Bone – Topikinformasi.com Dewan Pengurus Daerah Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (DPD AGPAII Kabupaten Bone) gelar Bimbingan Teknis Penyusunan DUPAK Jabatan Fungsional Guru PAI tepatnya Ahad, 18 Oktober 2020 di Gedung Guru Watampone. (18/10/2020)
Dalam hal ini, dihadiri Kakanwil Prov. Sulsel Drs. KH. Khaeroni, M.Si, Kakan Kemenag Kab. Bone Dr.H.Wahyuddin Hakim, M.Hum, Kabid PAI Prov. Sulsel, KABAG TU Kanwil Kemenag Prov.Sulsel, Kasi PAI Kemenag Bone, Ketua DPW AGPAII Prop. Sul-Sel, Ketua DPD AGPAII Bone Ardiansyah,S.Pd.I.,M.Pd.I, Sekretaris DPD AGPAII Bone sekaligus Ketua Panitia Pelaksana Surianto,S.Pd.I, para Panitia Bimtek Dupak dan para Guru PAI sekaligus peserta (Guru PAI PNS TK/PAUD, SD, SMP, dan SMA/SMK) Kab.Bone dalam Bimtek Dupak.
Sekretaris DPD AGPAII Bone sekaligus Ketua Panitia Pelaksana Surianto,S.Pd.I saat ditemui Tribun Bone mengatakan, “Narasumber yang kami gunakan dalam pelatihan ini yaitu menggunakan tim penilai Dupak yang memang dari Pemerintah Daerah Kabupaten Bone, salah satu diantara mereka adalah Drs.H.Yuddin.K. Beliau adalah guru senior pangkat 4C yang bertempat tugas di SMAN 1 Watampone dengan materi-materi yang terpenting akan disajikan dalam Bimtek ini yaitu tentang Mekanisme Pemberkasan, Pengusulan, Penilaian, dan Penetapan Angka Kredit (PAK) Jabatan Fungsional Guru,” Jelasnya
“Kemudian metode pembelajaran yang digunakan pada Bimtek ini ada dua macam, pertama metode Luring yang kita laksanakan hari ini atau tatap muka langsung yang mana dikegiatan ini selain ada kegiatan saremonial pembukaan acara dalam rangka menyambut kedatangan Kakanwil Kemenag Prov.Sulsel, juga memberikan gambaran umum tentang teknik melakukan pembelajaran Bimtek ini. Kedua bentuk pembelajaran Daring (Online) yang mana teman-teman nanti akan belajar menyusun DUPAK ini lewat Online dengan menggunakan aplikasi via zoom, disamping itu diinformasikan di group WA yang mana teman-teman bisa mendownload nanti file-file atau mengapload file-file tugas-tugas mereka. Karena Bimtek ini akan banyak memberikan praktek kepada Guru untuk menyusun sendiri,” Terangnya
Lanjut Surianto, S.Pd.I, “Diakhir materi ada evaluasi, nanti peserta itu akan diminta menyusun DUPAK mereka sendiri dan dievaluasi oleh tim penilai atau instruktur kegiatan ini, disitulah nanti kita akan tentukan yang mana mendapat predikat terbaik, cukup, kurang, dan sangat kurang,” tambahnya
“Harapan kami dalam pelatihan ini, karena informasi yang kami dapat itu masih terdapat Guru PAI masih kurang paham tentang mekanisme penyusanan DUPAK ini, sehingga dengan mengikuti Bimtek ini harapan terbesar kami teman-teman paling tidak dia bisa menyusun DUPAK mereka sendiri, setidaknya mereka taulah proses menyusun DUPAK, Targetnya sekitar 50 persen mereka sudah bisa menyusun DUPAK secara mandiri. ,” Harapnya. (888)
Komentar