oleh

Kepala Dinas Pendidikan Bone Hj.A.Syamsiar Halid Kunjungi TK An-Nahdah Itterung, Ini Harapannya

-News-49 views

Tellu Siattinge, Topikinformasi.com Dalam masa new normal, Kepala Dinas Pendidikan Bone Hj.A.Syamsiar Halid, S.Sos., M. Si bersama rombongan melaksanakan kunjungan kerja disetiap sekolah Kecamatan Tellu Siattinge yang merupakan salah satunya Yayasan Insan Kamil TK An-Nahdah Desa Itterung tepatnya Jum’at, 17 Juli 2020 kemarin. (18/7/2020)

Adapun yang diperhatikan dalam kunjungan disetiap sekolah yaitu salah satunya keindahan sekolah, kebersihan disetiap kelas dan dipekarangan sekolah masing-masing, karena keindahan dan kebersihan itu sebagian daripada iman.

Hj.A.Syamsiar Halid, S.Sos., M. Si selaku Kepala Dinas Pendidikan Bone saat ditemui Tribun Bone menyampaikan, “Kegiatan ini merupakan kunjungan kerja di Kecamatan Tellu Siattinge Kabupaten Bone, terkhusus beberapa binaan Pengawas dalam rangka masa pandemi Covid 19, bagaimana proses pembelajaran anak-anak kita sekarang ini betul-betul yang dirumahkan, istilahnya anak-anak kita ini belajar dengan non tatap muka,” Jelasnya

Baca Juga:  Demi Tugas Negara, Pasukan BKO Satbrimob Polda Sulsel Tembus Medan Darat Papua Sejauh Ratusan Kilometer

“Untuk itu saya sangat mengharapkan para Pengawas, Ketua K3S, Kepala UPT, para Guru-guru kelas bisa bekerjasama dengan orang tua murid, sebagaimana kita lihat sekarang situasi kondisi dalam pandemik ini diperpanjang lagi dengan masa anak-anak belajar non tatap muka dirumah masing-masing,” Harapnya

Lanjut Hj.A.Syamsiar Halid, S.Sos., M. Si, “Dengan kehadiran saya semua di sekolah-sekolah untuk betul-betul memperhatikan proses pembelajaran anak-anak kita dan saya harapkan jangan terlalu dibebani, jadi kurikulum itu harus 50-50, karena banyak kegiatan ekstra kulikuler dirumah, untuknya itu kami sangat harapkan Kepala UPT khususnya TK yang betul-betul anak-anak kita ini bisa dibina, dan satu yang saya sangat mengharapkan sekali adalah bagaimana anak-anak kita tidak berkerumun dan tidak berkeliaran diluar rumah, dan untuk itu perihatin juga kalau memang guru-guru sebenarnya ini tidak antusias untuk meninjau langsung apa kegiatan anak-anak kita karena sekarang ini tidak semua memiliki Hp, maka dari itu perhatikan anak-anak kita dengan baik,” Tegasnya

Baca Juga:  Kanit Dikyasa Satlantas Polres Bone beri Edukasi Kepada Pemohon SIM

“Kami juga menyampaikan kepada semua Kepala UPT dimanapun berada khususnya dilingkungan Tellu Siattinge untuk mewanti-wanti yang bertamu di rumah dan begitupun di sekolah, harus tetap ikuti protokol kesehatan dengan jaga jarak, pakai masker, dan cuci tangan setiap saat bila diperlukan, untuk itu saya sangat mengharapkan kepada para guru-guru kelas Insya Allah bantulah anak-anak kita dengan bekerjasama orang tua murid,” Tuturnya

Sementara Pengelola Yayasan Insan Kamil TK An-Nahdah sekaligus PC.Fatayat NU Bone Haryany Ismail Keri mengucapkan, “Terima kasih banyak atas kedatangan Ibu Kepala Dinas Pendidikan Bone dalam kunjungan kerjanya di sekolah kami yang merupakan kunjungan perdana dilembaga kami. Apalagi dimasa pandemi Covid 19, beliau menyisihkan waktu untuk memberikan petunjuk/bimbingan dalam pengelolaan proses pembelajaran dimasa pandemi kepada semua lembaga dibawah wilayah kerja Dinas Pendidikn dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan,” Ucapnya

Baca Juga:  Dampak Pilkades Beberapa Kelompok Tani di Kec. tellusiattingnge Mengeluh Tidak Dapat Jatah Pupuk Dari PengecerBONE - Infobanua .co.id Pilkades 2021 untuk kab. Bone tinggal menghitung hari saat ini para calon sedang melakukan sosialisasi, dengan cara mereka masing masing namun terkadang ditemukan dengan cara cara yang seharusnya tak harus dilakukan.Hasil Informasi yang di himpun dari beberapa kelompok tani di 2 desa yakni desa lanca dan desa lappae kec. Tellusiattingnge kab. Bone Ternyata salah satu calon kades di lanca diduga lakukan penyalahgunaan bantuan pupuk yang tersalurkan kepetani tetapi tidak melalui kelompok tani justru langsung pengecer. Kemudian pengecer memberikan ke petani yg diduga untuk mendukungx di pilkades mendatang .Dan ironisnya petani yang tidak mendukungnya justru mendukung calon lain tdk mendapatkan pupuk."Memang ada indikasi penyaluran pupuk terjadi penyimpangan tdk melalui kelompok tani tapi langsung ke petani yg diduga pendukung pengecer yg masuk calon kep.desa lanca" ungkap Mansur kelompok tani majang saat dimintai keterangannya Jika ini benar terjadi , jelas sangat merugikan masyarakat dan tidak per dalam persaingan Pilkades . Bisa ditebak akan ada sengketa karena beda pendapat antara pihak yang merasa dirugikan dengan pihak yang dianggap merugikanMaka diharapkan kepada pihak terkait atau panitia pelaksana Pilkades hendaknya melakukan langkah2 preventip sebelum Pilkades berlangsung 18.Nov 2021 (A.Ida)

“Kemudian harapan kami, dengan kunjungan kerja dari Kepala Dinas Pendidikan Bone dapat menjadi motivasi kepada para pendidik untuk meningkatkan etos kerja dan semangat, meskipun dengan pembelajaran sistem daring yang dilakukan dari rumah,” Tutupnya. (yas89)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *