oleh

Pengelolaan DAS Jadi Prioritas, Wabup Bone Buka Sosialisasi RPDAS Bila Walannae

-Berita, Daerah-1,033 views

Topikinformasi.com  – Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., membuka Sosialisasi RPDAS Bila Walannae dan Forum Daerah Aliran Sungai (DAS) di Ruang Rapat Kantor Bappeda Kabupaten Bone, Rabu (1/7/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Forum DAS Sulawesi Selatan, Dr. Ir. H. Usman Arsyad, M.P., I.P.U., yang juga merupakan akademisi dan dosen pada Fakultas Kehutanan Universitas Hasanuddin, serta diikuti unsur perangkat daerah, pemangku kepentingan, dan berbagai pihak terkait pengelolaan daerah aliran sungai.

Dalam sambutannya, Plt. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bone, Andi Muh. Yusuf, S.IP., M.Si., menyampaikan bahwa penyusunan Rencana Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (RPDAS) Bila Walannae merupakan langkah strategis dalam mewujudkan pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan. Menurutnya, sinergi antarinstansi, akademisi, dunia usaha, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan pengelolaan DAS secara terpadu untuk menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendukung pembangunan daerah.

Baca Juga:  Kapolri Keluarkan Surat Edaran Penanganan Kasus UU ITE, Ini Isinya

Ketua Forum DAS Sulawesi Selatan, Dr. Ir. H. Usman Arsyad, M.P., I.P.U., menyampaikan bahwa keberhasilan pengelolaan daerah aliran sungai sangat bergantung pada komitmen seluruh pihak dalam menjaga kawasan hulu hingga hilir. Menurutnya, RPDAS bukan sekadar dokumen perencanaan, tetapi menjadi pedoman bersama dalam mengintegrasikan program lintas sektor agar upaya konservasi, rehabilitasi lahan, dan pemanfaatan sumber daya air dapat berjalan secara berkelanjutan.

“Forum DAS hadir sebagai wadah kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat. Dengan kebersamaan, kita dapat menjaga fungsi ekologis DAS sekaligus mendukung pembangunan yang berwawasan lingkungan,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., menegaskan bahwa keberadaan DAS memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem, ketahanan air, serta mendukung sektor pertanian dan kehidupan masyarakat.

Baca Juga:  *HUT ke 65 Tahun Mengusung Tema, "Kodam XIV /Hasanuddin Di Hati Rakyat"*Topikinformasi.com - Bone-, Puluhan personel kodim 1407/Bone bersama persit Cab XXV Kodim 1407/Bone ikut aksi Donor darah bertempat di Lapangan Tenis Makorem 141/Toddopuli, Jum'at(27/05/2022)Aksi Donor darah ini merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka menyambut HUT Kodam XIV/Hasanuddin yang ke-65 Tahun yang di gelar serentak di wilayah Kodam XIV/Hsn dan untuk wilayah Kodim 1407/Bone di pusatkan Di Makorem 141/Tp nampak hadir dalam aksi donor darah ini, diantaranya personel dari Polres Bone, Batalyon C Brimob, Satpol PP, Dinas pemadam Kebakaran, Dinas Perhubungan serta BPBD Bone ikut andil mendonorkan darah.Kegiatan Donor darah ini di gelar oleh Rs. Tentara M. Yasin Bone dengan Palang Merah Indonesia Bone dan pada tahun ini di ulang tahun yang ke 65, Kodam XIV/Hsn megusung tema " Kodam XIV/Hasanuddin Di Hati Rakyat". Disela-sela kegiatan tersebut Dandim 1407/Bone Letkol Kav Budiman, S.H menyampaikan pelaksanaan donor darah ini merupakan salah satu wujud kepedulian TNI dalam mencermati berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat, khususnya dalam situasi Pandemi Covid 19 saat ini."Kegiatan donor darah ini bertujuan untuk mendukung program kemanusiaan yang dilaksanakan oleh Palang Merah Indonesia (PMI), dimana hasil dari kegiatan donor darah ini akan disumbangkan, terutama untuk ketersediaan darah bagi pasien yang membutuhkan" Tungkas Dandim Bone.“Kami dari Kodim 1407/Bone selalu berupaya untuk bisa berperan aktif dalam membantu masyarakat, salah satunya melalui aksi sosial donor darah sebab dengan kita menyumbangkan darah maka kita akan memberikan harapan dan bisa menyelamatkan nyawa seseorang,” katanya.

“Pengelolaan daerah aliran sungai tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Diperlukan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan agar upaya pelestarian lingkungan berjalan seiring dengan pembangunan daerah yang berkelanjutan,” ujar Wakil Bupati.

Ia juga mengapresiasi terbentuknya Forum DAS sebagai wadah koordinasi dan kolaborasi dalam merumuskan berbagai langkah strategis untuk menjaga kelestarian Daerah Aliran Sungai Bila Walannae.

Melalui sosialisasi ini diharapkan seluruh pemangku kepentingan memiliki pemahaman yang sama terhadap arah kebijakan RPDAS Bila Walannae serta mampu memperkuat komitmen bersama dalam menjaga fungsi daerah aliran sungai demi keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bone.(*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *