oleh

BRPBAPPP Maros Bentuk Tim Donasi, Libatkan Peran Penyuluh Sebagai Relawan

Topikinformasi.com-Maros Balai Riset Perikanan Budidaya Air Payau dan Penyuluhan Perikanan (BRPBAPPP) Maros merupakan salah satu unit pelaksana teknis (UPT) Kemanterian Kelautan dan Perikanan membentuk tim untuk menyikapi terjadinya bencana gempa yang berpusat di Kecamatan Malunda Kabupaten Majene.

Tim yang terbentuk oleh BRPBAPPP Maros bertugas menggalang sejumlah donasi baik berupa dana maupun barang.

Selain itu, bahkan tim yang berpusat di Kabupaten Maros ini juga melibatkan para penyuluh perikanan wilayah Sulbar yang meliputi (Mamuju, Majene, Mamuju Tengah dan Pasangkayu).

Penyerahan hasil pengumpulan donasi bakal diserahkan langsung ke Posko Induk KKP bertempat di Balai Besar Karantina Makassar. Bahkan, penyaluran sebagian donasi melalui Penyuluh Perikanan Pasangkayu dengan bekerjasama dengan Tim Relawan Pasangkayu

Baca Juga:  *HUT ke 65 Tahun Mengusung Tema, "Kodam XIV /Hasanuddin Di Hati Rakyat"*Topikinformasi.com - Bone-, Puluhan personel kodim 1407/Bone bersama persit Cab XXV Kodim 1407/Bone ikut aksi Donor darah bertempat di Lapangan Tenis Makorem 141/Toddopuli, Jum'at(27/05/2022)Aksi Donor darah ini merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka menyambut HUT Kodam XIV/Hasanuddin yang ke-65 Tahun yang di gelar serentak di wilayah Kodam XIV/Hsn dan untuk wilayah Kodim 1407/Bone di pusatkan Di Makorem 141/Tp nampak hadir dalam aksi donor darah ini, diantaranya personel dari Polres Bone, Batalyon C Brimob, Satpol PP, Dinas pemadam Kebakaran, Dinas Perhubungan serta BPBD Bone ikut andil mendonorkan darah.Kegiatan Donor darah ini di gelar oleh Rs. Tentara M. Yasin Bone dengan Palang Merah Indonesia Bone dan pada tahun ini di ulang tahun yang ke 65, Kodam XIV/Hsn megusung tema " Kodam XIV/Hasanuddin Di Hati Rakyat". Disela-sela kegiatan tersebut Dandim 1407/Bone Letkol Kav Budiman, S.H menyampaikan pelaksanaan donor darah ini merupakan salah satu wujud kepedulian TNI dalam mencermati berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat, khususnya dalam situasi Pandemi Covid 19 saat ini."Kegiatan donor darah ini bertujuan untuk mendukung program kemanusiaan yang dilaksanakan oleh Palang Merah Indonesia (PMI), dimana hasil dari kegiatan donor darah ini akan disumbangkan, terutama untuk ketersediaan darah bagi pasien yang membutuhkan" Tungkas Dandim Bone.“Kami dari Kodim 1407/Bone selalu berupaya untuk bisa berperan aktif dalam membantu masyarakat, salah satunya melalui aksi sosial donor darah sebab dengan kita menyumbangkan darah maka kita akan memberikan harapan dan bisa menyelamatkan nyawa seseorang,” katanya.

Kepala BRPBAPPP Maros A Indra Jaya Asaad, S.Pi.,M.Sc mengatakan sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian terhadap sesama bagi korban gempa yang melanda Sulawesi Barat, maka kami berupaya untuk membentuk tim donasi seperti ini

“Kegiatan yang telah dilaksanakan sejak Jumat-Minggu, terhitung mulai 17 Januari kami membuka penggalangan donasi baik berupa uang maupun barang untuk segera didistribusikan melalui koordinasi QR bencana gempa Satker KKP Sulawesi Selatan serta berkoordinasi dengan para Penyuluh Perikanan di sekitar wilayah gempa untuk mendapatkan informasi keadaan dilokasi,” katanya dalam keterangannya,
Selasa, (19/01).

Lebih lanjut A Indra Jaya seraya menambahkan hingga saat ini penggalangan terus dilakukan oleh BRPBAPPP Maros salah satunya melalui kegiatan bazar donasi kebutuhan pokok.

Baca Juga:  Kabid Humas Polda Sulsel Polisi Bagi Sembako Saat Lakukan Penyekatan Lalin Selama PPKM, Sangat Berarti Bagi Masyarakat

“Ini terus kami lakukan yang nantinya beberapa persen dari hasil penjualan akan didonasikan kepada korban gempa dan insya allah tim donasi Satminkal BRPBAP3 Maros tetap berupaya mengumpulkan donasi sampai kondisi pulih,” lanjutnya.

Dikatakan A Indra Jaya mengharapkan bagi yang selamat dari gempa untuk segera berkoordinasi dengan posko posko penyaluran bantuan.

“Sehingga bantuan yang diserahkan nantinya bisa maksimal dan tepat sasaran. Selain itu para penyuluh juga ikut berpartisiapasi menjadi relawan diposko induk KKP yang di koordinir oleh Balai Besar Karantina Ikan Makassar (BBKIPM). Alhamdulillah ada salah satu rumah Penyuluh Perikanan dijadikan tempat Pengungsian warga sekitar yang terdampak gempa,” harapnya.

“Semoga Allah menguatkan mereka atas ujian yang diberikan dan semoga Allah melindungi kita semua. Bersama kita berbagi untuk Sulbar bangkit, Jazakumullah Khairan Katsira. Semoga Allah menerima segala usaha kita. Amiin ya Robbal a’laminn,” ucapnya

Baca Juga:  Pemdes Corawali Adakan Vaksin, Dinkes Siapkan 150 Dosis

Sekedar diketahui, Gempa yang melanda Provinsi Sulawesi Barat berkekuatan 6,2 magnitudo di Kabupaten Majene dan Kota Mamuju di Sulawesi Barat sejak Jumat (15/1) lalu mengakibatkan banyak kerusakan infrastruktur dan juga korban jiwa.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *