oleh

Wabup Bone AAP Buka KTM Cup IX di Lappariaja, Dorong Lahirnya Bibit Atlet Muda

Topikinformasi.com – Bone – Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., membuka secara resmi Turnamen Karang Taruna Mekar (KTM) Cup IX 2026 di Lapangan Sepak Bola Leppangeng, Desa Patangkai, Kecamatan Lappariaja, Kabupaten Bone, Minggu (20/9/2026).

Pembukaan turnamen turut dihadiri anggota DPRD Bone, Camat Lappariaja bersama Forkopimcam, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta sejumlah tamu undangan.

Kepala Desa Patangkai, Samsul Jaya, S.E., dalam laporannya mengatakan pelaksanaan KTM Cup tahun ini tidak lepas dari berbagai keterbatasan anggaran. Meski demikian, pihak desa tetap berupaya agar agenda olahraga yang telah memasuki penyelenggaraan kesembilan tersebut tetap berjalan.

“Kalau setiap tahun kami anggarkan Rp20 juta melalui APBDes untuk pembinaan olahraga dan Karang Taruna, tahun ini kondisinya berbeda karena sebagian besar anggaran mengalami pergeseran. Tapi kami tetap berusaha agar turnamen ini terlaksana karena kami tidak ingin masyarakat bertanya mengapa tahun ini tidak ada kegiatan,” kata Samsul Jaya.

Baca Juga:  Kuliah Umum di UI, Kapolri Beberkan Peran Polri Tingkatkan Kerukunan Hidup Berbangsa

Ia mengaku berbagai upaya dilakukan untuk mencari dukungan, termasuk menemui sejumlah pihak di tingkat provinsi. Menurutnya, perjuangan tersebut dilakukan semata-mata agar pembinaan pemuda dan kegiatan olahraga di Desa Patangkai tetap berlanjut.

“Saya tidak masalah harus berjuang ke sana kemari. Yang penting kegiatan ini tetap jalan, anak-anak muda bisa bermain, dan masyarakat bisa menikmati kegiatan ini. Mudah-mudahan ke depan dukungan anggaran untuk Karang Taruna juga bisa diperhatikan,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Wabup Bone Andi Akmal Pasluddin memberikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Patangkai dan jajaran Kecamatan Lappariaja yang konsisten menyelenggarakan turnamen tersebut hingga memasuki edisi kesembilan.

“Tidak mudah mempertahankan kegiatan seperti ini sampai sembilan kali. Dibutuhkan anggaran, organisasi dan manajemen yang baik. Tetapi karena kebersamaan dan kekompakan, kegiatan ini tetap bisa diwujudkan,” kata Andi Akmal.

Dalam kesempatan itu, Andi Akmal juga menyerahkan bantuan pribadi sebesar Rp5 juta untuk mendukung pelaksanaan turnamen. Ia menyampaikan komitmen untuk berkoordinasi dengan Bupati Bone guna mendorong dukungan anggaran sebesar Rp25 juta pada tahun berikutnya.

Baca Juga:  Babinsa 1407-05 Ulaweng Hadiri Rembuk Stunting

“Untuk tahun depan, insyaallah kita akan perjuangkan anggaran Rp25 juta. Kalau belum bisa melalui pemerintah provinsi, kita akan dorong bersama melalui APBD Kabupaten Bone. Ini bukan sekadar turnamen, tetapi bagian dari pembinaan generasi muda,” ujarnya.

Selain memberikan dukungan terhadap turnamen, Andi Akmal menyoroti kondisi Lapangan Sepak Bola Leppangeng yang dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi lapangan dengan standar yang lebih baik. Ia menyebut pemerintah daerah akan mendorong peningkatan sarana olahraga di kecamatan sebagai bagian dari pembinaan atlet muda.

“Lapangan ini sangat strategis dan potensial untuk dikembangkan. Bapak Bupati bersama saya ingin fasilitas olahraga di kecamatan semakin baik agar anak-anak memiliki ruang untuk berlatih, mengembangkan bakat, dan mengejar prestasi. Kalau memungkinkan, lapangan ini kita dorong agar bisa menjadi lapangan yang memenuhi standar pertandingan,” tuturnya.

Baca Juga:  Wakil Bupati Bone, Melakukan Peresmi Studio Podcast SMAPAN TV SMAN 8 Bone. an

Menurut Andi Akmal, pembinaan olahraga tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi sekaligus pencarian bibit atlet potensial.

Di pemerintahan Beramal, kata dia, terdapat komitmen untuk mencetak pemain-pemain terbaik dari berbagai turnamen agar memperoleh kesempatan berkembang dan nantinya dapat direkomendasikan untuk memperkuat Persibone.

“Yang paling penting adalah sportivitas. Menang atau kalah bukan persoalan utama. Dari kegiatan seperti ini kita berharap lahir pemain-pemain berbakat yang nantinya bisa kita bina dan rekomendasikan untuk Persibone,” katanya.

Ia juga mengajak seluruh pihak menjaga kebersamaan dalam mendukung pembangunan Bone, khususnya di wilayah Lappariaja yang dinilai memiliki peran strategis sebagai salah satu kawasan penting di Bone bagian barat.

“Semoga kegiatan ini semakin memperkuat solidaritas dan kebersamaan kita untuk membangun Bone yang lebih baik, mandiri, berkeadilan dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Turnamen KTM Cup IX 2026 kemudian ditandai dengan pertandingan perdana yang mempertemukan Cicak Rowo FC melawan RKS FC. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *