oleh

Polres Kepulauan Selayar Laksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin 2020, Pengamanan Natal dan Tahun Baru 2021

-News-145 views

Topikinformasi.com – Selayar Kepolisian secara serentak akan melaksanakan operasi Operasi Lilin 2020 menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2021.

Kegiatan ini akan dilaksanakan di seluruh Indonesia mulai 21 Desember 2020 hingga 4 Januari 2021

Apel gelar pasukan yang di laksanakan Polres kepulauan Selayar yang dihadiri Forkopimda dan peserta Apel terdiri dari Kirim 1415, BKO Brimob, Sat Pol PP Damkar, Basarnas dan Personil polres kepulauan Selayar Senin 20 Desember 2020 dilapangan Apel Mapolres kepulauan Selayar.

Bupati kepulauan Selayar yang diwakili oleh Sekda DR. Ir, Marjani Sultan M.Si sebelum membacakan amanat Kapolri menyampaikan ucapan terima kasih kepada Polres Kepulauan Selayar dan jajaran serta Kodim 1415 Selayar atas pelaksanaan pengamanan Pilkada Bupati dan wakil bupati kepulauan Selayar yang aman dan lancar dan partisipasi pemilih Kepulauan selayar adalah yang tertinggi di Sulawesi Selatan.

Baca Juga:  Sukses Kepuncak Bawakaraeng Bersama PP Bonepal Pendaki Pemula Oyha Dwi Fito dan Ade Siap Lanjutkan Titah Orang Tuanya

Adapun penekanan Kapolri untuk dipedomani guna mendukung keberhasilan dalam paksanaan tugas yang dibacakan oleh pimpinan apel bahwa pengamanan ini tidak boleh dianggap sebagai agenda rutin tahunan biasa sehingga menjadikan kita cenderung under estimate dan kurang waspada terhadap setiap dinamika perkembangan masyarakat apalagi dimasa pandemi Covid 19.

Kita harus lebih peduli, jangan sampai kegiatan perayaan natal dan tahun baru menimbulkan klastet baru penyebaran covid-19.

Berdasarkan mapping kerawanan yang telah dilakukan, ada beberapa prediksi gangguan Kamtibmas yang harus kita antisipasi antara lain ancaman terorisme dan radikalisme, ancaman sabotase, penyalahgunaan Narkotika, pesta miras, aksi perusakan fasilitas umum dan aksi kriminal lainnya dan juga berbagai pelanggaran lalu lintas berupa balapan liar dan kecelakaan lalulintas serta ancaman bencana alam, Banjir, tanah longsor sebagai dampak dari musim hujan.

Baca Juga:  Kapolres Bone AKBP Ardiansyah S.Ik Lakukan Kunjungan Ke Sekretariat DPD JOIN BONE

Kapolres kepulauan Selayar AKBP Temmangnganro Machmud, S.IK, MH. Menghimbau kepada warga masyarakat agar mengindari kerumunan, tidak melaksanakan pawai kendaraan, balapan liar, dan kegiatan kumpul kumpul, pesta miras, penyalahgunaan Narkotika yang dapat memicu kerawanan bagi warga yang beragama Nasrani yang melaksanakan Ibadah Natal agar tetap mematuhi protokol kesehatan covid-19 .

Ia juga menghimbau kepada seluruh masyarakat agar mewaspadai bencana alam dimana saat ini sudah masuk musim barat angin kencang dan ombak yang tinggi serta musim hujan yang bisa berdampak banjir dan tanah longsor.

Mengenai hal tersebut, Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Ibrahim Tompo S.I.K, M.Si di Makassar, mengatakan, penularan COVID-19 masih terjadi dan angkanya kembali cenderung meningkat beberapa waktu ini.

Baca Juga:  Dampak Pilkades Beberapa Kelompok Tani di Kec. tellusiattingnge Mengeluh Tidak Dapat Jatah Pupuk Dari PengecerBONE - Infobanua .co.id Pilkades 2021 untuk kab. Bone tinggal menghitung hari saat ini para calon sedang melakukan sosialisasi, dengan cara mereka masing masing namun terkadang ditemukan dengan cara cara yang seharusnya tak harus dilakukan.Hasil Informasi yang di himpun dari beberapa kelompok tani di 2 desa yakni desa lanca dan desa lappae kec. Tellusiattingnge kab. Bone Ternyata salah satu calon kades di lanca diduga lakukan penyalahgunaan bantuan pupuk yang tersalurkan kepetani tetapi tidak melalui kelompok tani justru langsung pengecer. Kemudian pengecer memberikan ke petani yg diduga untuk mendukungx di pilkades mendatang .Dan ironisnya petani yang tidak mendukungnya justru mendukung calon lain tdk mendapatkan pupuk."Memang ada indikasi penyaluran pupuk terjadi penyimpangan tdk melalui kelompok tani tapi langsung ke petani yg diduga pendukung pengecer yg masuk calon kep.desa lanca" ungkap Mansur kelompok tani majang saat dimintai keterangannya Jika ini benar terjadi , jelas sangat merugikan masyarakat dan tidak per dalam persaingan Pilkades . Bisa ditebak akan ada sengketa karena beda pendapat antara pihak yang merasa dirugikan dengan pihak yang dianggap merugikanMaka diharapkan kepada pihak terkait atau panitia pelaksana Pilkades hendaknya melakukan langkah2 preventip sebelum Pilkades berlangsung 18.Nov 2021 (A.Ida)

“Tidak ada izin keramaian dan kami pasti akan membubarkan jika ada kerumunan karena itu berpotensi menukarkan COVID-19,” ujarnya.

Dia mengatakan, angka penyebaran virus corona di Sulawesi Selatan khususnya di Makassar saat ini masih mengalami peningkatan.

“Kami pastikan segala bentuk keramaian, perizinan untuk malam tahun baru, misalnya, tidak akan dikeluarkan Polda Sulsel,” katanya.

Karena itu, dia meminta agar masyarakat tidak berpesta dalam perayaan natal dan tahun baru. Masyarakat diminta tidak berkumpul yang memicu terjadinya kerumunan.

“Alangkah lebih berbahagia kalau membuat kegiatan di rumah saja, kumpul bersama keluarga dan bermunajat,” ucapnya. (IKBAL)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *