oleh

Ketua LSM Lampu Pertanyakan Kinerja Inspektorat di Kabupaten Bone

-News-780 views

Topikinformasi.com – Bone Tanggal 4-maret-2021 Inspektorat turun langsung mengaudit Pekerjaan Desa Tellongeng Kecamatan Mare Kabupaten Bone terkait Laporan LSM LAMPU 2-2-2021 dengan dugaan Korupsi pada pekerjaan Desa Tellongeng. Jumat. 23/April/2021

Jery menegaskan bahwa Inspektorat harus efektif cara kerjanya karena melihat waktu pada saat Laporan. selain itu, pada tanggal 4 dan 5 bulan Maret 2021 Inspektorat turun langsung mengaudit tapi sampai sekarang belum ada hasil auditnya.

Kanit Tipikor Polres Bone  yang di konfirmasi mengatakan bahwa belum ada LHP atau hasil audit dari Inspektorat, kita ini masih menunggu.

Melihat hal tersebut, LSM LAMPU mempertanyakan kinerja Inspektorat, Apakah Inspektorat bekerja atau Tidur.??
Karena dengan adanya selang waktu hampir 2 bulan yang belum dirampungkan hasil audit nya sampai sekarang. (Rls)

Baca Juga:  Dampak Pilkades Beberapa Kelompok Tani di Kec. tellusiattingnge Mengeluh Tidak Dapat Jatah Pupuk Dari PengecerBONE - Infobanua .co.id Pilkades 2021 untuk kab. Bone tinggal menghitung hari saat ini para calon sedang melakukan sosialisasi, dengan cara mereka masing masing namun terkadang ditemukan dengan cara cara yang seharusnya tak harus dilakukan.Hasil Informasi yang di himpun dari beberapa kelompok tani di 2 desa yakni desa lanca dan desa lappae kec. Tellusiattingnge kab. Bone Ternyata salah satu calon kades di lanca diduga lakukan penyalahgunaan bantuan pupuk yang tersalurkan kepetani tetapi tidak melalui kelompok tani justru langsung pengecer. Kemudian pengecer memberikan ke petani yg diduga untuk mendukungx di pilkades mendatang .Dan ironisnya petani yang tidak mendukungnya justru mendukung calon lain tdk mendapatkan pupuk."Memang ada indikasi penyaluran pupuk terjadi penyimpangan tdk melalui kelompok tani tapi langsung ke petani yg diduga pendukung pengecer yg masuk calon kep.desa lanca" ungkap Mansur kelompok tani majang saat dimintai keterangannya Jika ini benar terjadi , jelas sangat merugikan masyarakat dan tidak per dalam persaingan Pilkades . Bisa ditebak akan ada sengketa karena beda pendapat antara pihak yang merasa dirugikan dengan pihak yang dianggap merugikanMaka diharapkan kepada pihak terkait atau panitia pelaksana Pilkades hendaknya melakukan langkah2 preventip sebelum Pilkades berlangsung 18.Nov 2021 (A.Ida)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *