oleh

KKI Banten Mengadakan Gasshuku dan Ujian Kyu

-News-833 views

Tangerang – Topikinformasi.com — Gasshuku dan Ujian Kyu diadakan di halaman Puspem Tangerang, Minggu (15/11/2020). Kegiatan ini dilakukan secara berkala 3 bulan sekali atau 4 kali setahun.

Suwadi Sensei selaku ketua panitia pelaksana mengatakan ada 7 Dojo yang ikut serta yakni; Kriya Katenia Kanongan, SMK 2 Sepatan, Rajawali, PSM Serpong, Pitalaya, Sepatan Perumahan Tri Vitalis, SMP 3 Pasar Kemis. Dari 156 orang peserta, ada 7 orang yang terbaik. Dari sabuk putih 3 orang, sabuk kuning 2 orang, sabuk hijau 1 orang dan sabuk biru 1 orang.

Yoes Supeno Sensei selaku Ketua dewan guru KKI Banten menjelaskan bahwa gasshuku adalah penyamaan gerakan yang dilakukan pra ujian kenaikan sabuk. Kihon (gerakan dasar), Kata (jurus) dan Kumite (jenis pertarungan). Tujuan pelatihan dan ujian untuk mencari bibit-bibit unggul yang akan dijadikan atlit mewakili porki di ajang nasional dan internasional. Di Tangerang ada sekitar 14 perguruan karate dibawah porki. Peserta yang ikut kegiatan ini berusia 8 hingga 25 tahun. KKI biasanya mengadakan latihan di Universitas Muhammadiyah Tangerang. Adapun manfaat yang dirasakan para siswa yang ikut karate, mereka dapat masuk ke perguruan tinggi negeri melalui jalur prestasi tanpa tes, masuk ke kepolisian dan TNI juga dipermudah karena telah terlatih secara fisik dan kedisiplinan.

Baca Juga:  Dampak Pilkades Beberapa Kelompok Tani di Kec. tellusiattingnge Mengeluh Tidak Dapat Jatah Pupuk Dari PengecerBONE - Infobanua .co.id Pilkades 2021 untuk kab. Bone tinggal menghitung hari saat ini para calon sedang melakukan sosialisasi, dengan cara mereka masing masing namun terkadang ditemukan dengan cara cara yang seharusnya tak harus dilakukan.Hasil Informasi yang di himpun dari beberapa kelompok tani di 2 desa yakni desa lanca dan desa lappae kec. Tellusiattingnge kab. Bone Ternyata salah satu calon kades di lanca diduga lakukan penyalahgunaan bantuan pupuk yang tersalurkan kepetani tetapi tidak melalui kelompok tani justru langsung pengecer. Kemudian pengecer memberikan ke petani yg diduga untuk mendukungx di pilkades mendatang .Dan ironisnya petani yang tidak mendukungnya justru mendukung calon lain tdk mendapatkan pupuk."Memang ada indikasi penyaluran pupuk terjadi penyimpangan tdk melalui kelompok tani tapi langsung ke petani yg diduga pendukung pengecer yg masuk calon kep.desa lanca" ungkap Mansur kelompok tani majang saat dimintai keterangannya Jika ini benar terjadi , jelas sangat merugikan masyarakat dan tidak per dalam persaingan Pilkades . Bisa ditebak akan ada sengketa karena beda pendapat antara pihak yang merasa dirugikan dengan pihak yang dianggap merugikanMaka diharapkan kepada pihak terkait atau panitia pelaksana Pilkades hendaknya melakukan langkah2 preventip sebelum Pilkades berlangsung 18.Nov 2021 (A.Ida)

“Sebenarnya banyak siswa yang ingin ikut serta, sekitar 400 orang namun di masa pandemik Covid 19 kami membatasi hanya 156 orang dan dilaksanakan sesuai protokol kesehatan yaitu cek suhu tubuh, memakai masker dan menjaga jarak. Selama pandemik kami juga tetap melatih para siswa secara online. Kami buat grup WA dan memberi pelatihan melalui zoom agar para siswa tetap berlatih di rumah,” ujar Yoes.

Hal senada juga disampaikan oleh R.Hardiyanto Prijokoesoemo Sensei, Ketua harian Pengprov KKI Banten, walaupun ada pandemik Covid 19 siswa tetap harus rutin berlatih agar setiap pertandingan dapat meraih medali. Kami akan terus mencari dan melatih bibit-bibit baru.
(fri)

Baca Juga:  Program Kecil Namun Sejuta Manfaat, Cinta Sarta Peduli Terhadap Pentingnya Karya Sastra

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *