oleh

Putus Mata Rantai Penyebarluasan Virus Covid 19 Anggota Kodim 1415/Selayar, Rutin Gelar Operasi Yustisi

-News-33 views

Topikinformasi.com – Selayar Gugus tugas penanganan virus covid 19 Provinsi Sulawesi-Selatan, kian gencar dan intens melakukan penegakan protokol kesehatan (prokes). Hal tersebut dibuktikan dari kian massifnya penyelenggaraan operasi yustisi yang dilancarkan oleh satgas penanganan covid 19 yang dalam tekhnis pelaksanaan kegiatannya, ikut menggandeng elemen forum komunikasi pimpinan daerah (forkopimda) di seluruh wilayah kabupaten kota di Sulawesi-Selatan.

Giat operasi yustisi penegakan protokol kesehatan (prokes) turut digencarkan jajaran anggota Kodim 1415/Selayar. Gelar operasi yustisi penegakan prokkes dan sosialisasi penyadaran penggunaan masker di masyarakat, hampir setiap hari dilaksanakan, anggota Kodim 1415/Selayar yang mengfokuskan kegiatannya, di sekitar ruas Jln. Jeruk, Jln. Jend. Sudirman, Jln. Veteran, dan Jln. Pahlawan, kota Benteng.

Untuk mendukung dan menyukseskan giat operasi yustisi di pagi hari, puluhan personil kodim, diterjunkan ke lapangan untuk menekan dan memutus mata rantai penyebarluasan virus covid 19 di Kabupaten Kepulauan Selayar, salah satu daerah, berkategori zona merah di Sulawesi-Selatan.

Baca Juga:  Dampak Pilkades Beberapa Kelompok Tani di Kec. tellusiattingnge Mengeluh Tidak Dapat Jatah Pupuk Dari PengecerBONE - Infobanua .co.id Pilkades 2021 untuk kab. Bone tinggal menghitung hari saat ini para calon sedang melakukan sosialisasi, dengan cara mereka masing masing namun terkadang ditemukan dengan cara cara yang seharusnya tak harus dilakukan.Hasil Informasi yang di himpun dari beberapa kelompok tani di 2 desa yakni desa lanca dan desa lappae kec. Tellusiattingnge kab. Bone Ternyata salah satu calon kades di lanca diduga lakukan penyalahgunaan bantuan pupuk yang tersalurkan kepetani tetapi tidak melalui kelompok tani justru langsung pengecer. Kemudian pengecer memberikan ke petani yg diduga untuk mendukungx di pilkades mendatang .Dan ironisnya petani yang tidak mendukungnya justru mendukung calon lain tdk mendapatkan pupuk."Memang ada indikasi penyaluran pupuk terjadi penyimpangan tdk melalui kelompok tani tapi langsung ke petani yg diduga pendukung pengecer yg masuk calon kep.desa lanca" ungkap Mansur kelompok tani majang saat dimintai keterangannya Jika ini benar terjadi , jelas sangat merugikan masyarakat dan tidak per dalam persaingan Pilkades . Bisa ditebak akan ada sengketa karena beda pendapat antara pihak yang merasa dirugikan dengan pihak yang dianggap merugikanMaka diharapkan kepada pihak terkait atau panitia pelaksana Pilkades hendaknya melakukan langkah2 preventip sebelum Pilkades berlangsung 18.Nov 2021 (A.Ida)

Dalam pelaksanaan giat operasi yustisi, hari, Selasa, (29/09) pagi, sejumlah pengemudi mobil pribadi, dan pengendara sepeda motor yang melintas dengan tidak menggunakan masker, terjaring petugas dan langsung diberikan sanksi menghafal pancasila.

Penegakan protokol kesehatan (prokes) di Kabupaten Kepulauan Selayar, bahkan mulai diterapkan di sejumlah kawasan pertokoan, pusat perbelanjaan, dan pusat-pusat keramaian lainnya. (Andi Fadly Dg. Biritta)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *