oleh

Menyambut Bulan Suci Ramadhan, Aktor Sutradara dan Produser Febryan Adhitya, SE, M.Sn Bertekad untuk Menyelaraskan antara Dunia dan Akhirat

Topikinformasi.com-Bone Bulan suci Ramadan adalah bulan yang penuh berkah, tentunya memberikan arti tersendiri untuk setiap individu yang menjalankan ibadah tersebut. Tidak sedikit orang yang sangat menantikan bulan Ramadan sebagai momen untuk memperbaiki diri jadi lebih baik, tak terkecuali Seorang Aktor, Sutradara, Produser Film dan musik juga seorang Artis dangdut sekalis Pencipta Lagu yang saat ini Menjabat sebagai Ketua Umum PADMI ( Persatuan Artis Dangdut dan Musis Indonesia ), Ketua Umum PASFI ( Persatuan Artis Sinetron dan Film Indonesia ), Juga Ketua Umum KFI ( Kreator Film Indonesia ), FEBRYAN ADHITYA Yang Akrab disapa Bang Ryan, Putra Bugis Bone kelahiran Lonrong kecamatan Ponre kabupaten Bone Sulawesi Selatan. Ia mengungkap makna Ramadan bagi dirinya kepada POSBERITA KOTA.

Ramadan adalah bulan pengampunan yang selalu ditunggu tunggu oleh kaum Muslimin, lanjut Febryan Adhitya, Tahun ini, bulan Ramadhan sebentar lagi, Sambil melaksanakan tugas dan tanggung jawab saya sebagai Ketua Umum PADMI Ketua Umum PASFI dan Ketua Umum KFI, saya juga akan fokus untuk menyiapkan diri lahir dan batin untuk menyambut bulan penuh rahmat ini yaitu Bulan Suci Ramadhan.

Baca Juga:  Oprasi Yustis, Begini Cara Polsek Patimpeng Polres Bone Dalam Menegaskan Protokol Kesehatan di Kec.Patimpeng

Mulai saat ini menyambut bulan suci ramadhan, meski bukan amalan wajib, amalan yang bisa aku lakukan sebelum bulan Ramadhan tiba, yang bisa membuatku lebih dekat pada Allah SWT. yaitu mempersiapkan diri untuk menjalani bulan suci Ramadan yang sudah tinggal menghitung hari

Bertobat dengan meminta ampun kepada Allah SWT adalah hal yang terbiasa saya lakukan dalam mempersiapkan diri sebelum memasuki bulan Ramadhan, Pasalnya, seorang muslim diperintahkan untuk menyambut bulan Suci Ramadhan dengan taubat nashuha, mempersiapkan diri untuk berpuasa, serta menghidupkan bulan Ramadan dengan tekad yang murni dan tulus.

Oleh karna itu, sebagai seorang Ketua Umum PADMI, PASFI dan KFI, juga sebagai aktor yang disibukkan dengan kegiatan shoting Film layar lebar dan FTV tayangan stasin tv Nasional, kami harus bisa fokus dalam membagi waktu semaksimal mungkin untuk Ibadah dan Sedekah. Kata Febryan Adhitya
Dalam pembenahan dan pembersian diri melalui bertobat kepada Allah SWT, kamu bisa melakukan amalan selanjutnya yaitu saling memaafkan. Cara ini bisa membebaskan dirimu dari kesalahan pada orang lain dan membersihkan hati. Dengan begitu, bulan Ramadan akan terasa ringan untuk dijalani.Lanjut Febryan Adhitya

Baca Juga:  Polres Sinjai Gelar Latihan Pra Ops Keselamatan 2021.

Menjelang bulan Ramadan, sudah seharusnya untuk membayar semua utang puasa di tahun sebelumnya. Puasa ini disebut puasa Qadha. Puasa Qadha wajib dilaksanakan sebanyak hari puasa yang telah ditinggalkan saat Ramadan.
Diakui Febryan Adhitya seorang aktor pemeran dalam Film Layar Lebar terbarunya yang bertajuk Lukisan Ratu Kidul itu, sangat bersyukur kepada Allah SWT karna masih di beri kesempatan  dipertemukan dengan bulan suci ramadhan Artinya,  sangat terbuka kesempatan buat kita untuk melebur segala dosa-dosanya terdahulu.

Sebagai seorang Pemimpin Organisasi yang menduduki Posisi sebagai Ketua Umum di tiga  Organisasi bertaraf Internasional yaitu PADMI, PASFI dan KFI, Febryan Adhitya sudah membentuk panitia pelaksana program yang sifatnya beramal dan bersedekah untuk masing masing ke tiga organisasi tersebut, sebagai mana yang rutin di lakukan setiap bulan suci ramadhan yaitu buka puasa bersama anak yatim dan kaum dhuafa.

Baca Juga:  Memaknai Slogan Hari Jadi Bone Ke-691: Kebudayaan Sebagai Kritik

kata Febryan Adhitya, Kesadaran akan pemberian Allâh Azza wa Jalla yang melimpah ini bisa mendorong seorang hamba untuk menyadari kelemahan dirinya dan menyadari betapa ia sangat butuh kepada Rabbnya dalam semua urusan. Namun, mengingat nikmat mesti diiringi dengan amalan yang diridhai dan dicintai oleh Allâh Azza wa Jalla sehingga bernilai pada hari Kiamat. Realisasinya yaitu dengan mengerjakan kebaikan-kebaikan dan meninggalkan kemungkaran-kemungkaran, dengan tetap mengutamakan amalan-amalan fardhu, karena amalan fardhu merupakan amalan yang paling bisa mendekatkan seorang hamba kepada Allâh Azza wa Jalla.
Diantara yang dapat menyucikan jiwa adalah melakukan amalan-amalan hati.
Hati ibarat raja bagi anggota badan, jika hati itu baik maka semua anggota badan akan baik dan apabila hati rusak maka semua anggota badan ikut rusak.

Maka dengan kesempatan ini saya harus bulatkan tekad dengan niat, yang tulus terutama untuk meningkatkan iman dan taqwa, khusus di bulan suci Ramadhan yang penuh berkah dan nikmat ini akunya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga