oleh

Bertolak Ke Jakarta, Danyon C Pelopor Wakili Dansat Brimob Polda Sulsel Ikuti FGD, Ini Yang Dibahas

-News-247 views

Topikinformasi.com – BOGOR — Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian melalui Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan menghadirkan gelaran istimewa, yakni Apresiasi Peternak Sukses dan Focus Group Discussion (FGD).

Gelaran tersebut berlangsung di Hotel Royal Bogor, Provinsi Jawa Barat, dimana kegiatannya dilangsungkan secara hybrid di lokasi (dengan menerapkan protokol kesehatan 5M; memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas) dan melalui aplikasi Zoom dengan peserta dari seluruh Indonesia. Senin (15/11/2021).

Pada gelaran FGD yang mengusung tema “Pengembangan Usaha Kambing Domba Mendukung Ekspor Berkelanjutan” dengan menghadirkan tiga narasumber; yakni Dr. Andi Baso Lompengen Ishak, Dr. Atien Priyanti, M.Sc, dan Komandan Satuan Brimob Polda Sulsel Kombes Pol. Muhammad Anis yang dalam hal ini diwakili Komandan Batalyon C Pelopor, Kompol Nur Ichsan, S.Sos.

Baca Juga:  Polres Sinjai Berhasil Mengamankan 130 Liter Ballo Kabid Humas Polda Sulsel Ingatkan Bahaya Miras

Masing-masing narasumber tersebut membahas materi yang berbeda, yaitu; Dr. Andi Baso Lompengen Ishak (Capaian Kegiatan Usaha Kambing Boerka Hasil Kerja Sama dengan Brimob Polda Sulsel: Prospek dan Tantangannya), lalu Dr. Atien Priyanti, M.Sc (Prospek Pengembangan Kambing dan Domba Mendukung Ekspor Berkelanjutan), dan Kompol Nur Ichsan, S.Sos (Pengembangan Usaha Ternak Kambing di Makassar).

Sebelum dilakukan FGD, penyelenggara juga helat Success Story dan Penghargaan.

Pada gelaran Success Story dengan menghadirkan peternak sukses di Tanah Air, diantaranya; Dedi Mulyadi (Pamoyanan Farm Bogor), Parmin (Program Food Estate Siam, Pulang Pisau, Kalimantan Tengah), Sumali (Anak Akub Semarang), dan Edi Herwanto (KTT Lembu Jaya Mojokerto).

Ada yang menarik dari gelaran ini, yaitu panitia menghadirkan Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Sulsel Kombes Pol. Muhammad Anis, S.Ik, M.Si yang dalam hal ini diwakili Komandan Batalyon (Danyon) C Pelopor, Kompol Nur Ichsan, S.Sos sebagai nara sumber.

Baca Juga:  Dampak Pilkades Beberapa Kelompok Tani di Kec. tellusiattingnge Mengeluh Tidak Dapat Jatah Pupuk Dari PengecerBONE - Infobanua .co.id Pilkades 2021 untuk kab. Bone tinggal menghitung hari saat ini para calon sedang melakukan sosialisasi, dengan cara mereka masing masing namun terkadang ditemukan dengan cara cara yang seharusnya tak harus dilakukan.Hasil Informasi yang di himpun dari beberapa kelompok tani di 2 desa yakni desa lanca dan desa lappae kec. Tellusiattingnge kab. Bone Ternyata salah satu calon kades di lanca diduga lakukan penyalahgunaan bantuan pupuk yang tersalurkan kepetani tetapi tidak melalui kelompok tani justru langsung pengecer. Kemudian pengecer memberikan ke petani yg diduga untuk mendukungx di pilkades mendatang .Dan ironisnya petani yang tidak mendukungnya justru mendukung calon lain tdk mendapatkan pupuk."Memang ada indikasi penyaluran pupuk terjadi penyimpangan tdk melalui kelompok tani tapi langsung ke petani yg diduga pendukung pengecer yg masuk calon kep.desa lanca" ungkap Mansur kelompok tani majang saat dimintai keterangannya Jika ini benar terjadi , jelas sangat merugikan masyarakat dan tidak per dalam persaingan Pilkades . Bisa ditebak akan ada sengketa karena beda pendapat antara pihak yang merasa dirugikan dengan pihak yang dianggap merugikanMaka diharapkan kepada pihak terkait atau panitia pelaksana Pilkades hendaknya melakukan langkah2 preventip sebelum Pilkades berlangsung 18.Nov 2021 (A.Ida)

Dalam paparannya, Danyon Ichsan menjelaskan upaya yang telah dilakukan dalam Pengembangan Usaha Ternak Kambing di Sat Brimob Polda Sulsel.

“Program ini hadir berkat kemitraan yang terjalin antara Kementan dan Polri dalam rangka pengembangan ternak kambing,” jelas Danyon Ichsan.

“Keterlibatan Polri dalam hal ini sebagai bentuk kontribusi Polri dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan nasional,” sambungnya.

Tidak sampai di situ saja, pengembangan kemitraan ini juga menggandeng kerja sama Lembaga Koperasi dan perbankan dalam rangka penyediaan modal usaha.

“Ada beberapa prospek pengembangan ternak kambing ini, diantaranya memiliki SDM personel yang banyak, adanya wadah koperasi, memiliki potensi lahan yang luas, wilayah kabupaten siap membantu, anggota yang sedang tidak bertugas dapat memanfaatkan waktu untuk berternak, hingga komitmen Brimob untuk berkontribusi ketahanan pangan,” papar Danyon Ichsan.

Baca Juga:  Situasi Kabupaten Yalimo Kondusif Pasca Putusan PHPU di MK, Ini yang Dilakukan Danyon Gas

Output dari Pengembangan Usaha Ternak Kambing di Sat Brimob Polda Sulsel ini, kata Danyon Ichsan, untuk meningkatkan kesejahteraan anggota dan ekonomi keluarga, meningkatkan SDM Anggota Polri, hingga persiapan usaha saat pensiun dan hari tua.

“Komitmen Brimob untuk turut membantu masyarakat akan kami tegakkan sebab negara akan kacau bila masyarakat kelaparan sehingga kebutuhan pangan ini kami siap kawal,” tandasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *