oleh

Staf Pemdes Pasempe Lapor Kadesnya Ke Polisi

-News-69 views

Topikinformasi.com – Bone Staf pemerintah desa pasempe Kecamatan Palakka atas nama Herlina melaporkan Kepala Desanya atas nama Sudirman ke pihak kepolisian atas dugaan pencemaran nama baik dan pengrusakan Handphone.

Laporan ini bermula, Senin, 28 September 2020 Kepala Desa Pasempe atas nama Sudirman masuk di kantor Desa Pasempe sekitar pukul 10.00 wita dan menghampiri Herlina kemudian meminta HP androidnya.

Setelah Hp berada dalam penguasannya, selain menanyakan harganya, ia juga bertanya hal yang tidak masuk akal.

“Teko pole massanro (red. Dari mana main dukung),” tanya Kades.

Herlina mengaku dengan heran dengan pertanyaan kadesnya

“Saya bingun mengenai pertanyaanya Pak Sudirman karena saya merasa tidak pernah melakuklan tindakan itu,” katanya.

Baca Juga:  Dampak Pilkades Beberapa Kelompok Tani di Kec. tellusiattingnge Mengeluh Tidak Dapat Jatah Pupuk Dari PengecerBONE - Infobanua .co.id Pilkades 2021 untuk kab. Bone tinggal menghitung hari saat ini para calon sedang melakukan sosialisasi, dengan cara mereka masing masing namun terkadang ditemukan dengan cara cara yang seharusnya tak harus dilakukan.Hasil Informasi yang di himpun dari beberapa kelompok tani di 2 desa yakni desa lanca dan desa lappae kec. Tellusiattingnge kab. Bone Ternyata salah satu calon kades di lanca diduga lakukan penyalahgunaan bantuan pupuk yang tersalurkan kepetani tetapi tidak melalui kelompok tani justru langsung pengecer. Kemudian pengecer memberikan ke petani yg diduga untuk mendukungx di pilkades mendatang .Dan ironisnya petani yang tidak mendukungnya justru mendukung calon lain tdk mendapatkan pupuk."Memang ada indikasi penyaluran pupuk terjadi penyimpangan tdk melalui kelompok tani tapi langsung ke petani yg diduga pendukung pengecer yg masuk calon kep.desa lanca" ungkap Mansur kelompok tani majang saat dimintai keterangannya Jika ini benar terjadi , jelas sangat merugikan masyarakat dan tidak per dalam persaingan Pilkades . Bisa ditebak akan ada sengketa karena beda pendapat antara pihak yang merasa dirugikan dengan pihak yang dianggap merugikanMaka diharapkan kepada pihak terkait atau panitia pelaksana Pilkades hendaknya melakukan langkah2 preventip sebelum Pilkades berlangsung 18.Nov 2021 (A.Ida)

setelah itu Pak Desa mengancam Hp yang tengah berada dalam penguasannya mau dihancurkan.

“Kalau saya tidak mengakui tuduhanya, hp saya mau dibanting,” katanya.

Karena tuduhan itu tidak masuk akal, Herlina mengaku tetap bersikukuh untuk tidak mengakuinya.

“Setelah itu Pak SUDIRMAN marah dan melemparkan HP saya ke tembok kantor yang pada akhirnya layar HP saya retak. Bahkan setalah itu Pak SUDIRMAN mengancam menampar saya dengan nada keras, setalah itu Pak SUDIRMAN mengatakan bahwa dia tau semua informasi ini melalui mimpi bahwa saya main dukun ditambah lagi melalui informasi seseorang bahwa saya pernah main dukun untuk menguasai kondisi Kantor Desa,” katanya.

Namun setelah ia menanyakan orang yang mengatakan seperti itu, Sudirman malah milih diam sambil meyiram air sudut-sudut kantor dengan anggapan saya mau berkuasa di kantor Desa, dengan menggunakan ilmu doti,” imbuhnya.

Baca Juga:  Bupati Bulukumba Sampaikan Sudut Pandang Baru di Hadapan Mahasiswa

Kapolsek Palakka Iptu Jamal membenarkan laporan tersebut. Namun sebagai pihak kepolisian kecamatan, ia berupaya menyelesaikan permasalahan itu secara damai, apalagi yang berselisih ini antara staf dengan kadesnya ssndiri. “Kita akan menghadirkan kedua bela pihak, supaya mereka tetap berdamai, apalagi mereka dalam satu naungan kantor antar staf dan kades,” katanya. (Carlos)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *