oleh

Bantuan Kemanusiaan, Brimob Polda Sulsel Terus Berikan Bantuan Guna Membantu Korban Banjir Bandang Lutra

-News-450 views

Luwu Utara, Topikinformasi.com Memasuki hari ke-14 pasca banjir bandang yang melanda Kab. Luwu Utara, Sat Brimob Polda Sulsel sampai saat ini masih tetap melaksanakan misi kemanusian penanganan bencana banjir dengan tetap mengedepankan pelayanan kepada masyarakat yang terdampak bencana dan selalu menjalin koordinasi serta bersinergi dengan pihak terkait dalam penanganan bencana banjir bandang di Kabupaten Lutra.

Senin tanggal 27 Juli 2020 Satgas SAR Satbrimobda Sulsel bekerjasama dengan TNI dan Relawan melaksanakan pembersihan rumah warga sisa material banjir serta evakuasi barang milik warga yang terdampak bencana banjir bandang.

Selain melaksanakan giat evakuasi barang dan pembersihan, Tim Sar Brimobda Sulsel juga menguras sumur milik warga yang penuh demgan lumpur akibat banjir bandang agar airnya dapat kembali digunakan.

Baca Juga:  Gempa dengan Magnitudo 6,2 Guncang Majene, Kabar Duka Bagi Masyarakat Dunia

Brimob Polda Sulsel juga mengoperasikan Mobil Water Treatment untuk di distribusikan kepada warga masyarakat yang terdampak bencana dan kesulitan untuk mengkonsumsi air bersih dengan adanya mobil Water Treatment warga dapat menikmati air yang layak untuk di konsumsi.

Walau ada kendala dilapangan dalam penanganan pasca bencana banjir, akan tetapi Personel yang tergabung dalam Penugasan SAR kota Masamba Kabupaten Lutra tetap solid dalam melaksanakan misi kemanusiaan.

Di tempat terpisah Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Ibrahim Tompo, S.I.K.,M.Si., menyampaikan Satuan Brimob Polda Sulsel juga mendirikan Dapur Lapangan yang di dirikan di Kabupaten Lutra untuk menyuplai makanan jadi kepada warga pengungsi yang terdampak banjir terbagi 3 Zona dengan masing masing desa yang terdampak banjir bandang dan terdapat warga pengungsi di antaranya, Kota Masamba, Mako Ki3 Yon B Pelopor, dan Kecamatan Sabbang.

Baca Juga:  Dampak Pilkades Beberapa Kelompok Tani di Kec. tellusiattingnge Mengeluh Tidak Dapat Jatah Pupuk Dari PengecerBONE - Infobanua .co.id Pilkades 2021 untuk kab. Bone tinggal menghitung hari saat ini para calon sedang melakukan sosialisasi, dengan cara mereka masing masing namun terkadang ditemukan dengan cara cara yang seharusnya tak harus dilakukan.Hasil Informasi yang di himpun dari beberapa kelompok tani di 2 desa yakni desa lanca dan desa lappae kec. Tellusiattingnge kab. Bone Ternyata salah satu calon kades di lanca diduga lakukan penyalahgunaan bantuan pupuk yang tersalurkan kepetani tetapi tidak melalui kelompok tani justru langsung pengecer. Kemudian pengecer memberikan ke petani yg diduga untuk mendukungx di pilkades mendatang .Dan ironisnya petani yang tidak mendukungnya justru mendukung calon lain tdk mendapatkan pupuk."Memang ada indikasi penyaluran pupuk terjadi penyimpangan tdk melalui kelompok tani tapi langsung ke petani yg diduga pendukung pengecer yg masuk calon kep.desa lanca" ungkap Mansur kelompok tani majang saat dimintai keterangannya Jika ini benar terjadi , jelas sangat merugikan masyarakat dan tidak per dalam persaingan Pilkades . Bisa ditebak akan ada sengketa karena beda pendapat antara pihak yang merasa dirugikan dengan pihak yang dianggap merugikanMaka diharapkan kepada pihak terkait atau panitia pelaksana Pilkades hendaknya melakukan langkah2 preventip sebelum Pilkades berlangsung 18.Nov 2021 (A.Ida)

“Pendistribusian makanan jadi sebanyak 1800 bungkus dibagikan secara tekhnis di tiap zona dapur lapangan yang di dirikan oleh Satuan Brimob Polda Sulsel, dan target dari pengolahan makanan jadi di sesuaikan dengan laporan dari masing masing kordinator dan perwakilan warga pengungsi” ungkap Kombes Pol Ibrahim.

“Terbukti dari pengakuan warga pengungsi dan keluarga merasa sangat terbantu dengan kehadiran Sar Satbrimob Polda Sulsel di wilayah yang terdampak bencana” tambahnya. (IKBAL)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *