oleh

Jalan Sibangga Tak Kunjung Diperhatikan Aliansi Warga Sebanga Hadang Truck Pengangkut Sawit”

-News-18 views

Topikinformasi.com – Riau Pinggir – Merasa kesal lantaran Jalan gajah Mada tak kunjung diperhatikan oleh Pemerintah Kabupaten Bengkalis, Sejumlah Masyarakat bersama – sama melakukan aksi demo sebagai bentuk kekecewaan terhadap pemerintah yabg dinilai tak perduli nasib Masyarakat.

Dalam aksi Demonstrasi penyampaian aspirasi masyarakat yang digelar diseputaran jalan Gajahmada sebanga Duri, Senin 9 Agustus 2021 sekitar pukul 10.00 wib, Sejumlah masyarakat yang terlihat kesal lantaran harus menghirup abu kembali melakukan penyetopan mobil pengangkut buah sawit, baik itu sejenis Fuso dan truck tangki pengangkut CPO yang dinilai menyumbang kerusakan Jalan di daerah mereka tinggal.

Hal ini dilakukan masyrakat agar aspirasi ini supaya direalisasi pihak pemerintah untuk tanggap dan peduli pada warga diseputaran jalan Gajahmada akibat dari dampak abu yg berterbangan disebabkan melintasnya truck sarat bermuatan kelapa sawit dan truck yang lain nya,

Baca Juga:  Dampak Pilkades Beberapa Kelompok Tani di Kec. tellusiattingnge Mengeluh Tidak Dapat Jatah Pupuk Dari PengecerBONE - Infobanua .co.id Pilkades 2021 untuk kab. Bone tinggal menghitung hari saat ini para calon sedang melakukan sosialisasi, dengan cara mereka masing masing namun terkadang ditemukan dengan cara cara yang seharusnya tak harus dilakukan.Hasil Informasi yang di himpun dari beberapa kelompok tani di 2 desa yakni desa lanca dan desa lappae kec. Tellusiattingnge kab. Bone Ternyata salah satu calon kades di lanca diduga lakukan penyalahgunaan bantuan pupuk yang tersalurkan kepetani tetapi tidak melalui kelompok tani justru langsung pengecer. Kemudian pengecer memberikan ke petani yg diduga untuk mendukungx di pilkades mendatang .Dan ironisnya petani yang tidak mendukungnya justru mendukung calon lain tdk mendapatkan pupuk."Memang ada indikasi penyaluran pupuk terjadi penyimpangan tdk melalui kelompok tani tapi langsung ke petani yg diduga pendukung pengecer yg masuk calon kep.desa lanca" ungkap Mansur kelompok tani majang saat dimintai keterangannya Jika ini benar terjadi , jelas sangat merugikan masyarakat dan tidak per dalam persaingan Pilkades . Bisa ditebak akan ada sengketa karena beda pendapat antara pihak yang merasa dirugikan dengan pihak yang dianggap merugikanMaka diharapkan kepada pihak terkait atau panitia pelaksana Pilkades hendaknya melakukan langkah2 preventip sebelum Pilkades berlangsung 18.Nov 2021 (A.Ida)

Kepada awak media saat dikonfirmasi Roi Sitanggang mewakili suara Masyarakat Sibangga dalam orasinya menjelaskan bahwa kegiatan ini kami lakukan guna mengharapkan keperdulian pemerintah kabupaten Bengkalis atas kondisi rusaknya jalan gajah Mada yg mengakibatkan banyak abu berterbangan yang membuat terganggu nya pernapasan dan abu tersebut sampai kerumah rumah masyrakat,” Ucapnya.

” Jadi setidaknya dimasa pandemik ini pikirkan kami juga dimana masyarakat disuruh pakai masker guna memutus rantai penularan Corona ,sedangkan Dinas Kesehatan Pemkab Bengkalis saja tidak perduli dengan abu yang jelas mengancam kesehatan kami , dimana kepedulian pemerintah pada kami jelas nya.

Dalam aksi Penyampaian aspirasi masyrakat gajah Mada tersebut tampak hadir pihak kepolisian dari Polsek pinggir dan Mandau, juga turun kelokasi ibu lurah talang mandi guna menyikapi permasalahan yang dirasakan warga, sampai saat ini.

Baca Juga:  Di Hadapan Para Kiai Khos, Gus Muhaimin Minta Doa Sukses di Pilpres 2024

Hingga berita kita terbitkan masyrakat sebanga masih menunggu kepastian dari pihak kecamatan Mandau dan Pinggir untuk menunggu keputusan yg pasti atas tuntutan aspirasi masyarakat.(*) ( Ali /Team )

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *