oleh

Rapat Evaluasi Percepatan ODF Kecamatan Sibulue Dilaksanakan Secara Maraton Selama 5 Hari Ditempatkan di Aula Kantor Desa Masing-Masing.

-News-95 views

Topikinformasi.com – Bone Forkopimcam Sibulue turun langsung melakukan monitoring dengan melakukan kunjungan dengan memberi edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat yang belum memiliki jamban sehat.

Rapat evaluasi ini dihadiri oleh Kapolsek, Danramil, Kepala UPT Puskesmas Sibulue, Kepala Desa, Kepala Dusun, Ketua RT, Bidan dan seluruh kader kesehatan yang ada di desa.

Camat Sibulue Andi Zainal Wahyudi, SE.M.Si dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan ini adalah bentuk perhatian pemerintah terhadap peningkatan kualitas dan derajat kesehatan masyarakat, jika masyarakat sehat tentu akan berdampak baik terhadap kesejahteraan masyarakat itu sendiri.

Inti dari ODF bukan hanya melengkapi jambanisasi masyarakat tetapi lebih kepada merubah perilaku masyarakat, kesadaran untuk membuang kotoran pada jamban dirumah masingmasing, bukan disembarang tempat. mindset masyarakat qta harapkan semakin baik dan positif, menjadikan kesehatan menjadi faktor utama dalam hidup bermasyarakat. (*)

Baca Juga:  Dampak Pilkades Beberapa Kelompok Tani di Kec. tellusiattingnge Mengeluh Tidak Dapat Jatah Pupuk Dari PengecerBONE - Infobanua .co.id Pilkades 2021 untuk kab. Bone tinggal menghitung hari saat ini para calon sedang melakukan sosialisasi, dengan cara mereka masing masing namun terkadang ditemukan dengan cara cara yang seharusnya tak harus dilakukan.Hasil Informasi yang di himpun dari beberapa kelompok tani di 2 desa yakni desa lanca dan desa lappae kec. Tellusiattingnge kab. Bone Ternyata salah satu calon kades di lanca diduga lakukan penyalahgunaan bantuan pupuk yang tersalurkan kepetani tetapi tidak melalui kelompok tani justru langsung pengecer. Kemudian pengecer memberikan ke petani yg diduga untuk mendukungx di pilkades mendatang .Dan ironisnya petani yang tidak mendukungnya justru mendukung calon lain tdk mendapatkan pupuk."Memang ada indikasi penyaluran pupuk terjadi penyimpangan tdk melalui kelompok tani tapi langsung ke petani yg diduga pendukung pengecer yg masuk calon kep.desa lanca" ungkap Mansur kelompok tani majang saat dimintai keterangannya Jika ini benar terjadi , jelas sangat merugikan masyarakat dan tidak per dalam persaingan Pilkades . Bisa ditebak akan ada sengketa karena beda pendapat antara pihak yang merasa dirugikan dengan pihak yang dianggap merugikanMaka diharapkan kepada pihak terkait atau panitia pelaksana Pilkades hendaknya melakukan langkah2 preventip sebelum Pilkades berlangsung 18.Nov 2021 (A.Ida)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *