oleh

KPC-19 dan PEN Sumbang 2000 Masker Untuk Panitia EXPO KAKI LIMA Indonesia 2021 Melalui Kapolres Bone

-News-36 views

Topikinformasi.com – Bone
Komite Pencegahan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional
dengan Tagline”Kesehatan Pulih Indonesia Bangkit”berikan Sumbangan 2000 Masker kepada Panitia pelaksana APKLI TANO EXPO KAKI LIMA Indonesia 2021
Dan diterima oleh Penanggung jawab kegiatan , Iwan Hammer di Mapolres Bone , Kamis,14-10-2021

Kesehatan pulih Indonesia Bangkit merupakan Tagline Yang Sangat tepat untuk saat ini, Dimana Pemerintah pusat dengan gencar Melakukan sosialisasi dan usaha untuk mendukung program Pemulihan Ekonomi,

Asosiasi pedagang kaki lima Indonesia DPD APKLI kab Bone Sulawesi Selatan, Menggelar Event Pameran EXPO Dan pasar Malam untuk membangkitkan kembali gairah Perekonomian Rakyat ,Yang dilaksanakan Sejak tgl 5 Oktober dan Akan berakhir 25 Oktober 2021 dikawasan Perumahan Griya Tano Watampone, jln sungai Pareman kelurahan Toro kecamatan Tanete Riattang timur.

Baca Juga:  Program Kecil Namun Sejuta Manfaat, Cinta Sarta Peduli Terhadap Pentingnya Karya Sastra

Event Ini telah menggairahkan kembali Roda Perekonomian Warga masyarakat pelaku UKM, pedagang kaki lima dan pelaku Ekonomi lainnya , sebanyak 63 orang Peserta Pasar Malam dan 3 lembaga peserta EXPO, Sudah Mampu menjadi pelepas Dahaga Satu Tahun tujuh bulan Tak ada Aktivitas karena Wabah Pandemic Covid-19

Agus Mumar ST aktivis Sahabat Desa ,”saya sangat mengapreasiasi semangat sahabat sahabat APKLI, yang telah membuka ruang perputaran ekonomi, yang memang hal sangat di butuhkan disaat kondisi ekonomi sedang terpuruk, stagnan oleh dampak wabah yang mendunia ini.

disini sahabat sahabat kita Pedagang Kaki Lima (PKL)telah menunjukkan eksistensinya di bawah wadah APKLI Indonesia, ia telah menunjukkan usaha yang nyata untuk kelangsungan hidup dan keberdayaan ekonomi kita.

Baca Juga:  Ada Tiga Hal Yang Penting Menjabat Sekda, Ini Kata Bupati Bone

harapan saya, kepada sodara sodara saya APKLI, agar kegiatan seperti ini di jadikan sebagai program rutin. setiap tahun, ini sangat membantu kesinambungan usaha saudara saudara kita.

inilah yang bisa kita katakan sebagai langkah nyata upaya pemulihan ekonomi”. ungkap Aktivis Yang Juga Salah satu dewan penasehat/Pembina APKLI kab Bone dikonfirmasi Via WhatsApp pribadinya beberapa waktu yang lalu

Kapolres Bone AKBP Ardiansyah Sik,Bantuan Masker Dari KPC-19 dan PEN Ini sebagai wujud kepedulian terhadap pentingnya Protokol Kesehatan , walaupun Pandemic sudah Melandai Namun harus tetap Selalu waspada ,

Hal ini disampaikan dihadapan ketua DPD APKLI kab Bone, Iwan Hammer saat menghadap diruangan Kapolres Bone,Mapolres Bone Rabu,13-10-2021 ,dalam Pertemuan Tersebut , Kapolres Ardiansyah harap kegiatan ini tetap menjaga protokol kesehatan , Juga Menjaga Kamtibmas , Agar aktivitas jual beli di lokasi pasar malam tetap kondusif Aman dan terkendali , Tutup Kapolres Yang Juga putra daerah Ini.

Baca Juga:  Dampak Pilkades Beberapa Kelompok Tani di Kec. tellusiattingnge Mengeluh Tidak Dapat Jatah Pupuk Dari PengecerBONE - Infobanua .co.id Pilkades 2021 untuk kab. Bone tinggal menghitung hari saat ini para calon sedang melakukan sosialisasi, dengan cara mereka masing masing namun terkadang ditemukan dengan cara cara yang seharusnya tak harus dilakukan.Hasil Informasi yang di himpun dari beberapa kelompok tani di 2 desa yakni desa lanca dan desa lappae kec. Tellusiattingnge kab. Bone Ternyata salah satu calon kades di lanca diduga lakukan penyalahgunaan bantuan pupuk yang tersalurkan kepetani tetapi tidak melalui kelompok tani justru langsung pengecer. Kemudian pengecer memberikan ke petani yg diduga untuk mendukungx di pilkades mendatang .Dan ironisnya petani yang tidak mendukungnya justru mendukung calon lain tdk mendapatkan pupuk."Memang ada indikasi penyaluran pupuk terjadi penyimpangan tdk melalui kelompok tani tapi langsung ke petani yg diduga pendukung pengecer yg masuk calon kep.desa lanca" ungkap Mansur kelompok tani majang saat dimintai keterangannya Jika ini benar terjadi , jelas sangat merugikan masyarakat dan tidak per dalam persaingan Pilkades . Bisa ditebak akan ada sengketa karena beda pendapat antara pihak yang merasa dirugikan dengan pihak yang dianggap merugikanMaka diharapkan kepada pihak terkait atau panitia pelaksana Pilkades hendaknya melakukan langkah2 preventip sebelum Pilkades berlangsung 18.Nov 2021 (A.Ida)

Laporan : Musmulyadi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *