oleh

Kapolsek Bontoala Gelar Press Release Terkait Berita Salah Tangkap Oleh Anggotanya

-News-351 views

Makassar, Topikinformasi.com Kapolsek Bontoala KOMPOL ANDRIYANI LILIKAY menggelar Press Release terkait beredarnya pemberitaan di Media Sosia facebook terkait dugaan salah tangkap dan penganiayaan oleh oknum anggota Polsek Bontoala Makassar terhadap FH (13) saat melakukan anggotanya Patroli Pembubaran Tawuran.

Andriyani menjelaskan saat itu Jumat (21/08) dini hari, terjadi perkelahian kelompok antara Kelompok Remaja Jl. Tinumbu, dengan Kelompok Remaja Jl. Kandea makassar, yang terjadi di Jl. Tinumbu Kel. Layang Kec. Bontoala Kota Makassar,, lalu Personil Polsek Bontoala meluncur melakukan penyisiran ke lokasi tawuran dan berhasil mengamankan 3 (tiga) orang yang diduga ikut melakukan perang kelompok

“ Nah 3 (tiga) orang diamankan yaitu MA, , AS dan MF. salah seorang diantaranya yaitu MF mengalami luka memar pada bagian wajah, dan dirinya menyatakan bahwa luka diwajahnya adalah akibat terjatuh dan terinjak-injak oleh temannya sendiri,”jelas Kapolsek Bontoala, Rabu (26/08/2020)

Baca Juga:  Dampak Pilkades Beberapa Kelompok Tani di Kec. tellusiattingnge Mengeluh Tidak Dapat Jatah Pupuk Dari PengecerBONE - Infobanua .co.id Pilkades 2021 untuk kab. Bone tinggal menghitung hari saat ini para calon sedang melakukan sosialisasi, dengan cara mereka masing masing namun terkadang ditemukan dengan cara cara yang seharusnya tak harus dilakukan.Hasil Informasi yang di himpun dari beberapa kelompok tani di 2 desa yakni desa lanca dan desa lappae kec. Tellusiattingnge kab. Bone Ternyata salah satu calon kades di lanca diduga lakukan penyalahgunaan bantuan pupuk yang tersalurkan kepetani tetapi tidak melalui kelompok tani justru langsung pengecer. Kemudian pengecer memberikan ke petani yg diduga untuk mendukungx di pilkades mendatang .Dan ironisnya petani yang tidak mendukungnya justru mendukung calon lain tdk mendapatkan pupuk."Memang ada indikasi penyaluran pupuk terjadi penyimpangan tdk melalui kelompok tani tapi langsung ke petani yg diduga pendukung pengecer yg masuk calon kep.desa lanca" ungkap Mansur kelompok tani majang saat dimintai keterangannya Jika ini benar terjadi , jelas sangat merugikan masyarakat dan tidak per dalam persaingan Pilkades . Bisa ditebak akan ada sengketa karena beda pendapat antara pihak yang merasa dirugikan dengan pihak yang dianggap merugikanMaka diharapkan kepada pihak terkait atau panitia pelaksana Pilkades hendaknya melakukan langkah2 preventip sebelum Pilkades berlangsung 18.Nov 2021 (A.Ida)

Kapolsek Bontoala juga melurusklan Pemberitaan yang beredar di media sosial bahwa terjadi dugaan salah tangkap Dari hasil klarifikasi, Kapolsek Bontoala menegaskan bahwa tidak ada salah tangkap, Polisi mengamankan 3( tiga) pelaku yang terlibat Tawuran/perkelahian Kelompok dan juga telah dikuatkan dengan hasil interogasi

“Semua kejadian di TKP murni tidak ada unsur kesengajaan, adapun luka lebam dimata MF tersebut tersebut, terjadi pada saat dirinya terjatuh, kemudian akan diangkat oleh anggota Opsnal Polsek Bontoala dan pada saat akan dinaikkan ke mobil patrol, Korban MF tersebut memberontak dan berusaha lari., anggota yang melihat berusaha memegang kerah baju anak tersebut, karena anak tersebut berusaha lari dengan berontak, dengan tidak sengaja tangan anggota menyentuh bagian muka dari anak tersebut.. ,”ungkap Kapolsek

Baca Juga:  Ketua Hidmat Muslimat NU Bone Dr. Sarifa Suhra, S.Ag, M.Pd.I Pembawa Hikmah Dalam Peringatan Maulid di MAN 2 Bone

Namun demikian lanjut Kapolsek, anggota yang di duga melakukan aniaya terhadap pelaku tawuran tersebut..sudah di amankan oleh Propam Polrestabes Makassar guna mengusut apakah dalam penanganan perkelahian kelompok ada salah prosudur atau tidak sesuai SOP. (IKBAL)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *