oleh

Pelatihan Medsos Polres Bone. Paurhumas: Viralkan Hal Berbudaya Makkiade’

-News-227 views

Bone, Topikinformasi.com Media sosial sudah lekat dengan kehidupan sehari-hari. Hampir seluruh kegiatan yang kita lakukan arahnya media sosial. Selain untuk berkomunikasi, pengguna media sosial seringkali berbagi tentang berbagai hal atau peristiwa yang mereka alami. Oleh karena itu, dibutuhkan langkah antisipatif untuk mencegah gesekan sosial di tengah kehidupan masyarakat.

Melihat kondisi ini, Humas Polres Bone kembali melakukan pelatihan media sosial dengan menghadirkan Kasihumas dan Operator Medos Polsek jajaran Polres Bone. Tujuan dari kegiatan ini untuk mengembangkan kemampuan sumber daya manusia personel Polri, khususnya dalam pencegahan dampak negatif yang dibagikan di media sosial.

Kegiatan berlangsung di Aula Mapolres Bone dengan pemateri Paurhumas Bag Ops Polres Bone Ipda Rayendra Muchtar,S.H., dan diawali arahan Kapolres Bone AKBP Try Handako Wijaya Putra,S.IK. dan Kasubbaghumas Bag Ops Polres Bone Iptu Herman Raba. Selasa 18/08/2020.

Baca Juga:  Dampak Pilkades Beberapa Kelompok Tani di Kec. tellusiattingnge Mengeluh Tidak Dapat Jatah Pupuk Dari PengecerBONE - Infobanua .co.id Pilkades 2021 untuk kab. Bone tinggal menghitung hari saat ini para calon sedang melakukan sosialisasi, dengan cara mereka masing masing namun terkadang ditemukan dengan cara cara yang seharusnya tak harus dilakukan.Hasil Informasi yang di himpun dari beberapa kelompok tani di 2 desa yakni desa lanca dan desa lappae kec. Tellusiattingnge kab. Bone Ternyata salah satu calon kades di lanca diduga lakukan penyalahgunaan bantuan pupuk yang tersalurkan kepetani tetapi tidak melalui kelompok tani justru langsung pengecer. Kemudian pengecer memberikan ke petani yg diduga untuk mendukungx di pilkades mendatang .Dan ironisnya petani yang tidak mendukungnya justru mendukung calon lain tdk mendapatkan pupuk."Memang ada indikasi penyaluran pupuk terjadi penyimpangan tdk melalui kelompok tani tapi langsung ke petani yg diduga pendukung pengecer yg masuk calon kep.desa lanca" ungkap Mansur kelompok tani majang saat dimintai keterangannya Jika ini benar terjadi , jelas sangat merugikan masyarakat dan tidak per dalam persaingan Pilkades . Bisa ditebak akan ada sengketa karena beda pendapat antara pihak yang merasa dirugikan dengan pihak yang dianggap merugikanMaka diharapkan kepada pihak terkait atau panitia pelaksana Pilkades hendaknya melakukan langkah2 preventip sebelum Pilkades berlangsung 18.Nov 2021 (A.Ida)

“Program ini dapat dimanfaatkan untuk mengasah pengetahuan dan keterampilan personel dalam bermedsos, dan ini salah satu cara dalam menciptakan kamtibmas di tengah kehidupan masyarakat, khususnya dalam menviralkan kegiatan positif atau berbudaya makkiade,” jelas Rayendra. (Carlos)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *