oleh

Brimob Bone Tebang Pohon di Sepanjang Jalan M.H. Thamrin, Ada Apa

-News-543 views

Topikinformasi.com – Bone, Sulawesi Selatan.- Tim SAR Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel bersama BPBD , Sat Pol PP, dan PLN serta Dinas Tata Ruang Kabupaten Bone bahu membahu menebang sejumlah pohon berukuran besar di sepanjang jalan M.H. Thamrin Kecamatan Tanete Riattang Kota Watampone, Selasa ( 08/03/22 ).

Penebangan pohon-pohon yang telah berusia tua tersebut didasari oleh laporan warga setempat yang khawatir jika pohon tersebut akan tumbang serta membahayakan keselamatan masyarakat sekitar dan penggunaan jalan.

Laporan warga ini pun di tindak lanjuti oleh Camat Tanete Riattang Andi Kumala Dewi Salahuddin, S.STP, M.Skli dengan meminta bantuan personel Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel serta instansi terkait Pemkab Bone.

Baca Juga:  Lakukan Patroli, Sat Lantas Polres Bone Himbau Pengendara Angkutan Barang

” Banyak warga yang melapor dan khawatir dengan kondisi pohon-pohon besar yang ada di pinggir jalan dan condong ke tengah jalan, mereka khawatir apabila pohon ini tumbang dan membahayakan keselamatan, jadi kami meminta bantuan dari personel Brimob Bone, BPBD dan Satpol PP untuk menebang pohon-pohon tersebut,” ungkap Camat Tanete Riattang.

Surat permintaan bantuan personel beserta perlengkapannya dari Camat Tanete Riattang ini pun direspon cepat oleh Komandan Batalyon ( Danyon ) C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel Kompol Nur Ichsan,S.Sos.

” Setelah ada permintaan bantuan dari Camat Tanete Riattang terkait penebangan pohon yang membahayakan keselamatan masyarakat di sepanjang jalan M.H. Thamrin ini, saya langsung perintahkan tim SAR beserta perlengkapannya untuk segera menindaklanjuti permintaan tersebut. Terhitung sudah 12 pohon berukuran besar yang berhasil ditebang sejak kemarin,” ujar Kompol Nur Ichsan.

Baca Juga:  Dampak Pilkades Beberapa Kelompok Tani di Kec. tellusiattingnge Mengeluh Tidak Dapat Jatah Pupuk Dari PengecerBONE - Infobanua .co.id Pilkades 2021 untuk kab. Bone tinggal menghitung hari saat ini para calon sedang melakukan sosialisasi, dengan cara mereka masing masing namun terkadang ditemukan dengan cara cara yang seharusnya tak harus dilakukan.Hasil Informasi yang di himpun dari beberapa kelompok tani di 2 desa yakni desa lanca dan desa lappae kec. Tellusiattingnge kab. Bone Ternyata salah satu calon kades di lanca diduga lakukan penyalahgunaan bantuan pupuk yang tersalurkan kepetani tetapi tidak melalui kelompok tani justru langsung pengecer. Kemudian pengecer memberikan ke petani yg diduga untuk mendukungx di pilkades mendatang .Dan ironisnya petani yang tidak mendukungnya justru mendukung calon lain tdk mendapatkan pupuk."Memang ada indikasi penyaluran pupuk terjadi penyimpangan tdk melalui kelompok tani tapi langsung ke petani yg diduga pendukung pengecer yg masuk calon kep.desa lanca" ungkap Mansur kelompok tani majang saat dimintai keterangannya Jika ini benar terjadi , jelas sangat merugikan masyarakat dan tidak per dalam persaingan Pilkades . Bisa ditebak akan ada sengketa karena beda pendapat antara pihak yang merasa dirugikan dengan pihak yang dianggap merugikanMaka diharapkan kepada pihak terkait atau panitia pelaksana Pilkades hendaknya melakukan langkah2 preventip sebelum Pilkades berlangsung 18.Nov 2021 (A.Ida)

Mantan Kasubag Renmin Satbrimob Polda Sulsel ini juga menambahkan bahwa Batalyon C Pelopor akan senantiasa hadir ditengah masyarakat yang membutuhkan kehadiran dan bantuan Brimob.

” Tentunya hal ini kami lakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman serta sebagai wujud kepedulian Brimob untuk selalu hadir di tengah-tengah masyarakat dalam memberikan pengabdian serta pelayanan terbaik ,” sambung perwira berpangkat satu melati tersebut.

Selain tim SAR Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel dan BPBD Kabupaten Bone, dalam penebangan pohon yang membahayakan masyarakat di sepanjang jalan M.H. Thamrin ini juga melibatkan beberapa unsur terkait diantaranya anggota Satpol PP Kabupaten Bone, Dinas Tata Ruang Bone dan petugas PLN cabang Bone.

Baca Juga:  Tatap muka Kapolres Pelabuhan Makassar bersama Stokholder, Tomas Patingalloang Terkait Protokol Kesehatan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *