oleh

Polsek Towuti Bersama Koramil 1603 Nuha dan. Pemerintah Kec.Towuti Gelar Operasi Yustisi 2021

-News-79 views

Topikinformasi.com – Luwu Timur Dalam rangka Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan sebagai tindak lanjut dari penegakan Disiplin Protokol Kesehatan, Polsek Towuti Polres LuwuTimur bersama Koramil Nuha dan Satpol PP Kec.Towuti menggelar Operasi Yustisi 2021

Seperti yang nampak terpantau kamera awak media, Gabungan personil TNI-Polri dipimpin Kapolsek Towuti AKP M.WEMBEN S.Sos operasi yustisi di tempat keramaian Indo Maret, Rabu 3 Februari 2021

APK M.WEMBENS.Sos mengatakan kegiatan operasi yustisi ini dalam rangka penegakan tentang Disiplin Protokol Kesehatan.

Masih ada beberapa warga yang lalai tidak menerapkan protokol kesehatan kembali terjaring dalam Operasi Yustisi dan harus menerima sanksi berupa teguran dari petugas.

Dalam kegiatan operasi yustisi penerapan protokol kesehatan ditemukan jumlah pelanggar menapat teguran 3 lisan orang.

Baca Juga:  Kegiatan Werving Penerimaan Calon Bintara (Secaba) PK TNI AD Tahun 2020,

Menyikapi hal ini, kami menghimbau kepada warga masyarakat untuk secara konsiten tetap mematuhi protokol kesehatan bagi pengguna jalan untuk mematuhi protokol kesehatan yakni memakai masker,jaga jarak dan mencuci tangan, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas keluar rumah bila tidak begitu penting sebagai kepatuhan disiplin dalam rangka menghindari penyebaran Covid-19 sekaligus menghadapi adaptasi kebiasaan baru, tutup Kapolsek Towuti.

Terkait hal tersebut Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol E. Zulpan,S.I.K.,M.Si., menjelaskan Operasi Yustisi ini digelar tersebut dalam rangka peningkatan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan.

Selain itu operasi ini sebagai upaya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 yang saat ini semakin masif diseluruh wilayah Sulsel.

Baca Juga:  Dampak Pilkades Beberapa Kelompok Tani di Kec. tellusiattingnge Mengeluh Tidak Dapat Jatah Pupuk Dari PengecerBONE - Infobanua .co.id Pilkades 2021 untuk kab. Bone tinggal menghitung hari saat ini para calon sedang melakukan sosialisasi, dengan cara mereka masing masing namun terkadang ditemukan dengan cara cara yang seharusnya tak harus dilakukan.Hasil Informasi yang di himpun dari beberapa kelompok tani di 2 desa yakni desa lanca dan desa lappae kec. Tellusiattingnge kab. Bone Ternyata salah satu calon kades di lanca diduga lakukan penyalahgunaan bantuan pupuk yang tersalurkan kepetani tetapi tidak melalui kelompok tani justru langsung pengecer. Kemudian pengecer memberikan ke petani yg diduga untuk mendukungx di pilkades mendatang .Dan ironisnya petani yang tidak mendukungnya justru mendukung calon lain tdk mendapatkan pupuk."Memang ada indikasi penyaluran pupuk terjadi penyimpangan tdk melalui kelompok tani tapi langsung ke petani yg diduga pendukung pengecer yg masuk calon kep.desa lanca" ungkap Mansur kelompok tani majang saat dimintai keterangannya Jika ini benar terjadi , jelas sangat merugikan masyarakat dan tidak per dalam persaingan Pilkades . Bisa ditebak akan ada sengketa karena beda pendapat antara pihak yang merasa dirugikan dengan pihak yang dianggap merugikanMaka diharapkan kepada pihak terkait atau panitia pelaksana Pilkades hendaknya melakukan langkah2 preventip sebelum Pilkades berlangsung 18.Nov 2021 (A.Ida)

“Operasi akan dilakukan di sejumlah lokasi dan sasaran utama adalah klaster COVID-19, lokasi keramaian dan fasilitas umum,” kata Kabid Humas

Dirinya mengajak kepada seluruh warga masyarakat, Sulsel dalam beraktivitas di luar rumah untuk selalu menerapkan disiplin protokol kesehatan.

“Mari kita biasakan menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Sehingga dapat menekan dan mengendalikan penyebaran COVID-19,” ungkap Kabid Humas.

(IKBAL)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *