Topikinformasi.com – Bone— Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, menangani delapan kejadian kebakaran di sejumlah wilayah pada Senin (19/10/2026). Kejadian tersebut meliputi kebakaran sampah, lahan, kandang ayam, hingga kebakaran yang menghanguskan dua unit rumah warga.
Di tengah berbagai risiko yang dihadapi, personel Damkarmat Bone bergerak melakukan penanganan untuk mengendalikan api dan mencegah kebakaran meluas. Petugas juga menghadapi kejadian pohon terbakar yang kemudian tumbang hingga menimpa bangunan masjid.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bone, Dra. Hj. A. Yuliati, M.H., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh personel Satuan Tugas (Satgas) Damkarmat Bone yang telah menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.
“Atas nama pribadi dan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bone, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh personel yang telah melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, keikhlasan, dan semangat pengabdian,” ungkap Yuliati.
Ia berharap seluruh tenaga, waktu, dan keberanian yang dicurahkan para petugas dalam menjalankan tugas kemanusiaan menjadi amal ibadah dan mendapat balasan kebaikan dari Allah SWT.
“Semoga setiap langkah pengabdian, setiap keringat yang menetes, dan setiap risiko yang dihadapi dalam melindungi masyarakat bernilai ibadah. Tetap jaga kesehatan, keselamatan, kekompakan, dan semangat dalam bertugas. Keluarga di rumah menanti kepulangan kalian dengan selamat,” pesannya.
Sembilan Kejadian yang Ditangani Damkarmat Bone
Berdasarkan laporan penanganan, kejadian pertama berupa kebakaran sampah di Dusun Jarongkong, Desa Panyili, Kecamatan Palakka.
Selanjutnya, kebakaran lahan terjadi di Lingkungan Attangpasareng, Kelurahan Watang Palakka, Kecamatan Tanete Riattang Barat, serta di Lingkungan Seppae, Kelurahan Mattirowalie, Kecamatan Tanete Riattang Barat.
Petugas juga menangani kejadian pohon terbakar yang kemudian tumbang dan menimpa bangunan masjid di Dusun Lemo, Desa Carebbu, Kecamatan Awangpone, Kabupaten Bone.
Kejadian kebakaran lahan lainnya dilaporkan terjadi di Desa Ureng, Kecamatan Palakka, serta di Dusun Lemo, Desa Swadaya, Kecamatan Libureng, Kabupaten Bone serta Kebakaran Lahan di Desa Waekecce’e Kec.Lappariaja Kab.Bone
Selain itu, kebakaran kandang ayam terjadi di Jalan Mawar, Kelurahan Maroanging, Kecamatan Sibulue.
Kebakaran paling berdampak terhadap tempat tinggal warga terjadi di Desa Passippo, Kecamatan Palakka, Kabupaten Bone. Dalam kejadian tersebut, api menghanguskan dua unit rumah warga.
Rangkaian kejadian ini menjadi pengingat bahwa kebakaran dapat terjadi di berbagai tempat dan menimbulkan kerugian bagi masyarakat. Karena itu, warga diimbau tidak membakar sampah sembarangan maupun membuka lahan dengan cara membakar, terutama ketika kondisi lingkungan berpotensi memicu penyebaran api.
Masyarakat juga diminta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan kebakaran agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin.
Di balik setiap operasi pemadaman, terdapat tanggung jawab besar untuk melindungi keselamatan masyarakat, menjaga harta benda, dan mencegah dampak kebakaran yang lebih luas.
Dedikasi personel Damkarmat Bone menjadi bagian penting dalam upaya perlindungan masyarakat. Dengan semangat pengabdian dan kerja sama, para petugas terus berupaya hadir ketika masyarakat membutuhkan pertolongan.
Api boleh menyala, asap boleh mengepul, tetapi semangat pengabdian tidak boleh padam. Pantang Pulang Sebelum Api Padam! (**)












Komentar