oleh

Polda Sulsel Selenggarakan Sidang Terbuka Kelulusan Akhir Penerimaan Bintara Polri 2020

-News-202 views

Makassar – Topikinformasi.com Seleksi penerimaan Calon Bintara Polri T.A. 2020 Panda Sulsel telah memasuki tahap akhir yang ditandai dengan digelarnya sidang terbuka kelulusan akhir yang dilaksanakan pada hari, Jumat (13/11/20) bertempat di Hotel Dalton Makassar.
Kegiatan Sidang dibuka langsung oleh Kapolda Sulsel Irjen Pol Drs. Merdisyam, juga turut hadir Wakapolda Sulsel Brigjen Pol Drs Halim Pagarra, Irwasda Polda Sulsel para PJU Polda Sulsel, peserta seleksi beserta orang tuanya, segenap unsur panitia yang terlibat dalam kegiatan seleksi maupun unsur pengawas baik dari internal maupun eksternal.

Dalam amanatnya, Kapolda Sulsel mengucapkan terimakasih kepada peserta seleksi yang telah berpartisipasi mengikuti seluruh tahapan seleksi dengan baik.
Kapolda Sulsel menyampaikan pelaksanaan seleksi telah berlangsung secara bersih, transparan, clean dan clear, sehingga terpilih anggota Polri yang memiliki integritas dan kecerdasan, sehingga mampu memenuhi harapan Polri menjawab tantangan yang semakin kompleks.

selamat bagi casis yang dinyatakan lulus terpilih dan jangan patah semangat bagi casis yang tidak lulus terpilih. Casis yang lulus terpilih agar menjaga kesehatan serta menjaga kedisiplinan sejak dini. Tetap jaga silaturahmi antara casis yang lulus terpilih dan casis lulus tidak terpilih.” imbuh Kapolda Sulsel.
Diinformasikan dari 494 peserta seleksi yang tersisa sampai tahap akhir, 422 orang dinyatakan lulus terpilih untuk mengikuti pendidikan Kepolisian, Selanjutnya para peserta yang lulus akan mengikuti pendidikan di SPN Batua dan Sepolwan Jakarta.

Baca Juga:  Dampak Pilkades Beberapa Kelompok Tani di Kec. tellusiattingnge Mengeluh Tidak Dapat Jatah Pupuk Dari PengecerBONE - Infobanua .co.id Pilkades 2021 untuk kab. Bone tinggal menghitung hari saat ini para calon sedang melakukan sosialisasi, dengan cara mereka masing masing namun terkadang ditemukan dengan cara cara yang seharusnya tak harus dilakukan.Hasil Informasi yang di himpun dari beberapa kelompok tani di 2 desa yakni desa lanca dan desa lappae kec. Tellusiattingnge kab. Bone Ternyata salah satu calon kades di lanca diduga lakukan penyalahgunaan bantuan pupuk yang tersalurkan kepetani tetapi tidak melalui kelompok tani justru langsung pengecer. Kemudian pengecer memberikan ke petani yg diduga untuk mendukungx di pilkades mendatang .Dan ironisnya petani yang tidak mendukungnya justru mendukung calon lain tdk mendapatkan pupuk."Memang ada indikasi penyaluran pupuk terjadi penyimpangan tdk melalui kelompok tani tapi langsung ke petani yg diduga pendukung pengecer yg masuk calon kep.desa lanca" ungkap Mansur kelompok tani majang saat dimintai keterangannya Jika ini benar terjadi , jelas sangat merugikan masyarakat dan tidak per dalam persaingan Pilkades . Bisa ditebak akan ada sengketa karena beda pendapat antara pihak yang merasa dirugikan dengan pihak yang dianggap merugikanMaka diharapkan kepada pihak terkait atau panitia pelaksana Pilkades hendaknya melakukan langkah2 preventip sebelum Pilkades berlangsung 18.Nov 2021 (A.Ida)

(IKBAL)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *