oleh

Dempal XIV/1 Watampone Dengan Brimob Yon C Pelopor Evakuasi Benda Seberat 250 Kg Yang Diduga Bom Craft

Topikinformasi.comBone : Sulawesi Selatan. Setelah dipasang garis polisi disekitar lokasi penemuan benda yang diduga bom pesawat di Dusun Cumene Desa Sumpang Minangae Kecamatan Sibulue sore kemarin, hari ini personel gabungan dari Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel, Den Pal Korem 141 Toddopuli dan anggota Koramil Sibulue mengevakuasi benda peninggalan peninggalan perang dunia ke dua dengan tehnik manual.

Evakuasi benda berukuran cukup besar tersebut berjalan dramatis karena situasi medan yang sulit dijangkau oleh kendaraan karena terletak di tengah-tengah area tambak udang milik warga sekitar. Proses evakuasi benda yang diduga bom pesawat ini dilakukan dengan cara manual bermodal tali dan beberapa batang bambu.

Dengan penuh kehati-hatian personel gabungan dari TNI , Brimob dan warga setempat mengangkat benda yang diduga bom ini dengan cara memikulnya secara bergantian hingga ke lokasi yang bisa dijangkau oleh kendaraan roda empat ( Mobil )

Baca Juga:  Ujung Pergantian Tahun, Polres Palopo Gelar Zikir dan Doa Bersama

” Jadi setelah berdiskusi dengan anggota dan melihat kondisi benda, kami putuskan untuk mengevakuasinya secara manual dengan memikul benda yang berbobot mencapai 250 kg. Evakuasi benda yang diduga bom ini dilakukan oleh 6 anggota dari TNI dan dibantu anggota Brimob Bone. 4 anggota memikul dengan menggunakan bambu sedang 2 lainnya menjaga posisi dari bom ini agar tidak terlalu mengalami guncangan,” ungkap Danramil Sibulue Kapten Busra.

Setelah tiba di titik penjemputan, selanjutnya benda yang diduga bom pesawat tersebut langsung dimasukkan kedalam peti khusus yang berada diatas kendaraan dinas milik Den Pal Korem 141 Toddopuli. Setelah berada diatas mobil, benda yang diduga bom tersebut langsung dievakuasi ke Mako Den Pal Korem 141 Toddopuli dengan pengawalan dari personel Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel.

Baca Juga:  Gandeng Baznas Bone, Koramil 14/Libureng Bantu Warga Bangun Jambanisasi

Sementara itu Komandan Batalyon ( Danyon ) C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel Kompol Nur Ichsan,S.Sos. memberikan penjelasan perihal kegiatan evakuasi benda yang diduga bom pesawat ini.

” Sebenarnya dari kemarin personel dari Den Pal Korem 141 Bone berupaya mengevakuasi benda ini, namun berhubung kondisi cuaca mulai gelap dan medan yang tidak memadai maka baru tadi siang personel Den Pal dibantu personel Brimob Bone dan Koramil Sibulue melakukan upaya evakuasi. Alhamdulillah setelah sekitar 3 jam barulah benda ini berhasil dievakuasi. Saat ini benda tersebut telah berada di Mako Den Pal Korem 141 Toddopuli Bone selanjutnya akan dibawa ke Makasar untuk diperiksa lebih lanjut,” ungkap Nur Ichsan.

Baca Juga:  *HUT ke 65 Tahun Mengusung Tema, "Kodam XIV /Hasanuddin Di Hati Rakyat"*Topikinformasi.com - Bone-, Puluhan personel kodim 1407/Bone bersama persit Cab XXV Kodim 1407/Bone ikut aksi Donor darah bertempat di Lapangan Tenis Makorem 141/Toddopuli, Jum'at(27/05/2022)Aksi Donor darah ini merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka menyambut HUT Kodam XIV/Hasanuddin yang ke-65 Tahun yang di gelar serentak di wilayah Kodam XIV/Hsn dan untuk wilayah Kodim 1407/Bone di pusatkan Di Makorem 141/Tp nampak hadir dalam aksi donor darah ini, diantaranya personel dari Polres Bone, Batalyon C Brimob, Satpol PP, Dinas pemadam Kebakaran, Dinas Perhubungan serta BPBD Bone ikut andil mendonorkan darah.Kegiatan Donor darah ini di gelar oleh Rs. Tentara M. Yasin Bone dengan Palang Merah Indonesia Bone dan pada tahun ini di ulang tahun yang ke 65, Kodam XIV/Hsn megusung tema " Kodam XIV/Hasanuddin Di Hati Rakyat". Disela-sela kegiatan tersebut Dandim 1407/Bone Letkol Kav Budiman, S.H menyampaikan pelaksanaan donor darah ini merupakan salah satu wujud kepedulian TNI dalam mencermati berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat, khususnya dalam situasi Pandemi Covid 19 saat ini."Kegiatan donor darah ini bertujuan untuk mendukung program kemanusiaan yang dilaksanakan oleh Palang Merah Indonesia (PMI), dimana hasil dari kegiatan donor darah ini akan disumbangkan, terutama untuk ketersediaan darah bagi pasien yang membutuhkan" Tungkas Dandim Bone.“Kami dari Kodim 1407/Bone selalu berupaya untuk bisa berperan aktif dalam membantu masyarakat, salah satunya melalui aksi sosial donor darah sebab dengan kita menyumbangkan darah maka kita akan memberikan harapan dan bisa menyelamatkan nyawa seseorang,” katanya.

Danyon C Pelopor juga menambahkan bahwa evakuasi benda yang diduga bom pesawat ini dilakukan untuk menjamin keselamatan warga setempat

” Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan apalagi area penemuan berada di sekitar tambak milik warga yang tentunya dapat membahayakan masyarakat, maka personel Den Pal yang dibantu oleh personel Brimob dan Koramil Sibulue secepatnya mengevakuasi benda tersebut,” tutupnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *