oleh

Apel Gelar Pasukan Awali Operasi Ketupat 2021

-News-29 views

Topikinformasi.com – Selayar Apel gelar pasukan dilaksanakan jajaran Aparat Kepolisian Resort Kepulauan Selayar, Sulawesi-Selatan, di Lapangan Apel Mako Polres Selayar, Rabu (05/05) pagi.

Operasi ketupat akan digelar selama dua belas hari kedepan, mulai besok, Kamis, (06/05) sampai Minggu, (17/05) mendatang.

Pada kesempatan itu, Bupati Kabupaten Kepulauan Selayar yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda), Dr. Ir. Marjani Sultan, M.Si, hadir, dan bertindak selaku pemimpin apel, sekaligus berkesempatan membacakan Amanat Seragam Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Mengawali rangkaian amanatnya, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan, “Operasi Ketupat 2021 digelar sebagai salah satu bentuk upaya untuk memberikan jaminan keamanan dan pelayanan terbaik bagi masyarakat”.

Baca Juga:  Pembukaan Darul Arqam Dasar Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM)

“Dengan demikian, masyarakat diharapkan dapat menjalankan ibadah puasa Ramadhan dan hari raya Idul Fitri dengan aman, nyaman, tertib dan lancar di tengah suasana pandemi covid 19 yang masih terus merebak.

Dikatakannya, pemerintah telah memutuskan untuk melarang kegiatan mudik bagi seluruh masyarakat mulai dari tanggal 6 sampai dengan 17 Mei 2021″.

Ini adalah tahun kedua dimana pemerintah telah mengambil kebijakan untuk melarang warga masyarakat melakukan perjalanan mudik pada libur hari raya Idul Fitri, karena situasi pandemi Covid-19,” jelas Marjani, mengutip amanat Kapolri.

“Untuk itu, personil operasi ketupat 2021 sengaja ditugaskan menjaga pos dan batas-batas wilayah daerah sebagai bentuk pencegahan mudik, dan upaya untuk mencegah akan kemungkinan arus mudik menjadi cluster baru penyebarluasan virus covid 19”.

Baca Juga:  HUT ke 64 Kodam Hasanuddin Dengan Tema Membangun Kodam XIV

“Selama berlangsungnya kegiatan operasi ketupat, personil, Polri, TNI, Pol PP, Perhubungan, SAR, dan Unsur terkait lain akan disiagakan guna memperketat pengawasan area pelabuhan yang menjadi pintu keluar masuknya penumpang”.

Penyelenggaraan operasi ketupat kali ini, melibatkan 90.592 personil Polri, 11.533 personel TNI, serta 52.880 Personil instansi terkait lainnya yang akan ditempatkan di 333 pos penyekatan untuk mengantisipasi masyarakat yang nekat melaksanakan perjalanan mudik”.

“Dalam kaitan itu pula, berbagai bentuk persiapan telah dirancang dan didesign di tengah suasana pandemi covid 19.di masing-masing kementerian dan lembaga terkait”.

“Persiapan serupa juga telah dilakukan institusi Polri dan TNI sebagai garda terdepan dalam kegiatan penanganan dan pemutusan mata rantai penyebarluasan virus covid 19”. (Andi Fadly Dg. Biritta)

Baca Juga:  Dampak Pilkades Beberapa Kelompok Tani di Kec. tellusiattingnge Mengeluh Tidak Dapat Jatah Pupuk Dari PengecerBONE - Infobanua .co.id Pilkades 2021 untuk kab. Bone tinggal menghitung hari saat ini para calon sedang melakukan sosialisasi, dengan cara mereka masing masing namun terkadang ditemukan dengan cara cara yang seharusnya tak harus dilakukan.Hasil Informasi yang di himpun dari beberapa kelompok tani di 2 desa yakni desa lanca dan desa lappae kec. Tellusiattingnge kab. Bone Ternyata salah satu calon kades di lanca diduga lakukan penyalahgunaan bantuan pupuk yang tersalurkan kepetani tetapi tidak melalui kelompok tani justru langsung pengecer. Kemudian pengecer memberikan ke petani yg diduga untuk mendukungx di pilkades mendatang .Dan ironisnya petani yang tidak mendukungnya justru mendukung calon lain tdk mendapatkan pupuk."Memang ada indikasi penyaluran pupuk terjadi penyimpangan tdk melalui kelompok tani tapi langsung ke petani yg diduga pendukung pengecer yg masuk calon kep.desa lanca" ungkap Mansur kelompok tani majang saat dimintai keterangannya Jika ini benar terjadi , jelas sangat merugikan masyarakat dan tidak per dalam persaingan Pilkades . Bisa ditebak akan ada sengketa karena beda pendapat antara pihak yang merasa dirugikan dengan pihak yang dianggap merugikanMaka diharapkan kepada pihak terkait atau panitia pelaksana Pilkades hendaknya melakukan langkah2 preventip sebelum Pilkades berlangsung 18.Nov 2021 (A.Ida)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *