oleh

Terapkan Disiplin Prokes, TNI-Polri dan Tripika Kec. Cina Gelar Patroli Yustisi Gabungan

-News-108 views

Topikinformasi.com Bone Cina – Pelaksanaan kegiatan patroli gabungan bersama Tripika Kecamatan Cina dalam hal ini Koramil 1407-12/Cina, Polsek Cina, Pemerintah Kecamatan Cina dalam rangka operasi Yustisi penerapan disiplin dan protokoler kesehatan diwilayah Kec. Cina. “Jumat (25/09/2020)”

Giat Operasi Yustisi gabungan tersebut sebagai langkah tindak lanjut dan upaya pencegahan serta pengendalian penyebaran wabah Covid-19 di wilayah Kec. Cina sebagaimana diatur dalam Peraturan Bupati Bone Nomor 37 Tahun 2020.

Kegiatan operasi Yustisi gabungan meliputi sasaran tempat umum, Objek Vital, Pertokoan/Swalayan, Pasar Raya Cina, kerumunan warga dan tempat lainnya dimana masyarakat banyak beraktifitas.

Salah satu kegiatan Patroli gabungan kali ini selain dengan memberikan himbauan tentang protokol kesehatan akan tetapi dilakukan juga penindakan disiplin bagi masyarakat yang tidak menggunakan masker dengan cara Push up dan penghormatan kepada bendera Merah Putih agar menjadi efek jera pada masyarakat untuk memutus mata rantai Cofid-19″ Terang Tripika Cina. (Carlos)

Baca Juga:  Dampak Pilkades Beberapa Kelompok Tani di Kec. tellusiattingnge Mengeluh Tidak Dapat Jatah Pupuk Dari PengecerBONE - Infobanua .co.id Pilkades 2021 untuk kab. Bone tinggal menghitung hari saat ini para calon sedang melakukan sosialisasi, dengan cara mereka masing masing namun terkadang ditemukan dengan cara cara yang seharusnya tak harus dilakukan.Hasil Informasi yang di himpun dari beberapa kelompok tani di 2 desa yakni desa lanca dan desa lappae kec. Tellusiattingnge kab. Bone Ternyata salah satu calon kades di lanca diduga lakukan penyalahgunaan bantuan pupuk yang tersalurkan kepetani tetapi tidak melalui kelompok tani justru langsung pengecer. Kemudian pengecer memberikan ke petani yg diduga untuk mendukungx di pilkades mendatang .Dan ironisnya petani yang tidak mendukungnya justru mendukung calon lain tdk mendapatkan pupuk."Memang ada indikasi penyaluran pupuk terjadi penyimpangan tdk melalui kelompok tani tapi langsung ke petani yg diduga pendukung pengecer yg masuk calon kep.desa lanca" ungkap Mansur kelompok tani majang saat dimintai keterangannya Jika ini benar terjadi , jelas sangat merugikan masyarakat dan tidak per dalam persaingan Pilkades . Bisa ditebak akan ada sengketa karena beda pendapat antara pihak yang merasa dirugikan dengan pihak yang dianggap merugikanMaka diharapkan kepada pihak terkait atau panitia pelaksana Pilkades hendaknya melakukan langkah2 preventip sebelum Pilkades berlangsung 18.Nov 2021 (A.Ida)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *