oleh

KPPN Bantaeng Rampung Salurkan Dana Desa Kab. Bantaeng dan Bulukumba Tahap 1

Topikinformasi.com-Bone Salah satu program pemerintah dalam mendukung program pemulihan ekonomi ialah dengan memberikan bantuan langsung tunai dana desa yang masuk dalam alokasi dana desa Tahun 2021. (26/04/21)

Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Bantaeng telah rampung menyalurkan Dana Desa Tahap I Tahun 2021 ke Kabupaten Bantaeng dan Kabupaten Bulukumba. Dana Desa tersebut terdiri dari alokasi wajib untuk penanganan Covid-19 sebesar 8%, Bantuan Langsung Tunai, dan Dana Desa Reguler (Non BLT).

Penyaluran Dana Desa sendiri dilakukan dengan tiga tahap, Tahap I yakni 40%, Tahap II 40%, dan Tahap III 20%. Pada Tahap I, KPPN Bantaeng menyalurkan Dana Desa Reguler Rp14.490.856.800 ke 46 desa di Kabupaten Bantaeng dan Rp38.916.641.520,00 ke 109 Desa di Kabupaten Bulukumba. Lalu, KPPN Bantaeng telah menyalurkan Dana Alokasi Wajib penanganan Covid-19 8% sebesar Rp2.215.118.880,00 ke 27 desa di Kabupaten Bulukumba. Kemudian untuk Bantuan Langsung Tunai bulan 1, telah disalurkan ke 109 rekening desa Kabupaten Bulukumba sebesar Rp616.500.000,00 serta 46 desa di Kabupaten Bantaeng sebesar Rp912.300.000,00.

Baca Juga:  Kasrem 141/Tp, Irup Pada Upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional ke XXXIX Thn 2022

“Bantuan Langsung Tunai nantinya akan disalurkan oleh Desa kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Tiap-tiap KPM mendapatkan Rp300.000” Kata Andi Yusuf KPPN Bantaeng.

Sedangkan perampungan penyaluran Dana Desa Kabupaten Jeneponto masih on progress lantaran menunggu 26 desa yang masih dalam proses pengajuan dana tahap I.

Berita penyaluran ini juga telah disampaikan kepada tiap-tiap kepala desa di Kabupaten Bantaeng dan Kabupaten Bulukumba melalu grup WhatsApp yang telah disediakan oleh KPPN Bantaeng. Grup WA ini juga merupakan salah satu inovasi KPPN Bantaeng yang diberi nama “Sipakatau”. Sipakatau merupakan singkatan dari “Sistem Informasi Penyaluran DAK Fisik dan Desa yang Transparan dan Akuntabel” . Inovasi ini diharapkan mampu memberikan transparansi informasi kepada semua kepala desa di 3 kabupaten wilayah kerja KPPN Bantaeng yakni Kabupaten Bantaeng, Kabupaten Bulukumba dan Kabupaten Jeneponto.

Baca Juga:  Dampak Pilkades Beberapa Kelompok Tani di Kec. tellusiattingnge Mengeluh Tidak Dapat Jatah Pupuk Dari PengecerBONE - Infobanua .co.id Pilkades 2021 untuk kab. Bone tinggal menghitung hari saat ini para calon sedang melakukan sosialisasi, dengan cara mereka masing masing namun terkadang ditemukan dengan cara cara yang seharusnya tak harus dilakukan.Hasil Informasi yang di himpun dari beberapa kelompok tani di 2 desa yakni desa lanca dan desa lappae kec. Tellusiattingnge kab. Bone Ternyata salah satu calon kades di lanca diduga lakukan penyalahgunaan bantuan pupuk yang tersalurkan kepetani tetapi tidak melalui kelompok tani justru langsung pengecer. Kemudian pengecer memberikan ke petani yg diduga untuk mendukungx di pilkades mendatang .Dan ironisnya petani yang tidak mendukungnya justru mendukung calon lain tdk mendapatkan pupuk."Memang ada indikasi penyaluran pupuk terjadi penyimpangan tdk melalui kelompok tani tapi langsung ke petani yg diduga pendukung pengecer yg masuk calon kep.desa lanca" ungkap Mansur kelompok tani majang saat dimintai keterangannya Jika ini benar terjadi , jelas sangat merugikan masyarakat dan tidak per dalam persaingan Pilkades . Bisa ditebak akan ada sengketa karena beda pendapat antara pihak yang merasa dirugikan dengan pihak yang dianggap merugikanMaka diharapkan kepada pihak terkait atau panitia pelaksana Pilkades hendaknya melakukan langkah2 preventip sebelum Pilkades berlangsung 18.Nov 2021 (A.Ida)

KPPN Bantaeng juga akan terus melakukan koordinasi dengan Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Pemerintah Daerah 3 Kabupaten demi proses penyaluran Dana Desa yang cepat dan transparatif.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *