oleh

Anggota Komisi III DPR RI, Andi Rio Idris Padjalangi Melakukan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan ke Masyarakat,

-News-331 views

BONE – TOPIKINFORMASI.COM Legislator Partai Golkar ini melakukan sosialisasi di Musala KIS Firdaus di Dusun Cempalagi, Desa Mallari, Kecamatan Awangpone, Kabupaten Bone. Jumat (30/10/2020).

Dalam kesempatan tersebut, Andi Rio menekankan masyarakat hidup rukun dan saling merangkul dalam menjaga paham radikalisme.

Tak hanya itu, Wakil Ketua MKD DPR-RI ini mengingatkan masyarakat waspada terhadap peredaran narkoba di Kabupaten Bone.

Ia menjelaskan, peredaran narkoba tidak hanya di daerah perkotaan, tetapi sudah masuk di desa-desa.

“Di perkotaan masyarakat ekonomi menengah ke atas yang disasar sementara di desa-desa masyarakat jadi sasaran adalah perekonomian menengah ke bawah,” katanya.

Bahkan, kata dia, generasi muda tidak luput dari sasaran peredaran narkoba.

Baca Juga:  Seorang Kakek Tua Pikun Tersesat Hingga Beristirahat Dirumah Warga Di Pallette Bone

“Anak sekolah dari tingkat SD sampai SMA juga telah menjadi sasaran,” tambahnya.

Oleh karena itu, ia meminta peran keluarga ditingkatkan. Utamanya dalam mengawasi pergaulan anak. Jangan sampai, kata dia, generasi muda terjerumus dalam narkoba.

“Awasi keluarga kita dari bahaya narkoba. Jangan biarkan narkoba merusak anak-anak kita yang menjadi generasi penerus bangsa,” ucapnya.

Kata dia, narkoba mudah masuk di Bone karena memiliki banyak pintu masuk melalui pelabuhan-pelabuhan kecil seperti di Sibulue, Kajuara dan termasuk di Bajoe.

Makanya, perlu sinergitas pemerintah daerah hingga pemerintah desa bersama para penegak hukum dalam memerangi narkoba.

“Peran pemerintah kabupaten hingga pemerintah desa bersama penegak hukum harus saling bersinergi dalam memberantas narkoba,” tuturnya. (*)

Baca Juga:  Dampak Pilkades Beberapa Kelompok Tani di Kec. tellusiattingnge Mengeluh Tidak Dapat Jatah Pupuk Dari PengecerBONE - Infobanua .co.id Pilkades 2021 untuk kab. Bone tinggal menghitung hari saat ini para calon sedang melakukan sosialisasi, dengan cara mereka masing masing namun terkadang ditemukan dengan cara cara yang seharusnya tak harus dilakukan.Hasil Informasi yang di himpun dari beberapa kelompok tani di 2 desa yakni desa lanca dan desa lappae kec. Tellusiattingnge kab. Bone Ternyata salah satu calon kades di lanca diduga lakukan penyalahgunaan bantuan pupuk yang tersalurkan kepetani tetapi tidak melalui kelompok tani justru langsung pengecer. Kemudian pengecer memberikan ke petani yg diduga untuk mendukungx di pilkades mendatang .Dan ironisnya petani yang tidak mendukungnya justru mendukung calon lain tdk mendapatkan pupuk."Memang ada indikasi penyaluran pupuk terjadi penyimpangan tdk melalui kelompok tani tapi langsung ke petani yg diduga pendukung pengecer yg masuk calon kep.desa lanca" ungkap Mansur kelompok tani majang saat dimintai keterangannya Jika ini benar terjadi , jelas sangat merugikan masyarakat dan tidak per dalam persaingan Pilkades . Bisa ditebak akan ada sengketa karena beda pendapat antara pihak yang merasa dirugikan dengan pihak yang dianggap merugikanMaka diharapkan kepada pihak terkait atau panitia pelaksana Pilkades hendaknya melakukan langkah2 preventip sebelum Pilkades berlangsung 18.Nov 2021 (A.Ida)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *