oleh

Dit Polairud Polda Sulsel Peduli Lingkungan, Menanaman Pohon Mangrove di Wilayah Pesisir Pelabuhan Untia Makassar

-News-50 views

Topikinformasi.com – Makassar Personel Polri dari Direktorat Polisi Air Polda Sulsel melakukan kegiatan penanaman pohon Mangrove di Wilayah pesisir Pantai dengan tema Polri Peduli Penghijauan Pantai dan Peduli Ekonomi Masyarakat Pesisir.

Penanaman Pohon Mangrove kali ini dilakukan oleh 50 personil Dit Polair Polda Sulsel di Wilayah Pesisir Pelabuhan Untia Makassar, Jumat (25/09/2020) pada pukul 07.30 WITA.

Dir Polairud Polda Sulsel Kombes Pol Herry Wiyanto mengatakan penanaman Pohon Mangrove sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap lingkungan dan antisipasi terjadinya abrasi pantai.

“Ini merupakan arahan Kapolri yakni Polri peduli penghijauan, oleh karenanya itu, kami Dit Polairud Polda Sulsel secara khusus menanam bibit mangrove”, tuturnya.

Baca Juga:  Dampak Pilkades Beberapa Kelompok Tani di Kec. tellusiattingnge Mengeluh Tidak Dapat Jatah Pupuk Dari PengecerBONE - Infobanua .co.id Pilkades 2021 untuk kab. Bone tinggal menghitung hari saat ini para calon sedang melakukan sosialisasi, dengan cara mereka masing masing namun terkadang ditemukan dengan cara cara yang seharusnya tak harus dilakukan.Hasil Informasi yang di himpun dari beberapa kelompok tani di 2 desa yakni desa lanca dan desa lappae kec. Tellusiattingnge kab. Bone Ternyata salah satu calon kades di lanca diduga lakukan penyalahgunaan bantuan pupuk yang tersalurkan kepetani tetapi tidak melalui kelompok tani justru langsung pengecer. Kemudian pengecer memberikan ke petani yg diduga untuk mendukungx di pilkades mendatang .Dan ironisnya petani yang tidak mendukungnya justru mendukung calon lain tdk mendapatkan pupuk."Memang ada indikasi penyaluran pupuk terjadi penyimpangan tdk melalui kelompok tani tapi langsung ke petani yg diduga pendukung pengecer yg masuk calon kep.desa lanca" ungkap Mansur kelompok tani majang saat dimintai keterangannya Jika ini benar terjadi , jelas sangat merugikan masyarakat dan tidak per dalam persaingan Pilkades . Bisa ditebak akan ada sengketa karena beda pendapat antara pihak yang merasa dirugikan dengan pihak yang dianggap merugikanMaka diharapkan kepada pihak terkait atau panitia pelaksana Pilkades hendaknya melakukan langkah2 preventip sebelum Pilkades berlangsung 18.Nov 2021 (A.Ida)

Dir Polairud menambahkan bahwa selain sebagai program penghujauan dan mencegah abrasi, penanaman pohon Mangrove ini nantinya sebagai tempat berkembangnya ekosistem laut.

“Ekosistem laut akan terjaga, tentunya ini juga akan berguna untuk anak cucu kita kelak’, tambahnya.

Dit Polairud menyiapakn 100 Pohon Mangrove yang nantinya akan ditanam di lokasi-lokasi yang membutuhkan Mangrove sebagai penahan abrasi air laut.

“Sebanyak 100 bibit mangrove ditanam. Penanaman pohon Mangrove ini di wilayah Pesisir Pelabuhan Untia Makassar”, tutup Dir Polairud.

Mengenai hal tersebut Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Ibrahim Tompo, menjelaskan hutan mangrove merupakan salah satu ekosistem hutan dengan kelompok tumbuhan yang dapat hidup di daerah dengan kadar garam yang tinggi.

Baca Juga:  Penandatanganan Secara Simbolis Produksi Gula BCT (Bone ,Camming,Takalar), Oleh Pejabat Bone Terutama Kasrem 141/Tp Kolonel Inf Furdiyantoso,SH.M.M

“Hutan mangrove sangat berguna bagi lingkungan, diantaranya menvegah intrusi air laut, abrasi dan erosi pantai, sebagai tempat hidup dan sumber makanan sejumlah fauna dan biota laut, menguraikan limbah dan menjaga kestabilan topografi pesisir,” jelas Kabid Humas Polda Suslel.

“Selain itu bagi masyarakat sekitar dengan pemanfaatan dan pengelolaan tepat guna dapat berkontribusi dalam ekonomi, seperti pangan, papan serta manfaat kesehatan,” tambah Kabid Humas Polda Sulsel. (IKBAL)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *