oleh

Dewan Ketahanan Nasional RI Daulat Bulukumba, Tuan Rumah FGD

-News-114 views

Topikinformasi.com – Bulukumba,– Dewan Ketahanan Nasional (Wantannas) RI melalui Unit Kedeputian Sistem Nasional melaksanakan Kajian Daerah (Kajida) ke Provinsi Sulawesi Selatan, yang dipusatkan salah satunya di Kabupaten Bulukumba, selasa (21/9/2021).

Kegiatan Kajida yang dipimpin Deputi Bidang Sistem Nasional Mayjen TNI Moh. Hatta Usmar Rukka, dimaksudkan sebagai salah satu bentuk upaya pendalaman terhadap serapan potensi sumberdaya kelautan, perikanan, dan budaya maritim.

Giat kajida juga diharapkan menjadi media yang efektif untuk menampung saran, masukan, dan data kekayaan sumberdaya kelautan sebuah daerah.

Data yang terkumpul selanjutnya akan dijadikan sebagai bahan kajian dan analisa untuk mengetahui sejauh mana dampak serta efek yang akan ditimbulkan oleh potensi sumberdaya kelautan dan budaya terhadap peningkatan kualitas kesejahteraan masyarakat, terutama dalam rangka untuk mendukung dan memperkuat strategi keamanan nasional serta menyukseskan terwujudnya Indonesia sebagai poros maritim dunia.

Baca Juga:  Pemutaran Film Dokumenter di Desa Pattimpa Kecamatan Ponre KKN-DIK UNIM Bone

Kepala dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kabupaten Bulukumba, H. Daud Kahal menjelaskan, “giat kajian data (Kajida) dituangkan dan dikemas dalam bentuk Focus Group Discussion (FGD) dan On The Spot ke pusat lokasi yang akan dijadikan sebagai locus kajian data (Kajida)”.

FGD yang mengusung tema “Optimalisasi Peran Daerah Dalam Mendukung Keberadaan Phinisi Sebagai Warisan Dunia Dari Unesco Dalam Memperkokoh Perwujudan Poros Martim Dunia”, dibuka secara resmi Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf, bertempat, di ruang pendopo rumah jabatan bupati, di Jalan Anggrek, Kelurahan Loka, Kecamatan Ujung Bulu.

Acara focus group disscusion diikuti dan dihadiri anggota Forkopimda, kepala organisasi perangkat daerah (OPD) camat, lurah, kepala desa, tokoh masyarakat, dan budayawan.

Baca Juga:  Dampak Pilkades Beberapa Kelompok Tani di Kec. tellusiattingnge Mengeluh Tidak Dapat Jatah Pupuk Dari PengecerBONE - Infobanua .co.id Pilkades 2021 untuk kab. Bone tinggal menghitung hari saat ini para calon sedang melakukan sosialisasi, dengan cara mereka masing masing namun terkadang ditemukan dengan cara cara yang seharusnya tak harus dilakukan.Hasil Informasi yang di himpun dari beberapa kelompok tani di 2 desa yakni desa lanca dan desa lappae kec. Tellusiattingnge kab. Bone Ternyata salah satu calon kades di lanca diduga lakukan penyalahgunaan bantuan pupuk yang tersalurkan kepetani tetapi tidak melalui kelompok tani justru langsung pengecer. Kemudian pengecer memberikan ke petani yg diduga untuk mendukungx di pilkades mendatang .Dan ironisnya petani yang tidak mendukungnya justru mendukung calon lain tdk mendapatkan pupuk."Memang ada indikasi penyaluran pupuk terjadi penyimpangan tdk melalui kelompok tani tapi langsung ke petani yg diduga pendukung pengecer yg masuk calon kep.desa lanca" ungkap Mansur kelompok tani majang saat dimintai keterangannya Jika ini benar terjadi , jelas sangat merugikan masyarakat dan tidak per dalam persaingan Pilkades . Bisa ditebak akan ada sengketa karena beda pendapat antara pihak yang merasa dirugikan dengan pihak yang dianggap merugikanMaka diharapkan kepada pihak terkait atau panitia pelaksana Pilkades hendaknya melakukan langkah2 preventip sebelum Pilkades berlangsung 18.Nov 2021 (A.Ida)

Dua orang narasumber yang terdiri dari kepala dinas pendidikan, Drs. Akhmad Januaris dan tokoh Budayawan Arif Saenong, dihadirkan dalam pelaksanaan FGD berbasis sumberdaya maritim yang dirangkaikan dengan kegiatan on the spot tersebut. (Andi Fadly Dg. Biritta)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *