oleh

Gelar Operasi Yustisi di Pasar Barugaia

-News-36 views

Polsek Bontomanai Jaring 15 Terduga Pelanggar Prokes

Topikinformasi.com – Selayar Giat operasi yustisi penegakan disiplin protokol kesehatan (prokes) dilancarkan jajaran aparat kepolisian sektor Bontomanai, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi-Selatan, pada sekitar pukul 08.15 wita, hari, Rabu, (23/12).

Gelar operasi yustisi yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Bontomamai, AKP. Ramli RA, SH dengan melibatkan tiga belas orang personil kepolisian dan dua orang anggota satuan polisi pamong praja (satpol pp) dan pemadam kebakaran (Damkar) dipusatkan di sekitar area Pasar Barugaia yang berlokasi di Dusun Jooh, Desa Barugaia.

Operasi yustisi mobile dan stationer yang digelar jajaran aparat kepolisian sektor Bontomanai menyasar warga masyarakat yang tidak mengenakan masker dan melanggar penegakan disiplin protokol kesehatan (prokes).

Baca Juga:  Kodim 1419/Enrekang Siapkan Lahan Dua Puluh Hektar Untuk Tanam Pajale.

Dalam gelar operasi yustisi ini, terjaring sedikitnya lima belas orang pelanggar yang langsung diberi sanksi teguran lisan.

Kapolsek Bontomanai, AKP. Ramli RA, menyadari kehadiran pihak-pihak tertentu yang tidak menerima baik penyelenggaraan operasi yustisi.

Bahkan tidak sedikit pula warga masyarakat yang terkesan membandel dan menolak untuk dirazia.

Ketidak percayaaan terhadap virus covid 19, rata-rata menjadi motif dan alasan bagi warga untuk mengabaikan penerapan disiplin protokol kesehatan dan himbauan penggunaan masker.

Dalam kaitan itu, jajaran aparat kepolisian sektor Bontomanai akan terus melakukan pemantauan, memdokumentasikan, dan membuat pelaporan terkait penyelenggaraan giat lapangan yang tetap menjaga, serta mengedepankan pola-pola koordinasi dengan jajaran anggota TNI Kodim 1415/Selayar, dalam hal ini, Danramil, bersama anggota Koramil 1415-04 Bontomanai.

Baca Juga:  Dampak Pilkades Beberapa Kelompok Tani di Kec. tellusiattingnge Mengeluh Tidak Dapat Jatah Pupuk Dari PengecerBONE - Infobanua .co.id Pilkades 2021 untuk kab. Bone tinggal menghitung hari saat ini para calon sedang melakukan sosialisasi, dengan cara mereka masing masing namun terkadang ditemukan dengan cara cara yang seharusnya tak harus dilakukan.Hasil Informasi yang di himpun dari beberapa kelompok tani di 2 desa yakni desa lanca dan desa lappae kec. Tellusiattingnge kab. Bone Ternyata salah satu calon kades di lanca diduga lakukan penyalahgunaan bantuan pupuk yang tersalurkan kepetani tetapi tidak melalui kelompok tani justru langsung pengecer. Kemudian pengecer memberikan ke petani yg diduga untuk mendukungx di pilkades mendatang .Dan ironisnya petani yang tidak mendukungnya justru mendukung calon lain tdk mendapatkan pupuk."Memang ada indikasi penyaluran pupuk terjadi penyimpangan tdk melalui kelompok tani tapi langsung ke petani yg diduga pendukung pengecer yg masuk calon kep.desa lanca" ungkap Mansur kelompok tani majang saat dimintai keterangannya Jika ini benar terjadi , jelas sangat merugikan masyarakat dan tidak per dalam persaingan Pilkades . Bisa ditebak akan ada sengketa karena beda pendapat antara pihak yang merasa dirugikan dengan pihak yang dianggap merugikanMaka diharapkan kepada pihak terkait atau panitia pelaksana Pilkades hendaknya melakukan langkah2 preventip sebelum Pilkades berlangsung 18.Nov 2021 (A.Ida)

Koordinasi lintas sektor melalui pelibatan unsur pemerintah kecamatan yang diwakili Kepala seksi trantibun dan anggota satuan polisi pamong praja (satpol pp) dan pemadam kebakaran (damkar) tetap dibangun dalam rangka untuk mendukung kelancaran pelaksanaan giat operasi yustisi di wilayah hukum Polsek Bontomanai, kuncinya, di sela-sela penyelenggaraan operasi yang berakhir pada sekira pukul 09.30 wita itu. (Andi Fadly Dg. Biritta)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *