oleh

Rapat Sidang Penerimaan Cata PK Gel I Ta. 2022 Sub Panda Bone Korem 141/Toddopuli.

-News-443 views

TOPIKINFORMASI.COM – Bone Rapat sidang penerimaan Cata PK Gel I Ta. 2022 Sub Panda Bone Korem 141/Toddopuli.

Kapenrem 141/Tp. Mayor Arm Arfan Towasi menjelaskan, “Rabu tanggal 30 Maret 2022, pukul 16.00 Wita, Pelaksanaan pengumuman hasil seleksi Administrasi, Kesehatan dan Kesemaptaan Jasmani CATA PK TNI AD Gel I TA 2022, dari 421 orang dan yang dinyatakan berhak mengikuti seleksi tahap berikutnya sebanyak 182 orang yaitu pemeriksaan Psikologi dan Kesehatan (Rontgen). Ucapnya.

kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kasrem 141/Toddopuli sulsel. Kolonel Arh Elphis Rudy, S.E., M.M., M.Sc., M.S.S, di Makorem141/Tp Jln. Jenderal Sudirman Kel. Manurunge Kec. Tanete Riattang Kab. Bone. “Tuturnya.

Hadir dalam kegiatan, Kolonel Arm Yani Ari Sasangko (Kasi Pers Kasrem 141/Tp), Kolonel Inf Agung Sukoco, S.H. (Kasi Intel Kasrem 141/Tp), Letkol Inf Hariadi, S.Pd.(Pawas Werving Irdam XIV/Hasanuddin), Letkol Caj Hari Sakti Achwan, S.Sos.(Kaajenrem 141/Tp).
Mayor Inf Sapto Budi Setianto, S.E. (Pasibinpers Korem 141/Tp), Kapten Inf Eko Sulistiono (Kajasrem 141/Tp). (Penrem 141/Toddopuli)

Baca Juga:  Dampak Pilkades Beberapa Kelompok Tani di Kec. tellusiattingnge Mengeluh Tidak Dapat Jatah Pupuk Dari PengecerBONE - Infobanua .co.id Pilkades 2021 untuk kab. Bone tinggal menghitung hari saat ini para calon sedang melakukan sosialisasi, dengan cara mereka masing masing namun terkadang ditemukan dengan cara cara yang seharusnya tak harus dilakukan.Hasil Informasi yang di himpun dari beberapa kelompok tani di 2 desa yakni desa lanca dan desa lappae kec. Tellusiattingnge kab. Bone Ternyata salah satu calon kades di lanca diduga lakukan penyalahgunaan bantuan pupuk yang tersalurkan kepetani tetapi tidak melalui kelompok tani justru langsung pengecer. Kemudian pengecer memberikan ke petani yg diduga untuk mendukungx di pilkades mendatang .Dan ironisnya petani yang tidak mendukungnya justru mendukung calon lain tdk mendapatkan pupuk."Memang ada indikasi penyaluran pupuk terjadi penyimpangan tdk melalui kelompok tani tapi langsung ke petani yg diduga pendukung pengecer yg masuk calon kep.desa lanca" ungkap Mansur kelompok tani majang saat dimintai keterangannya Jika ini benar terjadi , jelas sangat merugikan masyarakat dan tidak per dalam persaingan Pilkades . Bisa ditebak akan ada sengketa karena beda pendapat antara pihak yang merasa dirugikan dengan pihak yang dianggap merugikanMaka diharapkan kepada pihak terkait atau panitia pelaksana Pilkades hendaknya melakukan langkah2 preventip sebelum Pilkades berlangsung 18.Nov 2021 (A.Ida)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *