oleh

Batalnya, Bone Fun Run 2026 Sebagian Peserta Mempertanyakan Dana Pendaftaran Kemana,,??

-Berita, Olahraga-205 views

Topikinformasi.com – Bone — Seorang pejabat Pemerintah Daerah, menyatakan keberatannya setelah nomor WhatsApp pribadinya tersebar luas dan dijadikan pusat pengaduan oleh ratusan calon peserta sebuah acara yang batal terselenggara baru-baru ini.

Kejadian ini bermula saat pihak penyelenggara dalam hal ini Lapatau Runners selaku Race Organized Pada event Bone Fun Run 2026 yang bekerjasama dengan pemerintah daerah selaku powered diduga mencantumkan kontak pribadi sang pejabat sebagai narahubung darurat dalam pengumuman pembatalan event tersebut.

Akibatnya, ponsel pejabat tersebut dibanjiri pesan singkat dan panggilan telepon dari peserta yang mempertanyakan batalnya kegiatan tersebut bahkan ada diantara mereka yang menuntut pengembalian dana (refund).

Saat dihubungi melalui Via WhatsApp, pejabat pemerintah yang saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bone, Edy Saputra Syam, S.STP., M.Si menegaskan bahwa dirinya memang mengetahui adanya koordinasi awal terkait rencana event tersebut, namun secara administratif tidak terlibat dalam teknis operasional, apalagi penanganan keluhan peserta.

Baca Juga:  *HUT ke 65 Tahun Mengusung Tema, "Kodam XIV /Hasanuddin Di Hati Rakyat"*Topikinformasi.com - Bone-, Puluhan personel kodim 1407/Bone bersama persit Cab XXV Kodim 1407/Bone ikut aksi Donor darah bertempat di Lapangan Tenis Makorem 141/Toddopuli, Jum'at(27/05/2022)Aksi Donor darah ini merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka menyambut HUT Kodam XIV/Hasanuddin yang ke-65 Tahun yang di gelar serentak di wilayah Kodam XIV/Hsn dan untuk wilayah Kodim 1407/Bone di pusatkan Di Makorem 141/Tp nampak hadir dalam aksi donor darah ini, diantaranya personel dari Polres Bone, Batalyon C Brimob, Satpol PP, Dinas pemadam Kebakaran, Dinas Perhubungan serta BPBD Bone ikut andil mendonorkan darah.Kegiatan Donor darah ini di gelar oleh Rs. Tentara M. Yasin Bone dengan Palang Merah Indonesia Bone dan pada tahun ini di ulang tahun yang ke 65, Kodam XIV/Hsn megusung tema " Kodam XIV/Hasanuddin Di Hati Rakyat". Disela-sela kegiatan tersebut Dandim 1407/Bone Letkol Kav Budiman, S.H menyampaikan pelaksanaan donor darah ini merupakan salah satu wujud kepedulian TNI dalam mencermati berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat, khususnya dalam situasi Pandemi Covid 19 saat ini."Kegiatan donor darah ini bertujuan untuk mendukung program kemanusiaan yang dilaksanakan oleh Palang Merah Indonesia (PMI), dimana hasil dari kegiatan donor darah ini akan disumbangkan, terutama untuk ketersediaan darah bagi pasien yang membutuhkan" Tungkas Dandim Bone.“Kami dari Kodim 1407/Bone selalu berupaya untuk bisa berperan aktif dalam membantu masyarakat, salah satunya melalui aksi sosial donor darah sebab dengan kita menyumbangkan darah maka kita akan memberikan harapan dan bisa menyelamatkan nyawa seseorang,” katanya.

” Yang pertama saya merasa keberatan nama saya disebut, saya bukan bagian dari kepanitian, launching nya pun saya tidak hadir, masalah registrasi peserta saya tidak pernah mengetahui sama sekali, siapa adminnya dan seterusnya juga tidak ada uang yang mengalir ke saya, ini tiba-tiba nama saya disebut sebagai penanggung jawab dari pihak pemda,” ujarnya melalui pesan WhatsApp, Sabtu sore (11/4/2026).

” Saya sangat menyayangkan tindakan oknum yang menyebarkan nomor pribadi saya tanpa izin. Ini sudah mengganggu privasi dan kinerja saya sebagai pelayan publik. Masalah pembatalan event sepenuhnya adalah tanggung jawab pihak penyelenggara,” Keluhnya.

Edy Saputra Syam yang juga menjabat Plt Kadis Pendidikan menegaskan untuk meminta pertanggungjawaban serta mengklarifikasi bahwa nomor yang tertera itu tidak benar, jika tidak dirinya tidak segan-segan untuk membawa persoalan ini melalui jalur hukum.

Baca Juga:  Jaga Kamseltibcar Lantas, Satlantas Polres Bone Amankan Lomba Lari Lapatau Bone Run

” Yang pertama Saya mau panitia mengklarifikasi terkait yang beredar dimedsos yang kedua kalau tidak ada, saya akan selesaikan melalui jalur hukum,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak penyelenggara belum memberikan pernyataan resmi terkait insiden “salah sambung” massal tersebut.*

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *