oleh

LPPM IAIN Bone Gagas “Desa Devisa” dan Penjajakan Kerja Sama KKN di Sulawesi Tenggara

Topikinformasi.com – Bone Dalam rangka Pelaksanaan KKN Mahasiswa, Tim pelaksanaan KKN IAIN BONE melakukan kunjungan dan audensi ke Desa Balasari dan Desa Analere Kecamatan Poleang Barat Kabupaten Bombana Sulawesi Tenggara.

Tim KKN IAIN Bone yang diwakili oleh Kapus Pengabdian Masyarakat Syamsuriadi, S. sos. M. Si dan Andi Ashari S. Kom, juga melakukan kunjungan ke Bumdes kedua Desa tersebut, pada Sabtu, ( 21/1/2023).

Kepala Pusat pengabdian masyarakat LPPM IAIN Bone, Syamsuriadi S. Sos.,M. Si mengungkapkan dalam jalinan kerja sama itu diharapkan dapat membantu masyarakat dalam hal pengembangan SDM di berbagai aspek.

“Semoga dapat membantu dalam meningkatkan SDM seperti pengelolaan Bumdes, pengajaran agama dan hal lain yang memang dibutuhkan masyarakat,” ungkapnya.

Baca Juga:  Desa Pattimpa Kecamatan Ponre Melakukan Kerja Bakti Membersihkan Lingkungan

Kepala Desa Analere Drs. Sudirman menyambut baik hal tersebut. Ia menuturkan, selama menjabat baru satu kali ada kampus yang mengirim mahasiswa KKN ke desanya. Hal senada juga disampaikan Kepala Desa Balasari Ambo Lolo.

Lebih lanjut, Ambo Lolo menyampaikan ada beberapa hal menarik yang bisa didiskusikan dengan mahasiswa.
“Ada beberapa persoalan yang bisa saling share dengan adik-adik mahasiswa sehingga dapat terbantukan dalam menjalankan program-program yang ada di desa,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, dilakukan sosialisasi terkait program Desa Sejahtera Astra yakni pengolahan minyak nilam menjadi kristal dengan kualitas ekspor.

Diharapkan nantinya desa-desa terdekat dapat bergabung dalam program Desa Devisa sehingga bisa menjadi pendapatan tersendiri bagi Desa.

Baca Juga:  Peduli Kemanusian, Personil Satpolairud Polres Bone Turut Membantu Masyarakat Bersihkan Puing Kebakaran

“Tanpa mengurangi pendapatan para petani dan malah membuat harga minyak nilam lebih stabil karna tidak lagi tergantung pada tengkulak,” jelas Syamsuriadi.

Salah seorang warga, Rajja, mengaku kehadiran LPPM IAIN Bone menambah pengetahuan baru terkait teknis pengelolaan nilam.

“Kehadiran tim LPPM IAIN Bone telah menambah pengetahuan kami terkait teknik pengelolaan tanaman nilam dan juga pemanfaatan bumdes sebagai wadah pengelolaan hasil kebun warga,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua LPPM IAIN Bone Dr. Rahmatun Nair, M. Ag. mengatakan program ini merupakan program unggulan dari LPPM.

“Di mana diharapkan mampu memberikan pengetahuan dan pendampingan kepada masyarakat sehingga mereka bisa mandiri dan sejahtera di manapun kami diterima atau dibutuhkan,” ungkapnya.

Baca Juga:  Danrem 141/Toddopuli Berikan Arahan Dan Pesan Kepada Calon TNI Tahun 2021

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *