus demi hasil yang berkualitas, sebagaimana kegiatan pelatihan kehumasan dan media yang dilaksanakan DPD Jurnalis Online Indonesia (JOIN) Kabupaten Bone dengan melibatkan perwakilan Organisasi Perangkat Daerah lingkup Pemerintah Kabupaten Bone, TNI Polri, dan Perguruan Tinggi.

Pelatihan kehumasan dibuka langsung oleh Bupati Bone DR.H.Andi Fahsar M.Padjalangi,M.Si. di Gedung PKK Kabupaten Bone dengan dihadiri Kapolres Bone AKBP Try Handako Wijaya Putra,S.IK bersama Forkopimda Bone dan undangan lainnya.
Kamis, (18/03/2021)

Baca Juga:  Respon Cepat, Anggota Satlantas Polres Bone Sigap Bantu Korban Kecelakaan

Kapolres Bone mengapresiasi kegiatan ini dengan mengutus 31 personel Polres Bone dan Polsek jajaran yang nantinya akan melaksanakan tugas kehumasan yang tangguh dan berwawasan luas.

“Untuk menyajikan informasi menarik dan berkualitas. maka personel yang bekerja di humas harus terlatih terlebih dulu kemampuannya, humas merupakan corong daripada pimpinan dan institusi atau lembaga tertentu, baik buruknya pimpinan atau lembaga sangat ditentukan pada humas. Dengan kegiatan ini semoga dapat menghasilkan penyaji informasi yang handal,” tutur Try Handako

Di tempat terpisah, Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol E. Zulpan, S.I.K.,M.Si menyampaikan bahwa public relations (humas) memiliki peran starategis dalam merumuskan dan menjalankan sosialisasi covid-19 secara kreatif, inovatif dengan memanfaatkan teknologi dalam masa kehidupab adaptasi kebiasaan baru.

Baca Juga:  Dampak Pilkades Beberapa Kelompok Tani di Kec. tellusiattingnge Mengeluh Tidak Dapat Jatah Pupuk Dari PengecerBONE - Infobanua .co.id Pilkades 2021 untuk kab. Bone tinggal menghitung hari saat ini para calon sedang melakukan sosialisasi, dengan cara mereka masing masing namun terkadang ditemukan dengan cara cara yang seharusnya tak harus dilakukan.Hasil Informasi yang di himpun dari beberapa kelompok tani di 2 desa yakni desa lanca dan desa lappae kec. Tellusiattingnge kab. Bone Ternyata salah satu calon kades di lanca diduga lakukan penyalahgunaan bantuan pupuk yang tersalurkan kepetani tetapi tidak melalui kelompok tani justru langsung pengecer. Kemudian pengecer memberikan ke petani yg diduga untuk mendukungx di pilkades mendatang .Dan ironisnya petani yang tidak mendukungnya justru mendukung calon lain tdk mendapatkan pupuk."Memang ada indikasi penyaluran pupuk terjadi penyimpangan tdk melalui kelompok tani tapi langsung ke petani yg diduga pendukung pengecer yg masuk calon kep.desa lanca" ungkap Mansur kelompok tani majang saat dimintai keterangannya Jika ini benar terjadi , jelas sangat merugikan masyarakat dan tidak per dalam persaingan Pilkades . Bisa ditebak akan ada sengketa karena beda pendapat antara pihak yang merasa dirugikan dengan pihak yang dianggap merugikanMaka diharapkan kepada pihak terkait atau panitia pelaksana Pilkades hendaknya melakukan langkah2 preventip sebelum Pilkades berlangsung 18.Nov 2021 (A.Ida)

“Kegiatan ini merupakan implementasi dari maklumat Kapolri,” ucap Kabid Humas.

Polri akan memfokuskan pelaksanaan Operasi Yustisi dan kedisiplinan protokol kesehatan bersama stakeholder untuk memberikan pemahaman yang benar kepada masyarakat tentang bahaya Covid-19.

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol E.Zulpan S.I.K.,M.Si., berharap dengan adanya pelatihan ini peserta dapat meningkatkan kemampuan guna mewujudkan polri yang Presisi di bidang kehumasan.

IKBAL

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *