oleh

Kafilah Enrekang Ikuti MTQ XXXI Secara Virtual

-News-130 views

Topikinformasi.com – Enrekang, Kafilah Kabupaten Enrekang mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXI tingkat Provinsi Sulsel yang digelar secara virtual. Acara itu rencananya dibuka secara resmi mulai 28 Agustus dan dijadwalkan tuntas 2 September 2020.

Sekda Enrekang Drs H Baba yang juga Ketua Kafilah Enrekang menjelaskan, MTQ XXXI ini sebenarnya dipusatkan di Pangkep. Namun karena masih situasi pandemi sehingga masing-masing kabupaten kota peserta mengikuti secara virtual dari daerah.

Ada 44 orang putra putri terbaik Massenrempulu yang mengikuti MTQ ini. Mereka akan bersaing dengan ratusan peserta dari kafilah kabupaten/kota se-Sulsel, dalam lomba Tilawatil Quran, tahfiz, fahmil atau cerdas cermat, kaligrafi, ceramah, karya tulis ilmiah, dan lainnya.

Baca Juga:  BRPBAPPP Maros Bentuk Tim Donasi, Libatkan Peran Penyuluh Sebagai Relawan

“Ini adalah pertama kalinya MTQ dilaksanakan secara virtual. Pelaksanaannya dari Enrekang melibatkan Pemkab dalam hal ini Kesra, Kemenag dan Kominfo,” jelas H Baba.

Kasi Bimas Islam Kemenag Enrekang Syawal Sitonda menyebutkan, kafilah Enrekang siap memberikan yang terbaik pada MTQ XXXI ini. Beberapa kategori seperti kaligrafi diandalkan untuk meraih juara. Apalagi Enrekang pernah menjadi juara umum beberapa tahun lalu.

“Kita menargetkan hasil maksimal disemua kategori. Mohon doa dan dukungan masyarakat,” kata Syawal.

Bupati Enrekang Muslimin Bando juga mendukung penuh kafilah Enrekang. Salahsatunya menyiapkan rumah jabatan sebagai lokasi MTQ virtual.

Seluruh kafilah juga diinapkan di rujab. Meski demikian, protokol kesehatan nampak diterapkan cukup ketat. Dinas Kesehatan menyiapkan pemeriksaan suhu, fasilitas cuci tangan, tenda dan bilik disinfektan.

Baca Juga:  Dampak Pilkades Beberapa Kelompok Tani di Kec. tellusiattingnge Mengeluh Tidak Dapat Jatah Pupuk Dari PengecerBONE - Infobanua .co.id Pilkades 2021 untuk kab. Bone tinggal menghitung hari saat ini para calon sedang melakukan sosialisasi, dengan cara mereka masing masing namun terkadang ditemukan dengan cara cara yang seharusnya tak harus dilakukan.Hasil Informasi yang di himpun dari beberapa kelompok tani di 2 desa yakni desa lanca dan desa lappae kec. Tellusiattingnge kab. Bone Ternyata salah satu calon kades di lanca diduga lakukan penyalahgunaan bantuan pupuk yang tersalurkan kepetani tetapi tidak melalui kelompok tani justru langsung pengecer. Kemudian pengecer memberikan ke petani yg diduga untuk mendukungx di pilkades mendatang .Dan ironisnya petani yang tidak mendukungnya justru mendukung calon lain tdk mendapatkan pupuk."Memang ada indikasi penyaluran pupuk terjadi penyimpangan tdk melalui kelompok tani tapi langsung ke petani yg diduga pendukung pengecer yg masuk calon kep.desa lanca" ungkap Mansur kelompok tani majang saat dimintai keterangannya Jika ini benar terjadi , jelas sangat merugikan masyarakat dan tidak per dalam persaingan Pilkades . Bisa ditebak akan ada sengketa karena beda pendapat antara pihak yang merasa dirugikan dengan pihak yang dianggap merugikanMaka diharapkan kepada pihak terkait atau panitia pelaksana Pilkades hendaknya melakukan langkah2 preventip sebelum Pilkades berlangsung 18.Nov 2021 (A.Ida)

Para juara pada masing-masing kategori lomba, akan bersaing kembali pada tingkat nasional. Juara pada tingkat nasional akan mewakili Indonesia pada MTQ internasional.

(*/Ani Hasan Kabiro Enrekang Toraja)

(*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *