oleh

Tim SAR Temukan Warga Yang Tenggelam di Aliran Sungai Libureng Dalam Keadaan Meninggal

-News-36 views

Topikinformasi.com – Bone, Sulawesi Selatan. Selasa ( 16/02/21) Tim SAR gabungan yang terdiri dari personel Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel, Basarnas Bone, BPBD dan Satpol-PP Kabupaten Bone akhirnya menemukan korban bernama Arjun (22) yang hilang di sekitar aliran sungai Libureng Desa Binuang Kecamatan Libureng Kabupaten Bone. Korban ditemukan meninggal dunia dan tersangkut diantara batuan sungai yang berjarak sekitar 4 KM dari lokasi yang diduga kuat menjadi titik awal korban terjatuh ke sungai.

Setelah ditemukan oleh tim SAR gabungan dan dibantu oleh masyarakat setempat, selanjutnya korban dievakuasi menuju ke rumah duka untuk selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga. Proses evakuasi korban berjalan dramatis karena medan yang ditempuh cukup sulit.

Saat dikonfirmasi oleh awak media, Komandan Batalyon ( Danyon ) C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel Kompol Nur Ichsan,S.Sos. membenarkan perihal penemuan korban tenggelam di aliran sungai Libureng Desa Binuang Kecamatan Libureng Kabupaten Bone 2 hari yang lalu oleh tim SAR gabungan

Baca Juga:  Peringati HPN, Polres Bone Gelar Pertandingan Eksebisi Lawan Awak Media

” Benar, sore ini sekitar pukul 17.00 WITA tim SAR gabungan telah berhasil menemukan korban Arjun yang hilang di sungai Libureng 2 hari yang lalu dalam keadaan meninggal dunia. Penemuan korban yang merupakan warga Desa Binuang Kecamatan Libureng Kabupaten Bone ini terjadi berkat kerja sama yang baik antara Brimob Batalyon C Pelopor, Basarnas Bone, BPDB, dan Satpol-PP Kabupaten Bone serta dibantu oleh warga sekitar. Saat ini korban telah dievakuasi ke rumah duka,”ungkap Danyon C Pelopor.

Danyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel juga mengatakan bahwa kerja keras personel SAR Batalyon C Pelopor bersama dengan Basarnas Bone,BPBD dan Satpol-PP Kabupaten Bone dalam menemukan korban tenggelam di aliran sungai Libureng ini merupakan wujud nyata dari Bhakti Brimob Untuk Masyarakat.

Baca Juga:  Dampak Pilkades Beberapa Kelompok Tani di Kec. tellusiattingnge Mengeluh Tidak Dapat Jatah Pupuk Dari PengecerBONE - Infobanua .co.id Pilkades 2021 untuk kab. Bone tinggal menghitung hari saat ini para calon sedang melakukan sosialisasi, dengan cara mereka masing masing namun terkadang ditemukan dengan cara cara yang seharusnya tak harus dilakukan.Hasil Informasi yang di himpun dari beberapa kelompok tani di 2 desa yakni desa lanca dan desa lappae kec. Tellusiattingnge kab. Bone Ternyata salah satu calon kades di lanca diduga lakukan penyalahgunaan bantuan pupuk yang tersalurkan kepetani tetapi tidak melalui kelompok tani justru langsung pengecer. Kemudian pengecer memberikan ke petani yg diduga untuk mendukungx di pilkades mendatang .Dan ironisnya petani yang tidak mendukungnya justru mendukung calon lain tdk mendapatkan pupuk."Memang ada indikasi penyaluran pupuk terjadi penyimpangan tdk melalui kelompok tani tapi langsung ke petani yg diduga pendukung pengecer yg masuk calon kep.desa lanca" ungkap Mansur kelompok tani majang saat dimintai keterangannya Jika ini benar terjadi , jelas sangat merugikan masyarakat dan tidak per dalam persaingan Pilkades . Bisa ditebak akan ada sengketa karena beda pendapat antara pihak yang merasa dirugikan dengan pihak yang dianggap merugikanMaka diharapkan kepada pihak terkait atau panitia pelaksana Pilkades hendaknya melakukan langkah2 preventip sebelum Pilkades berlangsung 18.Nov 2021 (A.Ida)

” Meskipun dalam pencarian korban ini kami mendapatkan banyak rintangan, tapi dengan kerja keras dan kerjasama antar Brimob Batalyon C Pelopor, Basarnas Bone, BPBD dan Satpol-PP Kabupaten Bone kami dapat segera menemukan korban dan menyerahkannya ke pihak keluarga. Tentunya hal ini sebagai wujud nyata dari Bhakti Brimob Untuk Masyarakat,” tambah Kompol Nur Ichsan.

Sementara itu di tempat terpisah, Komandan Satuan ( Dansat ) Brimob Polda Sulsel Kombes Pol. Muhammad Anis,P.S.,S.I.K.,M.Si. mengatakan bahwa tim SAR Satbrimob Polda Sulsel telah dibekali dengan kemampuan perorangan dan perlengkapan yang memadai untuk melakukan pencarian terhadap korban tenggelam.

” Jadi sebagai wujud dari Bhakti Brimob Untuk Indonesia, kami telah membekali Kemampuan dan perlengkapan SAR yang memadai bagi personel untuk mempercepat proses pencarian korban yang terkena musibah. Kami juga terus membangun sinergitas dengan pihak terkait agar laporan dari masyarakat perihal bantuan kemanusiaan dapat kami respon dengan cepat,” pungkas Kombes Pol. Muhammad Anis.

Baca Juga:  Kebersamaan Warga dan Personel TMMD 113 Kodim 1423/Soppeng di Sekitar Lokasi Sasaran.

Seperti diberitakan sebelumnya, korban Arjun (22) warga Desa Binuang Kecamatan Libureng Kabupaten Bone dilaporkan hilang di sekitar aliran sungai yang ada di desanya. Kuat dugaan korban terpeleset hingga hanyut di aliran sungai Libureng yang memiliki kedalaman 4-5 meter. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *