oleh

Demi Keselamatan Bersama, Kapolri Himbau Masyarakat Patuhi Protokol Kesehatan

-News-108 views

Makassar – Topikinformasi.com Kepolisian meminta masyarakat agar disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes). Disiplin itu dinilai penting untuk mencegah penularan virus Covid-19 yang masih masif.
Kapolri Jenderal Pol Idham Azis menerangkan, kerumunan berisiko menjadi tempat penularan Covid-19. Saat ini, menurutnya, perkembangan kenaikan kasus Covid-19 masih tinggi.

Saya mengimbau dalam suana pandemi Covid-19 yang melanda di Indonesia saat ini agar semua pihak mematuhi protokol kesehatan,” terang Idham dalam siaran persnya di Jakarta, Sabtu (14/11/2020).
Idham melanjutkan, disiplin menerapkan protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19 sangat penting demi keselamatan bersama, seperti memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.
“Terjadinya kerumunan massa tanpa protokol kesehatan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat seperti yang disampaikan oleh warga maupun ormas melalui berbagai media,” jelasnya.
Di sisi lain, ia kembali mengatakan pihaknya tetap mengacu pada azas salus populi suprema lex esto atau keselamatan rakyat merupakan hukum tertinggi dalam menindak pelanggar protokol kesehatan yang meresahkan keselamatan masyarakat umum.
“Hanya dengan disiplin maka kita akan terhindar dari pandemi Covid-19 demikiankah imbauan saya,” tutup Kapolri

(IKBAL)

Baca Juga:  Dampak Pilkades Beberapa Kelompok Tani di Kec. tellusiattingnge Mengeluh Tidak Dapat Jatah Pupuk Dari PengecerBONE - Infobanua .co.id Pilkades 2021 untuk kab. Bone tinggal menghitung hari saat ini para calon sedang melakukan sosialisasi, dengan cara mereka masing masing namun terkadang ditemukan dengan cara cara yang seharusnya tak harus dilakukan.Hasil Informasi yang di himpun dari beberapa kelompok tani di 2 desa yakni desa lanca dan desa lappae kec. Tellusiattingnge kab. Bone Ternyata salah satu calon kades di lanca diduga lakukan penyalahgunaan bantuan pupuk yang tersalurkan kepetani tetapi tidak melalui kelompok tani justru langsung pengecer. Kemudian pengecer memberikan ke petani yg diduga untuk mendukungx di pilkades mendatang .Dan ironisnya petani yang tidak mendukungnya justru mendukung calon lain tdk mendapatkan pupuk."Memang ada indikasi penyaluran pupuk terjadi penyimpangan tdk melalui kelompok tani tapi langsung ke petani yg diduga pendukung pengecer yg masuk calon kep.desa lanca" ungkap Mansur kelompok tani majang saat dimintai keterangannya Jika ini benar terjadi , jelas sangat merugikan masyarakat dan tidak per dalam persaingan Pilkades . Bisa ditebak akan ada sengketa karena beda pendapat antara pihak yang merasa dirugikan dengan pihak yang dianggap merugikanMaka diharapkan kepada pihak terkait atau panitia pelaksana Pilkades hendaknya melakukan langkah2 preventip sebelum Pilkades berlangsung 18.Nov 2021 (A.Ida)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *