oleh

Tingkatkan Pemahaman Masyarakat, KOREM 141/Tp Laksanakan Komunikasi Sosial Cegah Tangkal Radikalisme/Separatisme

Topikinformasi.com-Bone Telah dilaksanakan pembukaan Komunikasi Sosial Cegah Tangkal Radikalisme/Separatisme di Wilayah Korem 141/Toddopuli, Semester I Ta.2021 Dengan Tema “Meneguhkan Toleransi mencegah Radikalisme /Separatisme” yang dibuka oleh Kasrem 141/Toddopuli. Kolonel Inf Heri Purwanto,S.E. di Aula Sudirman Korem 141/Tp Jl.Jenderal Sudirman No.9 Watampone dengan tetap mengikuti Protokol Kesehatan memakai Masker,Jaga Jarak serta mencuci tangan. Jumat, (28/05/2021).

Adapun amanat Danrem 141/Tp yang dibacakan oleh Kasrem 141/Tp mengatakan “Seperti kita pahami bersama, bahwa Radikalisme/Separatisme adalah suatu Ideologi dan faham yang ingin melakukan perubahan pada sistem sosial dan Politik suatu Negara dengan menggunakan cara-cara kekerasan/ekstrim sehingga faham tersebut sangat bertentangan dengan ldeologi Pancasila”. Ungkapnya.

Menghadapi fenomena dan potensi ancaman tersebut, maka Korem 141/Toddopuli perlu meningkatkan pemahaman kepada seluruh elemen masyarakat tentang bahaya Radikalisme/Separatisme sehingga tidak mudah terpengaruh oleh tipu daya maupun propaganda yang dilakukan oleh kelompok- kelompok tertentu yang bertujuan untuk membangkitkan paham yang tidak sesuai dengan paham kebangsaan atau Empat dasar Nasional yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika. “Tuturnya.

Baca Juga:  Dampak Pilkades Beberapa Kelompok Tani di Kec. tellusiattingnge Mengeluh Tidak Dapat Jatah Pupuk Dari PengecerBONE - Infobanua .co.id Pilkades 2021 untuk kab. Bone tinggal menghitung hari saat ini para calon sedang melakukan sosialisasi, dengan cara mereka masing masing namun terkadang ditemukan dengan cara cara yang seharusnya tak harus dilakukan.Hasil Informasi yang di himpun dari beberapa kelompok tani di 2 desa yakni desa lanca dan desa lappae kec. Tellusiattingnge kab. Bone Ternyata salah satu calon kades di lanca diduga lakukan penyalahgunaan bantuan pupuk yang tersalurkan kepetani tetapi tidak melalui kelompok tani justru langsung pengecer. Kemudian pengecer memberikan ke petani yg diduga untuk mendukungx di pilkades mendatang .Dan ironisnya petani yang tidak mendukungnya justru mendukung calon lain tdk mendapatkan pupuk."Memang ada indikasi penyaluran pupuk terjadi penyimpangan tdk melalui kelompok tani tapi langsung ke petani yg diduga pendukung pengecer yg masuk calon kep.desa lanca" ungkap Mansur kelompok tani majang saat dimintai keterangannya Jika ini benar terjadi , jelas sangat merugikan masyarakat dan tidak per dalam persaingan Pilkades . Bisa ditebak akan ada sengketa karena beda pendapat antara pihak yang merasa dirugikan dengan pihak yang dianggap merugikanMaka diharapkan kepada pihak terkait atau panitia pelaksana Pilkades hendaknya melakukan langkah2 preventip sebelum Pilkades berlangsung 18.Nov 2021 (A.Ida)

Mengingat manfaat dari kegiatan ini sangat besar, saya berharap seluruh peserta agar mengikuti kegiatan ini secara bertanggung jawab, materi yang akan disampaikan agar benar-benar dapat dipahami dan dipedomani dalam menangkal Radikalisme/Separatisme. “Tambahnya.

Selesai pembukaan dilanjutkan dengan pemberian materi oleh Dr. KH. Fatuhrrahman M.Ag. (Rektor III IAIN Bone). Turur hadir pada kegiatan tersebut, Para Kasi Kasrem 141/Tp, Para Dan Kabalak Rem 141/Tp, Para Pasi Korem 141/Tp, Personel Polres Bone, Personel Brimob Bone, Perwakilan Toda ,Toga ,Tomas beserta Mahasisawa yang ada dikabupaten Bone.” Penerangan Korem 141/Toddopuli

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *