oleh

Sempat Tertunda, Kini Wijanna Puatta Lapatau Matanna Tikka Matinroe RI Nagauleng Gelar Pertemuan Akbar se Dunia

Topikinformasi.com-Bone Mewujudkan agenda yang sempat tertunda akibat Covid-19, Wijanna Puatta Lapatau Matanna Tikka Matinroe RI Nagauleng (Keturunan Raja Bone ke XVI) menggelar Pertemuan Akbar Se Dunia yang bertempat di Planet Cinema Jalan Hos Cokroaminoto, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan pada Sabtu (20/11/2021).

Mengumpulkan kurang lebih seribuan undangan yang berasal dari berbagai negara seperti Malaysia, Eropa dan berbagai wilayah Provinsi yang ada di Indonesia dengan tujuan melestarikan adat dan budaya juga Mempererat silaturahmi sesama rumpun.

Sejumlah acara teragenda, mulai dari pameran makanan tradisional, benda pusaka, persembahan kesenian seperti tari-tarian maggiri, tudang sipulung hingga Ziarah Kubur La Patau Mattanna Tikka Matinroe ri Nagauleng di Kecamatan Cenrana dan lanjut ke Tanjung Pallette.

Baca Juga:  Lembaga Masyarakat Adat Tolaki Sulawesi Tenggara Menggutuk Aksi Pelaku Bom Bunuh Diri

Dalam sambutannya sebelum membuka acara, Bupati Bone yang diwakili oleh H. A. Islamuddin selaku Sekretaris Daerah mengatakan sangat bangga dan mengapresiasi atas terlaksananya acara yang melibatkan Keluarga Besar Kerajaan Bone (Lapatau Matanna Tikka) yang berasal dari berbagai Wilayah Provinsi dan Negara bida terlaksana dengan Sukses, sekaligus saya mengucapkan Selamat Datang di Kampung Halaman, semoga bisa mengobati Kerinduan. Kemudian melanjutkan dengan memukul Gong sebagai tanda resminya dibuka acara Akbar ini.

Salah satu Wijanna Puwatta mewakili rumpun Arung Attang Lamuru Aserae Bate Lakaseng Arung Raja, Andi Massarappi MH Petta Sikki mengatakan sangat senang dan terharu atas diadakannya acara ini, sehingga melalui kegiatan ini keluarga kita yang terpisah ratusan tahun akhirnya ketemu kembali, selain meningkatkan Daya wisata ke kampung halaman kita di Bone juga menaikkan Taraf UMKM di kabupaten Bone.

Baca Juga:  Dampak Pilkades Beberapa Kelompok Tani di Kec. tellusiattingnge Mengeluh Tidak Dapat Jatah Pupuk Dari PengecerBONE - Infobanua .co.id Pilkades 2021 untuk kab. Bone tinggal menghitung hari saat ini para calon sedang melakukan sosialisasi, dengan cara mereka masing masing namun terkadang ditemukan dengan cara cara yang seharusnya tak harus dilakukan.Hasil Informasi yang di himpun dari beberapa kelompok tani di 2 desa yakni desa lanca dan desa lappae kec. Tellusiattingnge kab. Bone Ternyata salah satu calon kades di lanca diduga lakukan penyalahgunaan bantuan pupuk yang tersalurkan kepetani tetapi tidak melalui kelompok tani justru langsung pengecer. Kemudian pengecer memberikan ke petani yg diduga untuk mendukungx di pilkades mendatang .Dan ironisnya petani yang tidak mendukungnya justru mendukung calon lain tdk mendapatkan pupuk."Memang ada indikasi penyaluran pupuk terjadi penyimpangan tdk melalui kelompok tani tapi langsung ke petani yg diduga pendukung pengecer yg masuk calon kep.desa lanca" ungkap Mansur kelompok tani majang saat dimintai keterangannya Jika ini benar terjadi , jelas sangat merugikan masyarakat dan tidak per dalam persaingan Pilkades . Bisa ditebak akan ada sengketa karena beda pendapat antara pihak yang merasa dirugikan dengan pihak yang dianggap merugikanMaka diharapkan kepada pihak terkait atau panitia pelaksana Pilkades hendaknya melakukan langkah2 preventip sebelum Pilkades berlangsung 18.Nov 2021 (A.Ida)

Sementara itu, Fadli Andi Yusuf selaku Koordinator Humas dan Publikasi mengatakan acara ini berlangsung meriah. Pertemuan keluarga ini dihadiri ratusan keturunan Puatta dari berbagai penjuru. Namun demikian, pertemuan tersebut tetap memperhatikan protokoler kesehatan.

Lebih lanjut mantan Jurnalis Trans TV menegaskan bahwa walau persiapan acaranya cukup mepet, namun semangat panitia tidaklah surut untuk menyukseskan acara Silaturrahmi Akbar se dunia ini.

Acara yang berlangsung di Planet Cinema ini dihadiri oleh A.Rio.Idris.Padjalangi, SH, M.Kn (Anggota DPRD RI), A. Muawiayah Ramli (Anggota DPR RI), A.Iwan Darmawan (Anggita DPR RI), Andi Baso Hamid (Ketua Dewan Adat Kab. Bone), Andi Bau Akram (Raja Mamuju), H.A.M.Amin Syam (Mantan Gubernur SulSel), Hj. Andi Hafidzah (Kadis Kebudayaan Makassar mewakili Walikota Makassar), Andi. Syamsu Alam (Mantan Bupati Bone), Andi. Bau Irman Mappanyukki, H. A. M. Yushan Latenri Tappu (Wasekjend Cendekiawan Keraton Nusantara) dan Keturunan Lapatau Matanna Tikka dari berbagai Wilayah.

Baca Juga:  SAPMA Bone Gelar Unjuk Rasa Menolak Kenaikan BBM

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *