oleh

Farmer Extensionist di NGO Internasional Center Research Agroforestry ( ICRAF ).

-Berita-348 views

Topikinformasi.com – Bone Asgar, S.pd, M. Hum Ketu Umum Asosiasi Petani Kakao Kabupaten Bone ( INPAS ). Selaku Narasumber Memberikan Apresiasi Sebesar-besarnya kepada Desa yang memilih langkah strategis memamfaatkan sebagian dananya untuk pelatihan perkembangan vegetatif dengan metode sambung pucuk pada tanaman pohon buah terlebih lagi yang menganggarkan dana untuk pengadaan bibit pohon buah.

Kegiatan berlansung di dua Desa Tanggal /09 Desember /2024. di Desa Walimpong kecematan Bengo Dan Tanggal 16 Desember 2024 di Desa Padaelo Kecematan Lamuru.

Masyarakat di Desa tersebut para petani sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut karna Untuk memenuhi kuota eksport keluar negeri yang semakin besar dengan harga yang cukup lumayan 90% biji kakao kita di eksport harga saat ini 172.000.

Baca Juga:  Balap Ojek Gabah Season Pertama UD. Putra Tibojong Segerah Hadir di Bone

Maka sangat diperlukan upaya peningkatan produktivitas dan kualitas biji kakao dalam negeri melalui peremajaan tanaman, pelatihan petani, serta penerapan teknologi pertanian yang lebih baik.

Di berbagai negara, cokelat tidak hanya hadir sebagai produk makanan manis, tetapi juga diolah menjadi sajian  gourmet  yang kompleks dan eksklusif, Cokelat artisan, misalnya, merupakan produk premium yang menggunakan biji kakao terpilih dan melalui proses pengolahan yang lebih cermat untuk menghasilkan cita rasa unik.

Langkah tersebut merupakan langkah terbaik untuk mengembalikan lingkungan Kabupaten Bone yang beroriantasi ekonomi hijau, bersamaan hal tersebut saja mengajak bersama-sama masyarakat dan pemerintah memberikan supportnya yang sebesar-besarnya demi lingkungan dan ekonomi petani di masa akan datang.

Baca Juga:  Warga Ajjalireng Bersatu Untuk Menangkan Rio-Amir di Pilkada Bone

Laporan : Musmulyadi.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *