oleh

Awasi Siaran Hingga Ke Desa, KPID SulSel Bermitra dengan Pendamping Desa

Edukasi Masayarakat, KPID Sulsel-Pendamping Desa Jajaki MOU

Ribuan Pendamping Desa Bantu KPID Awasi Penyiaran di Sulsel

Pendamping Desa Sinergi KPID Sulsel Edukasi Masyarakat Desa

Sasar Masyarakat di Desa, KPID Kerjasama Pendamping Desa

Topikinformasi.com-Bone Dalam mendukung tugas dan wewenangnya melakukan pengawasan dan literasi media penyiaran. Komisi Penyiaran Indonesia Daerah ( KPID ) Sulawesi Selatan, menjalin kerjasama dengan Tenaga Pendamping Profesioanal Desa (TPP) Provinsi Sulsel.

(*)

Hal itu dibuktikan dengan pertemuan kedua belah pihak di kantor TPP, Jalan Skarda, Gunung Sari, Senin (15/3/2021).

Dalam pertemuan itu, KPID mengajak TPP untuk turut serta mengawasi dan memberikan edukasi kepada masyarakat desa terkait isi siaran televisi, maupun radio yang ada di wilayah Sulawesi Selatan.

Baca Juga:  *HUT ke 65 Tahun Mengusung Tema, "Kodam XIV /Hasanuddin Di Hati Rakyat"*Topikinformasi.com - Bone-, Puluhan personel kodim 1407/Bone bersama persit Cab XXV Kodim 1407/Bone ikut aksi Donor darah bertempat di Lapangan Tenis Makorem 141/Toddopuli, Jum'at(27/05/2022)Aksi Donor darah ini merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka menyambut HUT Kodam XIV/Hasanuddin yang ke-65 Tahun yang di gelar serentak di wilayah Kodam XIV/Hsn dan untuk wilayah Kodim 1407/Bone di pusatkan Di Makorem 141/Tp nampak hadir dalam aksi donor darah ini, diantaranya personel dari Polres Bone, Batalyon C Brimob, Satpol PP, Dinas pemadam Kebakaran, Dinas Perhubungan serta BPBD Bone ikut andil mendonorkan darah.Kegiatan Donor darah ini di gelar oleh Rs. Tentara M. Yasin Bone dengan Palang Merah Indonesia Bone dan pada tahun ini di ulang tahun yang ke 65, Kodam XIV/Hsn megusung tema " Kodam XIV/Hasanuddin Di Hati Rakyat". Disela-sela kegiatan tersebut Dandim 1407/Bone Letkol Kav Budiman, S.H menyampaikan pelaksanaan donor darah ini merupakan salah satu wujud kepedulian TNI dalam mencermati berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat, khususnya dalam situasi Pandemi Covid 19 saat ini."Kegiatan donor darah ini bertujuan untuk mendukung program kemanusiaan yang dilaksanakan oleh Palang Merah Indonesia (PMI), dimana hasil dari kegiatan donor darah ini akan disumbangkan, terutama untuk ketersediaan darah bagi pasien yang membutuhkan" Tungkas Dandim Bone.“Kami dari Kodim 1407/Bone selalu berupaya untuk bisa berperan aktif dalam membantu masyarakat, salah satunya melalui aksi sosial donor darah sebab dengan kita menyumbangkan darah maka kita akan memberikan harapan dan bisa menyelamatkan nyawa seseorang,” katanya.

Ketua KPID Sulawesi Selatan, Hasrul Hasan berharap KPID dan TPP bisa bersinergi untuk mengedukasi masyarakat desa, khususnya tayangan siaran yang sehat, sesuai Pedoman Perilaku Penyiaran ( P3) dan Standar Program Siaran (SPS).

“Sebagai peran aktif Masyarakat di bidang penyiaran, kami berharap pendamping desa bisa bersinergi dengan kami melakukan edukasi kepada masayarakat terkait isi siaran yang baik sesuai dengan standar P3SPS ” ujar Hasrul.

Lebih lanjut Hasrul mengatakan, nantinya para pendamping desa dan masyarakat aktif mengawasi pelanggaran isi siaran dengan mengadukan ke KPID Sulawesi Selatan.

” Selain edukasi masyarakat, kita berharap teman-teman di TPP dan masyarakat di desa aktif mengadukan lembaga penyiaran yang melakukan pelanggaran isi siaran ke kami” kata Hasrul.

Baca Juga:  Dampak Pilkades Beberapa Kelompok Tani di Kec. tellusiattingnge Mengeluh Tidak Dapat Jatah Pupuk Dari Pengecer

Sementara itu, Kordinator TPP Desa Provinsi Sulawesi Selatan, Abdul Rahman menyambut baik sinergi yang ditawarkan oleh KPID Sulawesi Selatan.

” Kita sambut baik kerjasama ini, dan dalam waktu dekat akan lakukan sosialiasi dan edukasi bersama ke masyarakat desa karena sudah menjadi bagian dari tugas kami. Dan persoalan tayangan penyiaran, yang tidak sehat tentu dapat merusak moral masyarakat desa terutama anak anak kita yang ada di desa “. Ujar Rahman.

Dalam program sinergitas KPID dan TPP Sulawesi Selatan ini. KPID akan bersosialisasi ke pendamping desa serta menerbitkan buku saku, dan buku digital tentang P3SPS dan regulasi lainnya yang terkait dengan media penyiaran.

Baca Juga:  Jelang Malam Tahun Baru 2022, Kapolres Sinjai Pantau Pospam Perbatasan dan Cek Kartu Vaksin Pengendara.

Sekedar diketahui, di Sulawesi Selatan dari 24 Kota dan Kabupaten, hanya 21 yang memiliki pemerintahan tingkat desa. Saat ini Sulsel memiliki 1220 Tenaga
Pendamping Desa yang tersebar di 2.255 desa. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *