oleh

Kasus Penistaan agama, Kapolda Sulsel Gelar Konfresnsi Pers di Polres Pelabuhan Makassar

-News-463 views

Makassar, Topikinformasi.com Kapolda Sulsel Irjen Pol. Mas Guntur Laupe S.H., M.H menggelar konferensi pers kasus terduga penistaan Agama
di aula polres Pelabuhan Makassar, Jum’at (10/07/2020).

Kehadiran kapolda di dampingi Kapolres Pelabuhan Makassar AKBP Muhammad Kadarislam Kasim dan di hadiri para pejabat polres pelabuhan dan awak media

Kejadian ini berawal dari seorang wanita yang melemparkan dan hendak merobek kitab suci Al-Qur’an akibat kesal dengan sejumlah warga sehingga vidionya viral di media sosial.

Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan , Kapolda Sulsel Irjen Pol. Mas Guntur Laupe S.H., M.H memerintahkan lansung jajarannya dalam hal ini Polres Pelabuhan Makassar untuk mengamankan tersangka pelaku penista Agama yang meresahkan warga Kota Makassar beberapa saat lalu.

Baca Juga:  Libatkan BNNK dan GANN Bone, AQA Promosindo Siap luncurkan Video YouTube edisi keduanya

“Terduga pelaku saat ini sementara kami periksa dan kasusnya sementara dalam tahap penyidikan”, Ucap Kapolres Pelabuhan Makassar AKBP Kadarislam.

Kejadian ini terjadi dipicu akibat sakit hati tersangka yang dituduh sebagai pelapor beberapa warga seputaran tempat tinggalnya di jalan tentara pelajar kota Makassar gemar bermain judi, pada kamis (09/07).

“Saya berharap masyarakat tidak terpancing, ini masalah pribadi dan kasus ini tetap akan kita proses secara hukum”, tutup Kapolda sulsel

“Percayakan kepada kami, dalam waktu dekat kami akan serahkan ke jaksa penuntut umum dan terangka akan di ancam hukuman lima tahun penjara”, tegas Kapolda Sulsel Kapolda Sulsel Irjen Pol. Mas Guntur Laupe S.H., M.H. 

Baca Juga:  Dampak Pilkades Beberapa Kelompok Tani di Kec. tellusiattingnge Mengeluh Tidak Dapat Jatah Pupuk Dari PengecerBONE - Infobanua .co.id Pilkades 2021 untuk kab. Bone tinggal menghitung hari saat ini para calon sedang melakukan sosialisasi, dengan cara mereka masing masing namun terkadang ditemukan dengan cara cara yang seharusnya tak harus dilakukan.Hasil Informasi yang di himpun dari beberapa kelompok tani di 2 desa yakni desa lanca dan desa lappae kec. Tellusiattingnge kab. Bone Ternyata salah satu calon kades di lanca diduga lakukan penyalahgunaan bantuan pupuk yang tersalurkan kepetani tetapi tidak melalui kelompok tani justru langsung pengecer. Kemudian pengecer memberikan ke petani yg diduga untuk mendukungx di pilkades mendatang .Dan ironisnya petani yang tidak mendukungnya justru mendukung calon lain tdk mendapatkan pupuk."Memang ada indikasi penyaluran pupuk terjadi penyimpangan tdk melalui kelompok tani tapi langsung ke petani yg diduga pendukung pengecer yg masuk calon kep.desa lanca" ungkap Mansur kelompok tani majang saat dimintai keterangannya Jika ini benar terjadi , jelas sangat merugikan masyarakat dan tidak per dalam persaingan Pilkades . Bisa ditebak akan ada sengketa karena beda pendapat antara pihak yang merasa dirugikan dengan pihak yang dianggap merugikanMaka diharapkan kepada pihak terkait atau panitia pelaksana Pilkades hendaknya melakukan langkah2 preventip sebelum Pilkades berlangsung 18.Nov 2021 (A.Ida)

Informasi yang himpun oleh redaski bahwa Kejadian tersebut sempat membuat geram para netizen khususnya umat Muslim dan warga kota Makassar. Namun, dalam hitungan beberapa jam pihak kepolisian bergerak cepat mengamankan pelaku

Atas kejadian tersebut pelaku mengatakan sangat menyesal, dan hal itu di lakukan karena emosi dituduh sering melapor Polisi dan mengaku akan mempertanggung jabkan perbuatanya secara pribadi. (Carlos)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *